JAKARTA, Cobisnis.com – Menjadi trainee K-Pop bukan hanya membutuhkan kemampuan menyanyi dan menari, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan pendidikan mereka.
Dikutip dari kanal YouTube Fio Praz, Kamis (17/9/2026), jadwal latihan trainee yang sangat padat membuat sebagian dari mereka kesulitan mengikuti kegiatan sekolah secara normal.
Dalam video tersebut disebutkan bahwa ada trainee yang akhirnya berhenti sekolah karena harus menghabiskan banyak waktu untuk menjalani latihan.
Sebagian lainnya memilih homeschooling atau belajar dari rumah agar tetap dapat menjalani pendidikan sambil mengikuti jadwal training.
Kondisi tersebut berkaitan dengan waktu latihan yang dapat berlangsung sangat lama dan membuat trainee tidak selalu bisa hadir di sekolah setiap hari.
Selain pendidikan formal, calon idol yang ingin menjalani karier di Korea juga perlu menguasai bahasa Korea.
Kemampuan berbahasa menjadi bagian penting karena trainee nantinya harus berkomunikasi dengan orang-orang di lingkungan kerja dan menjalani aktivitas sebagai idol Korea.
Masa trainee sendiri tidak hanya berisi latihan menyanyi dan menari karena mereka juga dipersiapkan untuk berbagai tuntutan industri hiburan.
Proses tersebut membuat kehidupan trainee harus dijalani dengan membagi waktu antara latihan, pendidikan, dan persiapan karier.
Meski begitu, tidak semua trainee yang menjalani masa training pada akhirnya berhasil debut sebagai idol.
Karena itu, perjalanan menuju debut tidak hanya membutuhkan kemampuan, tetapi juga kesiapan menjalani rutinitas panjang selama masa training.













