• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Banyak yang Keracunan, Program Makan Siang Gratis Diklaim Dongkrak Ekonomi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Banyak yang Keracunan, Program Makan Siang Gratis Diklaim Dongkrak Ekonomi

JAKARTA, Cobisnis.com – Program makan siang gratis dipandang sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang. Kebijakan ini diyakini mampu memperbaiki gizi anak-anak, menekan angka sakit, sekaligus meningkatkan kemampuan belajar di sekolah.

Dalam konteks pembangunan ekonomi, gizi yang baik di masa kecil berperan penting bagi daya saing tenaga kerja di masa depan. Generasi yang tumbuh sehat diyakini mampu berkontribusi lebih besar pada produktivitas nasional ketika memasuki usia kerja.

Selain memperkuat kualitas SDM, program ini juga diharapkan menciptakan pemerataan akses pendidikan dan gizi. Anak-anak dari keluarga menengah bawah akan memperoleh asupan yang setara dengan anak dari keluarga mampu, sehingga ketimpangan sosial dapat ditekan.

Efek positif lainnya adalah penggerak ekonomi lokal. Jika bahan pangan diperoleh dari petani dan pelaku UMKM di sekitar sekolah, maka program ini tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga membuka pasar baru bagi produk dalam negeri.

Keterlibatan UMKM dan petani lokal menjadi faktor kunci dalam memperluas multiplier effect. Dengan begitu, rantai pasok pangan bisa berjalan lebih stabil, tenaga kerja terserap, dan daya beli masyarakat meningkat.

Meski menjanjikan, program makan siang gratis memiliki tantangan besar. Anggaran yang dibutuhkan sangat tinggi dan berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika tidak dikelola dengan hati-hati.

Selain itu, efektivitas distribusi menjadi perhatian utama. Kualitas makanan, kelancaran logistik, hingga transparansi pelaksanaan perlu dijaga agar manfaat yang diharapkan benar-benar tercapai. Potensi kebocoran anggaran dan korupsi tidak boleh diabaikan.

Dari sisi waktu, manfaat ekonomi dari program ini baru akan terlihat dalam jangka panjang. Hasilnya baru dapat dirasakan ketika generasi penerima masuk ke dunia kerja, sehingga dampak sosial lebih dominan pada tahap awal.

Pemerintah dinilai perlu mengintegrasikan program makan siang gratis dengan kebijakan pendidikan dan kesehatan. Tanpa dukungan kebijakan komplementer, manfaat program bisa berkurang dan hanya sebatas janji politik jangka pendek.

Jika dikelola secara transparan, berkelanjutan, serta melibatkan pelaku lokal, program ini berpotensi memberi dampak positif nyata. Namun, tanpa perencanaan matang, risiko beban fiskal dan rendahnya efektivitas bisa lebih menonjol ketimbang manfaatnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: CobisnisEkonomi IndonesiaMakan siang gratisPebisnismudaproduktivitasumkm

Related Posts

Diejek Sejak Awal, Pria Ini Jadi Miliarder Rp 184,6 T Berkat Prinsip Nabi Nuh

Diejek Sejak Awal, Pria Ini Jadi Miliarder Rp 184,6 T Berkat Prinsip Nabi Nuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kisah Nabi Nuh yang dikenal dengan keteguhan dan sikap pantang menyerah ternyata menjadi inspirasi hidup bagi David...

RLCO Meledak di Bursa, ARA 14x Lewati CDIA & Antrean Rp750 M

RLCO Melonjak ke Rp6.050, IPO Paling Ngegas di 2025

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saham PT RLCO Tbk menjadi salah satu fenomena pasar modal sepanjang 2025. Sejak melantai di bursa dengan...

IPO Jalan, Dana Diam: Uang Hasil IPO COIN Masih Utuh

IPO Jalan, Dana Diam: Uang Hasil IPO COIN Masih Utuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) hingga kini belum digunakan...

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sri Mulyani Indrawati memulai babak baru dalam kariernya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia. Mantan...

Drill

Harga Minyak Stabil Usai Isu Serangan AS ke Iran Mereda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat setelah kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan Amerika Serikat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

January 16, 2026
BSI Optimalkan Rantai Nilai UMKM untuk Perkuat Bisnis Ritel Syariah

BSI Optimalkan Rantai Nilai UMKM untuk Perkuat Bisnis Ritel Syariah

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Perlukah Waspada? Super Flu Subclade K Disebut Bukan Ancaman Pandemi Baru

Perlukah Waspada? Super Flu Subclade K Disebut Bukan Ancaman Pandemi Baru

January 17, 2026
Diejek Sejak Awal, Pria Ini Jadi Miliarder Rp 184,6 T Berkat Prinsip Nabi Nuh

Diejek Sejak Awal, Pria Ini Jadi Miliarder Rp 184,6 T Berkat Prinsip Nabi Nuh

January 17, 2026
Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

January 16, 2026
Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

January 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved