• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Bad Bunny Gunakan Kemenangan Grammy Untuk Protes ICE

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 2, 2026
in Entertaiment
0
Bad Bunny Gunakan Kemenangan Grammy Untuk Protes ICE

JAKARTA, Cobisnis.com – Satu pekan sebelum dijadwalkan menjadi penampil utama halftime show Super Bowl LX dan di malam bersejarah ajang Grammy Awards, Bad Bunny memanfaatkan momen kemenangannya untuk menyampaikan pesan politik yang menentang tindakan terbaru Immigration and Customs Enforcement (ICE).

Saat menerima penghargaan Album Música Urbana Terbaik, Bad Bunny membuka pidato kemenangannya dengan pernyataan tegas, “Sebelum saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, saya ingin mengatakan: ICE out!” Seruan tersebut langsung disambut sorak sorai meriah penonton di dalam arena Grammy Awards di Los Angeles, sebagaimana terdengar dalam siaran televisi.

“Kami bukan orang liar, bukan binatang, bukan alien,” ujarnya. “Kami adalah manusia dan kami adalah orang Amerika.”

Ia kemudian melanjutkan, “Saya tahu saat ini sulit untuk tidak membenci. Kadang kita menjadi contaminados saya tidak tahu bagaimana mengatakannya dalam bahasa Inggris kebencian menjadi semakin kuat jika dibalas dengan kebencian.”

“Satu-satunya hal yang lebih kuat dari kebencian adalah cinta,” tambahnya. “Jadi, kita harus berbeda. Jika kita berjuang, lakukanlah dengan cinta.”

Ungkapan “ICE out” kerap digunakan dalam aksi protes sebagai seruan untuk menghentikan pengetatan kebijakan imigrasi era pemerintahan Donald Trump.

Pada malam tersebut, Bad Bunny meraih total tiga penghargaan, termasuk kemenangan bersejarah untuk Album of the Year lewat karya “Debí Tirar Más Fotos (I Should Have Taken More Photos)”. Ini menjadi pertama kalinya album berbahasa Spanyol memenangkan penghargaan tertinggi dari Recording Academy.

Dalam pidato emosionalnya yang sebagian besar disampaikan dalam bahasa Spanyol, Bad Bunny mendedikasikan kemenangan itu untuk “semua orang yang harus meninggalkan tanah kelahirannya demi mengejar mimpi.”

Pernyataan Bad Bunny muncul di tengah gelombang protes anti-ICE yang terjadi secara nasional. Akhir pekan lalu, Bruce Springsteen tampil mengejutkan dalam konser yang diselenggarakan Tom Morello dari Rage Against the Machine di Minneapolis, yang bertujuan menggalang dana bagi keluarga korban penembakan aparat federal.

Springsteen juga baru saja merilis lagu berjudul “Streets of Minneapolis”, yang ia dedikasikan untuk warga Minneapolis serta mengenang para korban.

Artis Lain Juga Bersikap Politik

Billie Eilish turut menyuarakan penolakan terhadap ICE di atas panggung Grammy. Saat menerima penghargaan Song of the Year untuk “Wildflower”, Eilish menyatakan bahwa “tidak ada manusia ilegal di tanah yang dicuri.” Ia juga mengajak publik untuk terus bersuara dan melakukan protes. Bagian akhir pidatonya disensor dalam siaran televisi, namun video yang beredar daring menunjukkan ia mengucapkan, “F**k ICE.”

Sementara itu, pemenang Best New Artist Olivia Dean juga menyampaikan pernyataan bernuansa politik. Penyanyi asal Inggris dengan darah Karibia itu menyebut dirinya sebagai “cucu seorang imigran” dan menegaskan bahwa keberanian para imigran layak dirayakan.

Pembawa acara Grammy, Trevor Noah, menyinggung situasi politik dengan nada bercanda. Ia juga sempat berdialog dengan Bad Bunny soal Puerto Rico, yang dijawab sang musisi dengan tegas bahwa Puerto Rico merupakan bagian dari Amerika Serikat.

Kontroversi Menuju Halftime Super Bowl

Pernyataan Bad Bunny diperkirakan akan memperpanjang kontroversi menjelang penampilannya di halftime show Super Bowl LX. Sejumlah kalangan konservatif menentang kehadirannya, termasuk karena ia tidak memasukkan wilayah daratan Amerika Serikat dalam tur konser 2025–2026, yang disebutnya terkait kekhawatiran akan penggerebekan ICE.

Selain itu, kritik juga datang terkait katalog musik Bad Bunny yang seluruhnya berbahasa Spanyol. Kelompok konservatif Turning Point USA bahkan menyiapkan acara tandingan selama halftime show tersebut.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: BadBunnycobisnis.comGrammyAwardsProtesICE

Related Posts

Tak Gentar, Iran Tolak Negosiasi dan Siap Hadapi Tekanan AS

Tak Gentar, Iran Tolak Negosiasi dan Siap Hadapi Tekanan AS

by Hidayat Taufik
March 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki rencana untuk melakukan perundingan dengan Amerika...

Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

by Hidayat Taufik
March 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Setelah perayaan Idulfitri, masyarakat Indonesia biasanya melanjutkan dengan tradisi halalbihalal. Momen ini menjadi kesempatan penting untuk saling...

Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

by Hidayat Taufik
March 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian Republik Indonesia resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Penutupan dilakukan oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho...

Usai Kasus Penyiraman Aktivis, TNI Lakukan Pergantian Kabais

Usai Kasus Penyiraman Aktivis, TNI Lakukan Pergantian Kabais

by Hidayat Taufik
March 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TNI melakukan rotasi jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) setelah mencuatnya kasus penyiraman air keras terhadap aktivis...

Batal Diterapkan! Sekolah Daring April 2026 Diganti Tatap Muka

Batal Diterapkan! Sekolah Daring April 2026 Diganti Tatap Muka

by Hidayat Taufik
March 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan rencana penerapan pembelajaran daring pada April 2026 dibatalkan. Kebijakan yang sempat diwacanakan sebagai bagian dari...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
SPPG MBG Disuspend Usai Video Pria Gempal Joget Sampai Viral di Medsos

SPPG MBG Disuspend Usai Video Pria Gempal Joget Sampai Viral di Medsos

March 25, 2026
uRBan Iftar Fair 2026 di Surabaya Sukses Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal

uRBan Iftar Fair 2026 di Surabaya Sukses Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Lokal

March 25, 2026
Mohammad Bagher Ghalibaf Muncul dalam Sorotan AS untuk Perubahan Rezim Iran

Mohammad Bagher Ghalibaf Muncul dalam Sorotan AS untuk Perubahan Rezim Iran

March 25, 2026
Tak Gentar, Iran Tolak Negosiasi dan Siap Hadapi Tekanan AS

Tak Gentar, Iran Tolak Negosiasi dan Siap Hadapi Tekanan AS

March 26, 2026
Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

March 26, 2026
Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

March 26, 2026
Usai Kasus Penyiraman Aktivis, TNI Lakukan Pergantian Kabais

Usai Kasus Penyiraman Aktivis, TNI Lakukan Pergantian Kabais

March 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved