• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Relaksasi Kredit Bantu Pelaku UMKM Jadi Penyintas Pandemi

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
June 27, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Relaksasi Kredit Bantu Pelaku UMKM Jadi Penyintas Pandemi

Cobisnis.com – Meski Covid-19 masih belum berakhir, harapan muncul bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yaitu pemerintah menerbitkan program restrukturisasi kredit sebagai stimulus bagi dunia usaha agar dapat bertahan di tengah pandemi.

Ketika stimulus ini dijalankan dan mulai dinikmati UMKM, optimisme pun tumbuh. Bagaimana tidak, stimulus yang diberikan melalui lembaga keuangan itu membuka peluang bagi UMKM untuk mendapatkan subsidi bunga, penundaan angsuran, atau perpanjangan jangka waktu.

Dengan restrukturisasi kredit tersebut, UMKM dapat menghela napas panjang karena stimulus yang didapatkannya membuat arus kas perusahaan lebih terbantu. Napas panjang itu melahirkan energi bagi UMKM agar dapat mencari berbagai inovasi, terobosan, ataupun strategi jitu untuk tetap produktif dan tahan banting di tengah terpaan Covid-19.

Gambaran riil dapat dilihat dari pengalaman Ach Rifaie, pengusaha garam Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang kreatif menciptakan produk bernilai jual lebih tinggi dibandingkan garam yang tidak diolah secara inovatif. Melalui tangan kreatifnya, garam lokal disulap menjadi garam rebus, produk inovatif yang bernilai sepuluh kali lebih tinggi dibanding garam biasa.

“Garam rebus kami memiliki kadar natrium klorida hingga di atas 91%, meningkat jauh dari garam lokal sebelumnya, yang memiliki kadar hanya sekitar 84%. Walaupun volume kristal putih yang dihasilkan menyusut hingga 20%, harga garam rebus justru meningkat hingga sepuluh kali lipat. Garam lokal hanya laku dijual Rp 400 per kilogram, tapi setelah diolah menjadi garam rebus, harganya melonjak menjadi Rp 4.000 per kilogram. Garam rebus sangat baik untuk proses pengolahan camilan dan kerupuk, khususnya di daerah Kediri, Demak, dan Bali,” tutur Rifaie di Pamekasan, pada pekan lalu.

Usaha sukses yang dirintis pada 2017 ini diuji pada Maret 2020, ketika Covid-19 menerpa Indonesia. Pandemi ini memaksa pergerakan orang dan barang dibatasi melalui pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Akibatnya, arus distribusi barang dan akses pembeli untuk mendapatkan barang terhambat. Usaha garam rebus Rifaie pun terkena imbasnya, terutama dalam hal pemasaran. Sebab, industri pengolahan makanan ringan yang ada di Kediri, Demak, dan Bali mengalami penurunan omzet.

Padahal industri inilah yang menjadi konsumen utama garam rebusnya. Rifaie pun memutuskan menutup sementara usaha garam rebusnya. Ia menerapkan strategi bertahan hidup dengan beralih menjadi pedagang bahan kebutuhan pokok atau sembako dan menggeluti Agen 46.

Pada saat kritis itulah terbit aturan relaksasi kredit. Keringanan kredit bagaikan suntikan darah segar bagi usahanya karena sebelumnya bisnis Rifaie ini telah terbantu oleh aliran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Karena KUR BNI inilah Rifaie mampu menambah kapasitas produksi pengolahan garam dan usaha perdagangan sembakonya. Ia juga sanggup menambah lini usahanya menjadi sub-pengecer elpiji dan minyak goreng. Rifaie pun bergabung menjadi Agen Lakupandai BNI (Agen46) dan melayani transaksi bulanan hingga 100 transaksi umum serta 340 transaksi bantuan pangan nontunai kepada keluarga penerima manfaat.

“Relaksasi kredit menjadi angin segar bagi pelaku usaha UMKM yang kurang beruntung seperti saya pada masa pandemi ini. Saya dan teman-teman pengusaha garam rebus mengucapkan terima kasih kepada BNI. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan usaha kami segera pulih,” ujarnya.

Bagi lembaga pembiayaan seperti BNI, pandemi pun menjadi kondisi yang penuh tantangan. “Merupakan cita-cita dan kebanggaan kami melihat UMKM maju dan berkembang. Keberadaan kami telah berkontribusi dan merupakan amanah bagi kami untuk membantu UMKM di tengah pandemi Covid-19 melalui program stimulus,” ujar Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah BNI Tambok P. Setyawati.

BNI berkomitmen untuk mendukung program pemerintah berupa stimulus dalam bentuk subsidi bunga, perpanjangan jangka waktu, hingga penundaan angsuran kepada debitur yang usahanya terdampak Covid-19. Per 19 Juni 2020, BNI telah memberikan stimulus dampak Covid-19 kepada 183.359 debitur segmen kecil dan mikro dengan portepel pinjaman Rp 24,338 triliun. BNI akan terus menjalankan program stimulus tersebut sesuai ketentuan dan arahan pemerintah.

Bambang Setyatmojo selaku General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI menambahkan, pihaknya mengoptimalkan layanan BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, serta jaringan Agen46 di seluruh Indonesia untuk menjadi solusi di tengah keterbatasan interaksi fisik saat ini.

Selain itu, BNI memperkuat pelayanan digitalnya berupa pengajuan KUR menggunakan e-form sehingga memangkas keharusan bertemu dengan analis kredit di awalnya. Dengan begitu, BNI mendukung operasionalisasi usaha berbasis protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: bank bnibniumkm

Related Posts

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

by Rizki Meirino
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) resmi menjadi salah satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) first mover dalam implementasi...

TikTok GO by Tokopedia Resmi Meluncur, Hubungkan Konten ke Kunjungan Nyata

TikTok GO by Tokopedia Resmi Meluncur, Hubungkan Konten ke Kunjungan Nyata

by Dwi Natasya
April 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok resmi meluncurkan TikTok GO by Tokopedia. Layanan ini menghubungkan rekomendasi tempat dan layanan lokal dengan pengalaman langsung...

Plastik Mahal, Pemerintah Gerak Cepat Bahas Stimulus untuk Industri dan UMKM

Plastik Mahal, Pemerintah Gerak Cepat Bahas Stimulus untuk Industri dan UMKM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah akan segera membahas rencana pemberian stimulus bagi industri yang terdampak lonjakan harga plastik. Langkah ini disiapkan...

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BNI menegaskan Koperasi Swadharma Pematangsiantar merupakan entitas independen dan tidak memiliki keterkaitan hukum dengan perseroan. Klarifikasi ini...

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

by Dwi Natasya
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital bagi seluruh segmen nasabah, termasuk pedagang dan UMKM,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Masih Sering Hujan di Awal Kemarau

BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Masih Sering Hujan di Awal Kemarau

May 9, 2026
Wabah Hantavirus di Laut Atlantik, Tiga Korban Tewas di Kapal Pesiar

Kasus Hantavirus di Argentina Naik Tajam pada Musim 2025–2026

May 9, 2026
Westlife Pilih GBK untuk Konser Anniversary 25 Tahun pada 2027

Westlife Pilih GBK untuk Konser Anniversary 25 Tahun pada 2027

May 9, 2026
Harbin, Kota Es di Utara Tiongkok yang Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

THE ONE PIECE Hadir dengan Visual Baru, Adaptasi Saga East Blue

May 9, 2026
Harbin, Kota Es di Utara Tiongkok yang Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

Dubai Chewy Cookie Viral di Korea Selatan, Dessert Kenyal Ini Jadi Tren

May 9, 2026
BTN Berikan Pelatihan Bahasa Inggris dan Hospitality untuk UMKM Samosir Naik Kelas

BTN Berikan Pelatihan Bahasa Inggris dan Hospitality untuk UMKM Samosir Naik Kelas

May 9, 2026
Harbin, Kota Es di Utara Tiongkok yang Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

Apple Uji AirPods Berkamera, Masuk Tahap Akhir Pengembangan

May 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved