• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Bad Bunny Gunakan Kemenangan Grammy Untuk Protes ICE

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 2, 2026
in Entertaiment
0
Bad Bunny Gunakan Kemenangan Grammy Untuk Protes ICE

JAKARTA, Cobisnis.com – Satu pekan sebelum dijadwalkan menjadi penampil utama halftime show Super Bowl LX dan di malam bersejarah ajang Grammy Awards, Bad Bunny memanfaatkan momen kemenangannya untuk menyampaikan pesan politik yang menentang tindakan terbaru Immigration and Customs Enforcement (ICE).

Saat menerima penghargaan Album Música Urbana Terbaik, Bad Bunny membuka pidato kemenangannya dengan pernyataan tegas, “Sebelum saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, saya ingin mengatakan: ICE out!” Seruan tersebut langsung disambut sorak sorai meriah penonton di dalam arena Grammy Awards di Los Angeles, sebagaimana terdengar dalam siaran televisi.

“Kami bukan orang liar, bukan binatang, bukan alien,” ujarnya. “Kami adalah manusia dan kami adalah orang Amerika.”

Ia kemudian melanjutkan, “Saya tahu saat ini sulit untuk tidak membenci. Kadang kita menjadi contaminados saya tidak tahu bagaimana mengatakannya dalam bahasa Inggris kebencian menjadi semakin kuat jika dibalas dengan kebencian.”

“Satu-satunya hal yang lebih kuat dari kebencian adalah cinta,” tambahnya. “Jadi, kita harus berbeda. Jika kita berjuang, lakukanlah dengan cinta.”

Ungkapan “ICE out” kerap digunakan dalam aksi protes sebagai seruan untuk menghentikan pengetatan kebijakan imigrasi era pemerintahan Donald Trump.

Pada malam tersebut, Bad Bunny meraih total tiga penghargaan, termasuk kemenangan bersejarah untuk Album of the Year lewat karya “Debí Tirar Más Fotos (I Should Have Taken More Photos)”. Ini menjadi pertama kalinya album berbahasa Spanyol memenangkan penghargaan tertinggi dari Recording Academy.

Dalam pidato emosionalnya yang sebagian besar disampaikan dalam bahasa Spanyol, Bad Bunny mendedikasikan kemenangan itu untuk “semua orang yang harus meninggalkan tanah kelahirannya demi mengejar mimpi.”

Pernyataan Bad Bunny muncul di tengah gelombang protes anti-ICE yang terjadi secara nasional. Akhir pekan lalu, Bruce Springsteen tampil mengejutkan dalam konser yang diselenggarakan Tom Morello dari Rage Against the Machine di Minneapolis, yang bertujuan menggalang dana bagi keluarga korban penembakan aparat federal.

Springsteen juga baru saja merilis lagu berjudul “Streets of Minneapolis”, yang ia dedikasikan untuk warga Minneapolis serta mengenang para korban.

Artis Lain Juga Bersikap Politik

Billie Eilish turut menyuarakan penolakan terhadap ICE di atas panggung Grammy. Saat menerima penghargaan Song of the Year untuk “Wildflower”, Eilish menyatakan bahwa “tidak ada manusia ilegal di tanah yang dicuri.” Ia juga mengajak publik untuk terus bersuara dan melakukan protes. Bagian akhir pidatonya disensor dalam siaran televisi, namun video yang beredar daring menunjukkan ia mengucapkan, “F**k ICE.”

Sementara itu, pemenang Best New Artist Olivia Dean juga menyampaikan pernyataan bernuansa politik. Penyanyi asal Inggris dengan darah Karibia itu menyebut dirinya sebagai “cucu seorang imigran” dan menegaskan bahwa keberanian para imigran layak dirayakan.

Pembawa acara Grammy, Trevor Noah, menyinggung situasi politik dengan nada bercanda. Ia juga sempat berdialog dengan Bad Bunny soal Puerto Rico, yang dijawab sang musisi dengan tegas bahwa Puerto Rico merupakan bagian dari Amerika Serikat.

Kontroversi Menuju Halftime Super Bowl

Pernyataan Bad Bunny diperkirakan akan memperpanjang kontroversi menjelang penampilannya di halftime show Super Bowl LX. Sejumlah kalangan konservatif menentang kehadirannya, termasuk karena ia tidak memasukkan wilayah daratan Amerika Serikat dalam tur konser 2025–2026, yang disebutnya terkait kekhawatiran akan penggerebekan ICE.

Selain itu, kritik juga datang terkait katalog musik Bad Bunny yang seluruhnya berbahasa Spanyol. Kelompok konservatif Turning Point USA bahkan menyiapkan acara tandingan selama halftime show tersebut.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: BadBunnycobisnis.comGrammyAwardsProtesICE

Related Posts

Anak Riza Chalid Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Anak Riza Chalid Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

by Hidayat Taufik
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada Muhamad Kerry Adrianto Riza atas...

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

by Desti Dwi Natasya
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Jumat,...

Paus Leo XIV Minta Pastor Tak Andalkan ChatGPT untuk Menyusun Khotbah

Kenapa Februari 2026 Hanya 28 Hari? Ini Asal Usulnya

by Desti Dwi Natasya
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Februari 2026 tercatat hanya memiliki 28 hari. Hal ini kerap menimbulkan pertanyaan, mengingat bulan lain dalam kalender...

Cristiano Ronaldo Coba Puasa Ramadan Dua Hari Bersama Pemain Al-Nassr

Harga Minyak Melemah, Pelaku Pasar Pantau Dialog Iran dan AS

by Desti Dwi Natasya
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia terkoreksi tipis pada perdagangan Jumat pagi (27/2/2026) setelah bergerak relatif stabil dalam beberapa hari...

Paus Leo XIV Minta Pastor Tak Andalkan ChatGPT untuk Menyusun Khotbah

3 Maret 2026 Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia

by Desti Dwi Natasya
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi pada 3...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

February 25, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Anak Riza Chalid Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

Anak Riza Chalid Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

February 27, 2026
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

February 27, 2026
Paus Leo XIV Minta Pastor Tak Andalkan ChatGPT untuk Menyusun Khotbah

Kenapa Februari 2026 Hanya 28 Hari? Ini Asal Usulnya

February 27, 2026
Cristiano Ronaldo Coba Puasa Ramadan Dua Hari Bersama Pemain Al-Nassr

Harga Minyak Melemah, Pelaku Pasar Pantau Dialog Iran dan AS

February 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved