• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Asal-usul Nama Bobotoh, Julukan Legendaris Suporter Persib Bandung

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 16, 2025
in Sport
0
Profil Resbob, Konten Kreator yang Hina Suku Sunda

JAKARTA, Cobisnis.com – Suporter Persib Bandung dikenal luas dengan sebutan Bobotoh. Nama ini bahkan sudah melekat kuat di dunia sepak bola Indonesia. Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya, dari mana sebenarnya istilah Bobotoh berasal.

Persib Bandung, yang dijuluki Maung Bandung, merupakan salah satu klub terbesar di Tanah Air. Klub asal Jawa Barat ini juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya tim—selain Bali United—yang mampu menjuarai Liga 1 dua musim beruntun, yakni pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Prestasi tersebut semakin menegaskan besarnya basis pendukung Persib. Ribuan Bobotoh memadati jalanan Kota Bandung saat parade juara pada 26 Mei 2025, menunjukkan loyalitas yang sudah terbangun sejak lama.

Makna Kata Bobotoh

Istilah Bobotoh berasal dari kamus bahasa Sunda karya R. Satjadibrata yang diterbitkan pada 2011. Dalam kamus tersebut, Bobotoh diartikan sebagai orang yang membangkitkan semangat kepada pihak yang sedang bertanding atau beradu, termasuk dalam konteks suporter.

Pada awalnya, makna Bobotoh bersifat umum karena tidak terbatas pada satu bidang saja. Namun, seiring waktu, istilah ini semakin identik dengan Persib Bandung karena selalu digunakan untuk menyebut pendukung yang hadir langsung memberikan dukungan di stadion.

Penggunaan istilah Bobotoh sendiri sudah ada sejak masa awal Persib berdiri pada 1923, ketika klub ini masih bernama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB).

Sejarah Bobotoh dan Persib

Dalam perkembangannya, BIVB sempat meredup setelah kalah dari Voetbalbond Indonesia Jacarta (VIJ) pada final Perserikatan 1933. Setelah itu, PSIB (Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung) dan National Voetbal Bond (NVB) bergabung dan resmi menggunakan nama Persib Bandung.

Eksistensi Bobotoh semakin terlihat saat Persib meraih gelar Kejuaraan Nasional 1937 usai mengalahkan Persis Solo. Ketika tim tiba kembali di Stadion Bandung, ribuan Bobotoh telah menunggu dan mengiringi pemain berkeliling kota. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai cikal bakal tradisi parade juara Persib.

Memasuki era 1990-an, nama Bobotoh mulai sering muncul di media nasional. Pada periode ini pula, para pendukung Persib mulai membentuk berbagai kelompok dengan identitas dan ciri khas masing-masing.

Bobotoh dan Viking, Apa Bedanya?

Di kalangan masyarakat, nama Viking sering kali lebih dikenal dibanding Bobotoh. Padahal, keduanya tidaklah berbeda secara makna.

Bobotoh adalah sebutan umum bagi seluruh pendukung Persib Bandung. Sementara itu, Viking hanyalah salah satu kelompok besar di dalam komunitas Bobotoh, yang dikenal dengan nama Viking Persib Club (VPC).

Selain Viking, terdapat pula kelompok Bobotoh lain seperti The Bomber (Bobotoh Maung Bandung Bersatu) dan Flowers City Casuals (FCC).

Persib sendiri pernah menjelaskan perbedaan tersebut melalui akun X pada 2016. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa seluruh Viking, Bomber, Casual, dan kelompok lain merupakan bagian dari Bobotoh. Namun, tidak semua Bobotoh tergabung dalam kelompok-kelompok tersebut.

Dengan kata lain, Viking adalah Bobotoh, tetapi Bobotoh tidak selalu Viking.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: Asal-usul Nama BobotohBobotohcobisnis.comMaung BandungSuporter Persib BandungViking

Related Posts

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan...

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sebanyak 11 pengasuh Daycare Little Aresha dituntut hukuman penjara selama lima tahun dalam perkara dugaan kekerasan dan...

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketegangan antara kelompok bersenjata Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali meningkat setelah serangan terhadap bandara Riyadh...

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah...

Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

Ratusan Titik Api Karhutla Mengepung RI, Kalteng Teratas

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian Kehutanan mencatat sebanyak 793...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

BSU 2026 Sasar 13,3 Juta Buruh, Apakah Batas Gaji Rp3,5 Juta Masih Berlaku?

October 12, 2026
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

October 12, 2026
Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 12, 2026
MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

October 12, 2026
Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

Ferry Irwandi Ungkap Kebijakan Purbaya yang Dinilai Perlu Dievaluasi

October 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved