• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Apindo Ungkap Investasi Sektor Ekonomi Hijau Masih Minim

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
July 30, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Apindo Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 di 5,2 Persen

JAKARTA, Cobisnis.com – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, beberapa sektor di Tanah Air masih kurang mendapat investasi terutama pada sektor ekonomi hijau.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menyampaikan beberapa sektor di Indonesia masih kurang mendapat investasi atau under investment terutama pada sektor ekonomi hijau.

“Saat ini yang masih under investment adalah sektor-sektor yang berhubungan dengan sektor hijau,” kata Shinta kepada wartawan, Senin, 29 Julli.

Menurut Shinta, potensi pembiayaan di sektor hijau terbilang sangat tinggi dan banyak investor di sektor hijau yang ingin masuk ke dalam sektor tersebut.

“Walaupun potensi sangat besar, mungkin lebih banyak didorong karena sangat terbatas,” jelasnya
Shinta menjelaskan Apindo memproyeksikan potensi sektor ekonomi hijau di Indonesia dapat mencapai Rp593 triliun hingga Rp638 triliun pada 2030.

Selain itu, Shinta menyampaikan sektor ekonomi hijau dapat menciptakan lapangan kerja sebesar 7-10 kali lipat dengan investasi konvensional.

Menurut Shinta sektor hilirisasi turut mendorong realisasi investasi. Namun agar hilirisasi tidak hanya dilakukan pada mineral tapi juga sektor lain.

“Juga hilirisasi pertanian, perikanan, dan lain-lain harus jadi perhatian kita,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan realisasi investasi semeter I-2024 mencapai Rp829,9 triliun. Angka tersebut meningkat 22,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Mengacu pada data Kementerian Investasi, pada periode tersebut yang paling banyak dikucurkan adalah penanaman modal asing (PMA) dengan nominak mencapai Rp421,7 triliun atau naik 16,1 persen secara tahunan.

Sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN), sambung Bahlil, mencapai Rp408,2 triliun atau naik 29,1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah satu semester sekarang mencapai Rp829,9 triliun, tumbuh 22,3 persen. Dengan target Rp1.650 trliun sekarang kita sudah 50,3 persen. Jadi siapa yang jadi penurus saya, dia tinggal mencari 49,7 persen,” kata Bahlil dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan II dan Semester I Tahun 2024, di kantor Kementerian Investasi, Jakarta, Senin, 29 Juli.

Bahlil mengungkapkan, dengan realisasi investasi tersebut, Kementerian Investasi mencatat sebanyak 1.225.042 orang tenaga kerja telah terserap sepanjang semester I-2024 ini.

Dia mengatakan, realisasi investasi pada semester I-2024 tadi paling banyak menyasar daerah-daerah di Luar Jawa.

Porsinya mencapai 50,2 persen di Luar Jawa dan 49,8 persen di Pulau Jawa.

Rinciannya, investasi di Luar Jawa mencapai Rp416,2 triliun.

Angka tersebut meningkat 17,3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara, sambung Bahlil, investasi di Pulau Jawa mencapai Rp413,7 triliun. Angka ini meningkat 27,8 persen dari semester I-2023 lalu.

“Jawa dan luar Jawa tahun 2023, di semester I-2023 itu 52,3 persen. Sekarang 50,2 persen, memang ini harus kita pacu lagi, terutama tol-tol di Jawa, Jawa Barat dan Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY itu cukup berdampak luar biasa terhadap pertimbangan daripada investor. Karena masuk cost logistiknya jauh lebih murah,” jelasnya.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: Apindocobisnis.comInvestasi sektor ekonomi hijau

Related Posts

Malas Menabung Bisa Berujung Masalah Besar, Ini 12 Dampaknya

Malas Menabung Bisa Berujung Masalah Besar, Ini 12 Dampaknya

by Hidayat Taufik
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Literasi keuangan terus berkembang di 2026. Kini, banyak orang mulai sadar pentingnya mengatur uang dengan baik. Namun...

DPR Kritik Sistem Pendidikan Polri, Durasi Bintara Terlalu Singkat

DPR Kritik Sistem Pendidikan Polri, Durasi Bintara Terlalu Singkat

by Hidayat Taufik
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — DPR menyoroti sistem pendidikan di lingkungan Polri dalam rapat bersama pejabat pendidikan kepolisian. Dalam rapat itu, anggota...

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Sistem Rantai Dingin Dinilai Penting untuk Jaga Kualitas Program MBG

by Dwi Natasya
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem rantai dingin disarankan ahli untuk mendukung kualitas program MBG di Indonesia. Oleh karena itu, Badan Gizi...

Nekat Liburan Saat WFH, ASN Siap-Siap Kena Sanksi Berat dari Mensos

Nekat Liburan Saat WFH, ASN Siap-Siap Kena Sanksi Berat dari Mensos

by Hidayat Taufik
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan sanksi tegas bagi ASN yang melanggar aturan Work From Home (WFH) pada...

Jumat Agung 2026: Perjalanan Batin Pemeran Yesus di Katedral Jakarta

Jumat Agung 2026: Perjalanan Batin Pemeran Yesus di Katedral Jakarta

by Hidayat Taufik
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pertunjukan Jalan Salib Kreatif di Gereja Katedral Jakarta menarik perhatian umat pada Jumat Agung 2026. Selain visual...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

Koleksi Jam Vintage Jadi Tren Baru Gen Z di Tengah Era Digital

April 2, 2026
MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

April 2, 2026
Malas Menabung Bisa Berujung Masalah Besar, Ini 12 Dampaknya

Malas Menabung Bisa Berujung Masalah Besar, Ini 12 Dampaknya

April 3, 2026
DPR Kritik Sistem Pendidikan Polri, Durasi Bintara Terlalu Singkat

DPR Kritik Sistem Pendidikan Polri, Durasi Bintara Terlalu Singkat

April 3, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Sistem Rantai Dingin Dinilai Penting untuk Jaga Kualitas Program MBG

April 3, 2026
Nekat Liburan Saat WFH, ASN Siap-Siap Kena Sanksi Berat dari Mensos

Nekat Liburan Saat WFH, ASN Siap-Siap Kena Sanksi Berat dari Mensos

April 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved