• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

AI Mengubah Pendidikan China, Sejumlah Jurusan Kuliah Mulai Ditata Ulang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2026
in Teknologi
0
AI Mengubah Pendidikan China, Sejumlah Jurusan Kuliah Mulai Ditata Ulang

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah universitas di China mulai menghapus atau menghentikan penerimaan mahasiswa baru di beberapa jurusan. Langkah ini dilakukan seiring perkembangan kecerdasan buatan atau AI dan perubahan kebutuhan dunia kerja.

Pemerintah China mendorong perguruan tinggi mengarahkan mahasiswa ke bidang yang dianggap penting untuk prospek nasional. Beberapa bidang yang mendapat perhatian antara lain chip, robotika, dan AI.

Central Academy of Fine Arts menjadi salah satu kampus yang melakukan perubahan tersebut. Beberapa program studi seperti ilustrasi, fotografi, penerjemahan, dan tata busana mulai dihapus karena dinilai semakin terdampak perkembangan AI.

Perubahan juga terjadi karena jumlah lulusan sarjana di China terus meningkat. Kondisi tersebut membuat sebagian lulusan menghadapi tantangan dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan mereka.

Sepanjang 2021 hingga 2025, sejumlah kampus di China menutup atau menunda sekitar 12.200 program studi. Pada periode yang sama, sekitar 10.200 program baru diluncurkan untuk menyesuaikan kebutuhan pendidikan dengan perkembangan ekonomi.

Restrukturisasi tersebut disebut memengaruhi setidaknya 30% dari total program studi di China. Bidang yang mengalami pengurangan cukup besar meliputi seni, humaniora, manajemen, dan bahasa.

University of Shanghai for Science and Technology juga menghentikan penerimaan mahasiswa baru untuk jurusan Desain Produk. Salah satu alumninya menilai perkembangan AI membuat sejumlah pekerjaan utama di bidang tersebut, seperti pemodelan dan rendering, semakin mudah dilakukan dengan teknologi.

Pengurangan juga terjadi pada program studi bahasa. Sebuah survei terhadap 70 kampus menemukan pengurangan lima jurusan penerjemahan, delapan jurusan bahasa Jepang, dan lima jurusan bahasa Jerman.

Lulusan penerjemahan bahasa Inggris Alex Shi menilai perubahan tersebut perlu mempertimbangkan kemampuan manusia yang tidak hanya berkaitan dengan penerjemahan kata. Menurutnya, komunikasi, pemikiran kritis, dan karakter personal tetap memiliki peran dalam pekerjaan penerjemahan.

Perubahan serupa terjadi di Communication University of China. Lima program studi, termasuk sinematografi, desain komunikasi visual, komik, dan fotografi, dilaporkan telah ditutup.

Pejabat universitas tersebut, Liao Xiangzhong, menjelaskan fotografi tradisional dinilai tidak lagi dapat berdiri sebagai disiplin ilmu yang sepenuhnya terpisah. Namun, sejumlah jurusan tidak benar benar hilang dan dapat digabungkan dengan bidang lain, seperti fotografi yang dilebur ke dalam program film dan televisi.

Di tengah penghapusan sejumlah jurusan, kampus China juga membuka bidang baru yang berkaitan dengan AI. Salah satunya adalah prompt engineer, animator AI, serta program yang menggabungkan kemampuan manusia dengan sistem AI.

Beberapa kampus juga membuka program seperti embodied intelligence, seni pencitraan cerdas, teknik audiovisual cerdas, serta teknik cerdas dan desain kreatif. Model pendidikan hibrida juga mulai diterapkan dengan menggabungkan pembelajaran seni dan pelatihan AI.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi di China mulai menyesuaikan pendidikan dengan perubahan kebutuhan perusahaan. Lulusan di bidang penerjemahan, desain, fotografi, dan produksi film juga semakin dituntut memiliki kemampuan teknis untuk bekerja berdampingan dengan sistem otomatis.

Namun, perubahan jurusan dinilai belum menjadi solusi jangka panjang. Peneliti senior National Institute of Education Sciences, Chu Zhahoui, mengatakan sistem pendidikan tinggi membutuhkan perubahan yang lebih mendalam agar dapat mengikuti perkembangan teknologi.

Chu menilai sejumlah jurusan yang kini dihapus sebenarnya baru dibuka beberapa tahun sebelumnya. Menurutnya, perguruan tinggi sebaiknya memiliki sistem yang lebih fleksibel sehingga mahasiswa dapat memilih mata kuliah sesuai minat, kemampuan, dan rencana karier mereka.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: AIdunia kerjajurusan kuliahKecerdasan buatanPendidikan China

Related Posts

IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia 2026 menjadi 4,8%, didukung dampak guncangan energi yang terbatas dan pesatnya perkembangan AI.

IMF Ungkap Dua Penopang Pertumbuhan Ekonomi Asia

by Desti Dwi Natasya
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) menilai ekonomi Asia menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global,...

Amerika Serikat memperluas larangan DeepSeek ke seluruh lembaga sipil federal karena kekhawatiran kebocoran data sensitif dan keamanan nasional.

AS Larang DeepSeek di Sistem Pemerintah Federal

by Desti Dwi Natasya
October 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memerintahkan seluruh lembaga sipil federal menghentikan pembelian produk dan layanan berbasis kecerdasan buatan...

AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Meta Rilis Muse Spark Open, AI untuk Mac Apple

by Desti Dwi Natasya
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meta meluncurkan Muse Spark Open, model kecerdasan buatan (AI) open-weight yang dirancang untuk menangani tugas pengodean kompleks...

OpenAI

OpenAI Digugat Delapan Negara Bagian AS soal ChatGPT

by Desti Dwi Natasya
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - OpenAI kembali menghadapi gugatan hukum di Amerika Serikat setelah delapan negara bagian menuduh perusahaan pengembang ChatGPT tersebut...

Kreator TikTok Bagikan Cara Aman Menikmati Konten AI

Kreator TikTok Bagikan Cara Aman Menikmati Konten AI

by Rizki Meirino
October 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - TikTok membagikan lima tips bagi masyarakat untuk memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara lebih bijak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

October 21, 2026
Vladimir Putin mengumumkan tanker pertama berisi 40 ribu ton solar Rusia siap berangkat pekan ini untuk memasok pasar global, termasuk AS.

Putin Siapkan 40 Ribu Ton Solar untuk Pasar Global

October 22, 2026
Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

October 22, 2026
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Akhiri Konflik, Ukraina Siap Bernegosiasi dengan Rusia

October 22, 2026
Dokter ITS mengingatkan risiko gelombang panas, mulai dari dehidrasi, gangguan tidur, kerusakan kulit, hingga kanker kulit.

Dokter Ingatkan Bahaya Gelombang Panas bagi Kesehatan

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved