JAKARTA, Cobisnis.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, merembet hingga kawasan pemakaman tradisional Liang Pongtimban. Insiden tersebut mengakibatkan puluhan liang batu tempat penyimpanan peti jenazah terbakar.
Kepala BPBD Toraja Utara, Paulus Batti, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai jumlah peti jenazah yang terdampak kebakaran tersebut.
“Mungkin ada (peti jenazah terbakar), tapi belum ada info pasti yang kita terima secara resmi,” dikutip dari berbagai sumber, Selasa (27/10/2026).
Kebakaran terjadi pada Jumat (23/10) di Dusun Salurea Rangri, Kelurahan Baruppu’ Selatan, Kecamatan Baruppu’. Api menjalar hingga kawasan pemakaman yang berada di tebing batu dan menghanguskan puluhan liang penyimpanan peti jenazah milik warga setempat.
Liang Pongtimban merupakan salah satu bentuk pemakaman tradisional masyarakat Toraja yang memanfaatkan lubang pada tebing batu sebagai tempat menyimpan peti jenazah. Setiap liang umumnya digunakan oleh anggota keluarga yang berasal dari satu rumpun.
Lurah Baruppu’ Selatan, Natan Pongtoko, menyatakan telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian agar penyebab kebakaran dapat diselidiki.
“Saya sudah ke Polres melapor supaya Polres Toraja Utara mengusut tuntas kejadian ini,” kata Natan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Lurah Baruppu’ Selatan terkait insiden tersebut.
“Iya benar, kami segera lengkapi administrasinya,” kata Ruxon.













