• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, November 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Anjing Kesayangan Mati Diracun Keluarga di Bantul Sebar Ciri-Ciri Pelaku

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 14, 2026
in News
0
Anjing Kesayangan Mati Diracun Keluarga di Bantul Sebar Ciri-Ciri Pelaku

JAKARTA, Cobisnis.com – Seekor anjing Labrador bernama John Wick mati setelah diduga memakan ayam yang telah diberi racun di Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Keluarga pemilik kemudian memasang spanduk dan flyer untuk memperingatkan warga serta memberi tekanan kepada pelaku.

John Wick diketahui telah dipelihara keluarga Paschal sejak 2021. Anjing berusia 5,5 tahun dengan berat sekitar 25 kilogram itu disebut sudah menjadi bagian dari keluarga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026 pagi. Berdasarkan rekaman CCTV, seseorang terlihat berhenti di depan rumah dan menaruh sesuatu di dekat celah pagar sebelum meninggalkan lokasi.

Makanan yang diduga telah diberi racun kemudian dimakan John Wick. Anjing tersebut disebut mengalami kejang dan meninggal dalam waktu kurang dari lima menit.

“Itu cepat kok Mas, kayak 2 menitan nggak ada itu. Padahal lumayan gede anjingnya, sekitar 25 kilo. Usia 5,5 tahun,” kata Paschal, Kamis, (13/08/2026)

Setelah kejadian, keluarga menemukan serbuk putih pada sisa makanan yang dimakan John Wick. Namun, Paschal mengaku tidak mengetahui jenis racun yang digunakan.

Keluarga kemudian mencari rekaman CCTV lain untuk mengetahui identitas orang yang diduga memberikan makanan tersebut. Namun, rekaman yang diperoleh belum memperlihatkan nomor polisi kendaraan secara jelas.

Ciri ciri pelaku yang terlihat dalam rekaman kemudian dicantumkan dalam flyer yang dipasang di sekitar rumah. Pelaku disebut menggunakan motor Scoopy berwarna krem dengan bagian bawah berwarna merah, memakai helm, dan menutupi wajah dengan buff hitam.

Paschal mengatakan keluarga belum melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa maupun kepolisian. Ia menilai bukti yang dimiliki saat ini masih belum cukup kuat untuk menjerat pelaku.

“Kita nemu CCTV di Jalan Bima, kepantau dari jalan kan CCTV-nya itu. Kayaknya kan nggak pakai pelat, cuman pakai tempatnya tok itu,” ujar Paschal.

Keluarga memilih memasang spanduk dan flyer sehari setelah John Wick mati. Selain memberikan efek kejut kepada pelaku, langkah tersebut ditujukan untuk mengingatkan pemilik hewan peliharaan lain agar lebih waspada.

“Yang penting orangnya bisa baca, sudah, siapa tahu kayak kena mental. Terus ya buat pemilik anjing di sini biar waspada, jangan sampai terjadi sama keluarga yang lain,” pungkasnya.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Anjing BantulBantulHewan peliharaanJohn WickKekejaman Hewan

Related Posts

Jangan Cuma Ganti Seprai! Begini Cara Membersihkan Kasur dari Bulu dan Bau Kucing

Jangan Cuma Ganti Seprai! Begini Cara Membersihkan Kasur dari Bulu dan Bau Kucing

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tidur bersama kucing kesayangan bisa menjadi kebiasaan yang menyenangkan bagi pemilik hewan peliharaan. Namun, bulu rontok, serpihan...

Hiu Tutul 6 Meter Ditemukan Masih Hidup di Pantai Parangkusumo

Hiu Tutul 6 Meter Ditemukan Masih Hidup di Pantai Parangkusumo

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seekor hiu tutul berukuran sekitar 6 meter ditemukan terdampar dalam kondisi hidup di tepi Pantai Parangkusumo, Kabupaten...

Bosan dengan John Wick? 5 Film Action Ini Tak Kalah Brutal

Bosan dengan John Wick? 5 Film Action Ini Tak Kalah Brutal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Waralaba John Wick yang dibintangi Keanu Reeves menjadi salah satu rujukan film aksi modern sejak film pertamanya...

Kucing Juga Bisa Terdampak Cuaca Dingin, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Kucing Juga Bisa Terdampak Cuaca Dingin, Apa yang Perlu Diperhatikan?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kucing ternyata bisa merasa kedinginan meski memiliki bulu yang membantu menjaga suhu tubuhnya. Paparan udara dingin dalam...

Di Balik Tingkahnya, Ternyata Kucing Punya Perasaan

Di Balik Tingkahnya, Ternyata Kucing Punya Perasaan

by Hidayat Taufik
October 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kucing bukan sekadar hewan peliharaan yang menggemaskan. Di balik tingkahnya, kucing ternyata mampu merasakan berbagai emosi, mulai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

China Belum Cabut Boikot LaLiga, Javier Tebas Cari Jalan Keluar

November 5, 2026
DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

November 5, 2026
IHSG Ditutup Ambruk 11,57% Hari Ini ke Level 5.185, 812 Saham Berguguran

Rp198,8 Triliun Dana Asing Terancam Keluar, IHSG Dibayangi Guncangan

November 5, 2026
Peris.ai meraih Best Award – 1st Place di Korea–ASEAN AI Youth Festa 2026, mengungguli 23 startup dan membawa pulang hadiah USD 20.000.

Peris.ai Raih Juara Pertama Kompetisi AI ASEAN-Korea

November 5, 2026
Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

November 5, 2026
Minuman Segar di Kafe - pexels/meomupmofilm

Studi: Sedotan Kertas Memiliki Risiko Kanker Lebih Besar daripada Plastik

November 5, 2026
Pelari - pexels/CRISTIAN CAMILO ESTRADA

Bahaya Rhabdomyolysis, Akibat Lari Ekstrem yang Dapat Membahayakan Jantung

November 5, 2026
PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

PDS PatKLIn, Kemenkes, POPTI, Sysmex Bersatu Cegah Talasemia

November 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved