• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Alasan Senjata Legal di Luar Negeri Masih Dipertahankan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 30, 2025
in Nasional
0
Alasan Senjata Legal di Luar Negeri Masih Dipertahankan

JAKARTA, Cobisnis.com – Banyak negara masih mempertahankan aturan yang mengizinkan kepemilikan senjata, dan alasannya tidak berdiri pada satu faktor saja. Kombinasi budaya, hukum, ekonomi, hingga tekanan politik jadi fondasi yang sulit dibongkar sampai hari ini.

Di sejumlah negara Barat, sejarah memegang peran besar. Tradisi berburu dan perlindungan diri sudah ada sejak ratusan tahun lalu, sehingga senjata dipandang sebagai bagian dari keseharian. Faktor ini semakin kuat ketika masuk ke dalam konstitusi dan dilindungi sebagai hak warga.

Aturan legal biasanya dibarengi dengan syarat kepemilikan yang ketat. Namun pelaksanaannya sangat berbeda antarnegara. Ada yang mewajibkan tes psikologi dan pelatihan, ada juga yang lebih longgar sehingga memicu perdebatan soal keamanan publik.

Selain budaya, pertimbangan ekonomi juga tidak bisa diabaikan. Industri senjata berkontribusi besar pada perekonomian, terutama di negara dengan produksi skala besar. Ribuan lapangan kerja bergantung pada sektor ini, baik dari manufaktur maupun distribusi.

Lobi politik dari perusahaan senjata juga punya peran signifikan. Di beberapa negara, kelompok kepentingan menginvestasikan dana besar untuk mempertahankan regulasi yang menguntungkan bisnis mereka. Dampaknya terasa kuat, terutama pada proses legislasi.

Di sisi lain, pemerintah menghadapi dilema. Data kekerasan bersenjata sering memicu tekanan publik untuk pengetatan aturan, namun penolakan dari kelompok pro-senjata membuat perubahan berjalan lambat. Hal ini menciptakan tarik-ulur antara keamanan dan kebebasan individu.

Meski statistik menunjukkan peningkatan kasus di beberapa wilayah, sebagian warga tetap menganggap senjata sebagai bentuk kontrol diri terhadap kriminalitas. Sentimen “melindungi keluarga” jadi alasan umum yang memperkuat permintaan.

Dampak sosialnya juga beragam. Di satu sisi, ada yang merasa lebih aman karena punya akses perlindungan. Namun di sisi lain, akses yang terlalu mudah memunculkan risiko penyalahgunaan yang mengancam keselamatan publik.

Kesulitan harmonisasi regulasi membuat isu ini terus jadi perdebatan. Negara-negara dengan kepemilikan senjata tinggi cenderung bergerak lambat dalam reformasi kebijakan, sementara negara lain memilih pendekatan yang lebih ketat demi stabilitas.

Dengan banyak variabel yang terlibat, legalitas senjata tampaknya tidak akan berubah cepat. Perubahan besar biasanya hanya terjadi setelah tekanan publik meningkat atau muncul momentum politik yang kuat.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download mobile firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisGunPolicyKeamanan PublikPebisnismudaPolitik GlobalRegulasi SenjataSenjata Legal

Related Posts

Mulai 21 Feb, 4 Rute TransJakarta Dirombak demi Layanan Lebih Efektif

Mulai 21 Feb, 4 Rute TransJakarta Dirombak demi Layanan Lebih Efektif

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TransJakarta melakukan modifikasi pada empat rute layanan yang akan berlaku mulai Sabtu, 21 Februari 2026. Penyesuaian ini...

Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Puasa Ramadan tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga memberi manfaat kesehatan bagi tubuh. Praktik menahan makan...

Yaqut Cholil Qoumas Dilarang KPK Bepergian ke Luar Negeri

Yaqut Cholil Qoumas Dilarang KPK Bepergian ke Luar Negeri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi memperpanjang masa larangan bepergian ke luar negeri bagi Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf...

Pendapatan Inter Miami Meroket Rp 3,3 Triliun Berkat Messi

Pendapatan Inter Miami Meroket Rp 3,3 Triliun Berkat Messi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kedatangan Lionel Messi ke Inter Miami CF bukan sekadar soal prestasi di lapangan. Klub milik David Beckham...

Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Perbatasan RI–Malaysia, Warga Lihat Asap Tebal

Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Perbatasan RI–Malaysia, Warga Lihat Asap Tebal

by Hidayat Taufik
February 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pesawat charter milik Pelita Air mengalami kecelakaan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di kawasan dataran tinggi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Ari Askhara

Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara Mundur dari GTSI, Kenapa?

February 19, 2026
Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Arus Modal ke SBN Dorong ULN Indonesia Naik di Triwulan IV-2025

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Viral di Media Sosial, Ketegangan Knetz vs SEAblings Soroti Identitas dan Diskriminasi Digital

February 20, 2026
Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

Eks Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dihukum Penjara Seumur Hidup

February 20, 2026
Mulai 21 Feb, 4 Rute TransJakarta Dirombak demi Layanan Lebih Efektif

Mulai 21 Feb, 4 Rute TransJakarta Dirombak demi Layanan Lebih Efektif

February 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved