• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 20, 2026
in Nasional
0
Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 108 sekolah di Serian, Sarawak, Malaysia, terpaksa menghentikan kegiatan belajar tatap muka sementara waktu akibat kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Langkah tersebut diambil setelah kualitas udara di kawasan Serian memburuk dan Indeks Pencemaran Udara (API) mencapai level yang dinilai tidak sehat bagi masyarakat.

Mengutip Bernama, Kamis (20/8/2026), Komite Manajemen Bencana Negara Bagian Sarawak (JPBN) mengatakan proses pembelajaran tetap dilaksanakan melalui Pembelajaran dan Pengajaran Berbasis Rumah (PdPR).

Pengalihan pembelajaran ke rumah dilakukan untuk memastikan kegiatan pendidikan siswa tetap berlangsung selama kondisi udara belum membaik.

“Berdasarkan Rencana Aksi Kabut Nasional, yang berada di bawah yurisdiksi direktur Departemen Pendidikan Negara Bagian Sarawak, sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak akan segera ditutup begitu API mencapai 200,” kata JPBN Sarawak dalam pernyataannya, Kamis (20/07/26).

Dalam sistem API, angka 0-50 menunjukkan kualitas udara berada dalam kondisi baik. Sementara itu, angka 51-100 masuk kategori sedang dan 101-200 dikategorikan tidak sehat.

Adapun angka 201-300 menunjukkan kondisi udara sangat tidak sehat. Jika API berada di atas 300, kualitas udara masuk kategori berbahaya.

JPBN Sarawak menyatakan kualitas udara di sejumlah wilayah Sarawak mengalami tren memburuk sejak 1 Agustus 2026.

Hingga pukul 16.00 waktu setempat, Tebedu dan Serian tercatat memiliki kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat. API di Tebedu mencapai 212, sedangkan Serian berada pada angka 202.

Selain kedua wilayah tersebut, terdapat 11 daerah yang masuk kategori tidak sehat. Daerah tersebut meliputi Kuching, Samarahan, Sri Aman, Sarikei, Sibu, Bintulu, Samalaju, Miri, Lundu, Lubok Antu, dan Lawas.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat atau lebih buruk.

JPBN juga meminta kelompok rentan lebih berhati-hati terhadap paparan kabut asap. Kelompok tersebut meliputi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.

“Kelompok berisiko tinggi, termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan individu dengan masalah pernapasan atau jantung, harus membatasi paparan mereka terhadap udara yang tercemar,” ujarnya.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: cobisnis.comkabut asapKarhutla Kalimantankualitas udaraMalaysiaSarawakSekolah Ditutup

Related Posts

Aksi Protes Memanas di Eropa, DPR Ingatkan Kemlu soal WNI

Aksi Protes Memanas di Eropa, DPR Ingatkan Kemlu soal WNI

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di sejumlah negara Eropa mendorong Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri...

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Direktorat Jenderal Imigrasi membeberkan informasi perjalanan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid,...

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Senin (19/10/2026). Titik...

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus berkembang. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap...

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

October 20, 2026
Elon Musk berencana membagikan masing-masing satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat pada 2027, dengan nilai total diproyeksikan mencapai Rp157 triliun.

Elon Musk Janji Beri Saham SpaceX ke Anak AS

October 20, 2026
MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

October 20, 2026
Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

October 20, 2026
Dwayne "The Rock" Johnson - IST

Resep Smoothie Kaya Protein ala The Rock, Mau Coba?

October 20, 2026
Ilustrasi Diet - pexels/Beyzaa Yurtkuran

Diet Keto atau Defisit Kalori? Mana yang Baik bagi Kesehatan untuk Jangka Panjang?

October 20, 2026
Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved