• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
in News
0
Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Ijen, tepatnya di area Cagar Alam Merapi Ungup Ungup. Kobaran api terpantau sejak beberapa hari terakhir dan kini semakin meluas.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Purwantono mengatakan titik api terdeteksi sejak Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 00.00 WIB. Api terlihat jelas dari kejauhan karena berada di area puncak yang gelap pada malam hari.

“Informasi awal titik api berada di kawasan Cagar Alam Merapi Ungup Ungup, bagian dalam sebelah atas,” ujar Purwantono saat dikonfirmasi, Jumat, 4 September 2026.

Menurut Purwantono, tim di lapangan masih melakukan mobilisasi untuk mencapai lokasi kebakaran. Akses menuju titik api menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.

BKSDA hingga kini belum dapat memastikan luas area yang terdampak maupun jumlah personel yang telah dikerahkan. Pendataan dan penanganan masih berlangsung di lapangan.

Kondisi komunikasi juga menjadi kendala karena sinyal telepon di kawasan Merapi Ungup Ungup sangat terbatas. Situasi tersebut membuat koordinasi tim di lokasi membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Purwantono menjelaskan, musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran di kawasan konservasi tersebut. Vegetasi dan dedaunan yang mengering membuat api lebih mudah menyebar ketika mendapat pemicu.

“Musim kemarau ini sangat rawan. Vegetasi kering jika terkena pemicu api dan tertiup angin bisa langsung menyebar dengan cepat,” jelas Purwantono.

Kobaran api juga disebut dapat terlihat dari sejumlah area permukiman di lereng Ijen. Kondisi ini menunjukkan sebaran api berada di kawasan yang cukup tinggi dan masih menjadi perhatian petugas.

BKSDA masih berfokus pada mobilisasi tim dan upaya pemadaman di area yang terbakar. Luasan kebakaran serta perkembangan kondisi di lapangan masih menunggu hasil pendataan lebih lanjut.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: BKSDACagar AlamCobisnisIjenKarhutlaMerapi Ungup Ungup

Related Posts

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Persita vs Persija, Shin Tae-yong Waspadai Royco

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persija Jakarta mewaspadai pergerakan pemain sayap Persita Tangerang bernomor punggung tujuh, Royco, menjelang pertemuan kedua tim pada...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Trump Ancam Hukuman Mati bagi Pembocor Rahasia

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam hukuman mati bagi pegawai pemerintah yang membocorkan informasi rahasia kepada media,...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sekjen PBB ke Indonesia, Ini Daftar Jalan Terdampak

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 17–19 Oktober 2026, dengan sejumlah ruas...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Lukisan Purba Berusia 45.000 Tahun Terancam Karhutla

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah lukisan manusia purba berusia lebih dari 45.000 tahun di kawasan karst Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Sulawesi Selatan,...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Indonesia Tolak Kedubes Kolombia di Yerusalem

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia bersama sejumlah negara Arab dan Islam mengecam keras keputusan Kolombia membuka kedutaan besarnya di Yerusalem, yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OJK merespons isu Haji Isam akan mengakuisisi BCA. Manajemen BCA membantah kabar tersebut dan menegaskan struktur kepemilikan saham tetap berlaku.

Haji Isam Dikabarkan Borong BCA, OJK Buka Suara

October 16, 2026
Petrokimia Gresik mengembangkan teknologi CCU untuk menangkap CO₂ dan mengolahnya menjadi soda ash, dengan efisiensi penangkapan hingga 97,79%.

Teknologi CCU Petrokimia Gresik Tangkap Hingga 97,79% CO₂

October 16, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

October 16, 2026
BBM Nasional Aman, Bahlil Dorong Pengiriman Lebih Cepat ke Daerah

BBM Nasional Aman, Bahlil Dorong Pengiriman Lebih Cepat ke Daerah

October 16, 2026
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani

Kemenpar: WISH 2026, Tingkatkan Daya Saing Pelaku Usaha Pariwisata

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Paus Leo Telepon Putin dari RS, Desak Gencatan Senjata

October 17, 2026
Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

Nadiem Makarim Minta MA Batalkan Putusan Banding

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Persita vs Persija, Shin Tae-yong Waspadai Royco

October 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved