• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bangagr: Jika Gagal Capai Target Penerimaan Pajak 2026 Bisa Picu Defisit APBN

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 20, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
“Menakar Ulang Kebijakan Insentif Pajak dan Fiskal:  Saatnya Mendukung Semua Sektor Sosial”

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah ungkapkan pencapaian target penerimaan pajak sangat penting untuk menjaga keseimbangan fiskal, lantaran jika tidak tercapai, bisa berdampak pada defisit atau harus ada penekanan belanja.

“Pemerintah harus best effort tidak bisa tidak, Pemerintah memang ya tantangannya berat tidak mudah. Tapi itu harus bisa dicapai karena kalau itu tidak dicapai akan berdampak terhadap defisit atau belanja ditekan kan dilematis mau tidak mau,” ujarnya kepada awak media, Selasa, 19 Agustus.

Adapun terget penerimaan negara dari sektor perpajakan tahun 2026 sebesar Rp2.692,0 triliun atau naik 12,8 persen secara tahunan atau year on year (yoy) jika dibandingkan dengan outlook tahun lalu Rp2.387,3 triliun triliun.

Selain dari pajak, Said juga melihat terdapat potensi peningkatan dari target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 2026 yang sebesar Rp455 triliun, masih ada ruang untuk meningkatkan penerimaan hingga Rp20 triliun–Rp30 triliun.

Sementara itu Said menjelaskan terkait pinjaman dari Asian Development Bank (ADB) sebesar Rp8 triliun untuk modernisasi sistem perpajakan bahwa pinjaman tersebut memang rutin dilakukan.

“Ya kalau soal itu memang tiap tahun selalu ada. Tapi kan intinya bukan soal pinjaman ADB-nya Intinya adalah bagaimana penerimaan pajak di tahun 2026 bisa dicapai, kan subtansi pokoknya itu,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa target dari penerimaan perpajakan memerlukan upaya maksimal dari pemerintah.

“Bahasa klisenya kan tetap ekstensifikasi tapi menurut hemat saya yang terbaik sebenarnya yang pertama sesungguhnya perlu best effort dari pemerintah karena terbukti untuk tahun 2025 Itu bisa dicapai kalau tahun 2025 dicapai tentu tahun 2026 Pemerintah tinggal mengefisienkan mencoba cara scheme baru supaya tingkat kepatuhannya lebih tinggi Ini kan problem pokok kita tingkat kepatuhan aja sebenarnya,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa, masalah utama saat ini memang terletak pada tingkat kepatuhan wajib pajak.

Selain itu, Said menjelaskan pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp60 triliun pada 2026 yang salah satu peruntukannya untuk menutup defisit APBN untuk tahun depan, kemungkinan SAL tidak akan digunakan.

“Kalau melihat pemerintah defisitnya ngambil batas bawah 2,48 (persen), nampaknya sel tidak dipakai. Kan sAl kepakai kemarin itu karena di satu sisi dilakukan efisensi tapi kemudian penajaman belanja karena prioritasnya,” ujarnya.

“Nah sekarang ini kan sudah sejak awal sudah dirancang sedemikian rupa oleh pemerintah bahkan pemerintah dengan berani Ngambil defisit batas bawah padahal kalau mengambil batas atas mengurangi penerimaan Itu kan lebih lebih apa ya lebih prudent tapi pemerintah justru berani maka menurut hemat saya SAL tidak akan terganggu,” tambahnya.

Ia meyakini pemanfaatan SAL tidak akan digunakan, kecuali jika ada kebutuhan mendesak seperti outlook tambahan penerimaan sebesar Rp85 triliun pada semester I tahun 2025.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: Bangagrcobisnis.comPajak

Related Posts

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan...

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sebanyak 11 pengasuh Daycare Little Aresha dituntut hukuman penjara selama lima tahun dalam perkara dugaan kekerasan dan...

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketegangan antara kelompok bersenjata Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali meningkat setelah serangan terhadap bandara Riyadh...

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah...

Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Kehutanan mencatat sebanyak 793...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

October 12, 2026
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

October 12, 2026
Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 12, 2026
MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

October 12, 2026
Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

October 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved