• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Alasan Harga Kepiting Alaska Tinggi di Pasar Internasional

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 16, 2025
in Nasional
0
Alasan Harga Kepiting Alaska Tinggi di Pasar Internasional

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepiting Alaska atau Alaskan King Crab kembali menjadi sorotan karena harganya yang terus naik di berbagai restoran premium dunia. Kenaikan ini bukan hanya karena kualitas rasanya, tetapi juga akibat rantai penangkapan yang berisiko tinggi dan pasokan yang makin terbatas setiap musim.

Kepiting Alaska hidup di laut dalam bersuhu ekstrem di wilayah Alaska dan Laut Bering. Nelayan harus berlayar saat musim dingin dengan kondisi ombak besar dan suhu yang bisa turun hingga minus 30 derajat. Situasi ini membuat pekerjaan penangkap kepiting disebut sebagai salah satu profesi paling berbahaya di dunia.

Musim penangkapan juga sangat pendek. Pemerintah Alaska biasanya hanya membuka penangkapan beberapa minggu dalam setahun untuk menjaga populasi. Batasan musim ini membuat pasokan alami sangat kecil, sementara permintaan global terus meningkat.

Biaya penangkapan kepiting Alaska juga tidak murah. Kapal besar, bahan bakar tinggi, peralatan perangkap khusus, dan tenaga kerja berpengalaman membuat biaya operasional per musim bisa mencapai miliaran rupiah. Semua biaya ini otomatis masuk ke harga jual per kilogram.

Dari sisi rasa, kepiting Alaska memang dikenal premium. Dagingnya tebal, manis, dan lembut, serta memiliki serat yang mirip lobster kelas atas. Tekstur ini menjadikannya salah satu menu favorit di restoran seafood mewah di Amerika, Jepang, dan Korea Selatan.

Tingginya permintaan dari restoran internasional ikut mendorong harga terus naik. Di beberapa negara Asia, harga kepiting Alaska bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per ekor tergantung ukuran, terutama jika disajikan hidup atau fresh frozen kualitas tinggi.

Proses distribusi yang memerlukan cold chain juga menambah biaya. Pengiriman jarak jauh dari Alaska ke pasar global membutuhkan kargo udara khusus dengan suhu stabil, membuat ongkos logistik jauh lebih mahal dibandingkan komoditas laut biasa.

Selain itu, perubahan iklim mulai memengaruhi populasi kepiting Alaska. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Amerika Serikat sempat menutup musim penangkapan karena penurunan populasi mencapai jutaan ekor. Situasi ini membuat pasokan semakin langka.

Kondisi pasar yang terbatas dan risiko yang tinggi membuat kepiting Alaska menjadi produk premium. Pasar kuliner global memposisikan hidangan ini sebagai simbol kemewahan, sejalan dengan permintaan yang stabil dari konsumen kelas atas.

Kepiting Alaska pun tetap menjadi salah satu makanan laut paling bernilai tinggi dengan kombinasi rasa, risiko, dan keterbatasan yang sulit digantikan produk lain di pasar internasional.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: CobisnisEksporKepiting AlaskaPebisnismudaSeafood Premium

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

OpenAI

OpenAI Hentikan Pengujian AI di Internet Terbuka

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) dengan akses langsung ke internet terbuka setelah serangkaian insiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved