• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

AI Makin Masuk ke Politik, Pemilu Asia Tenggara Mulai Diwaspadai

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
in News
0
AI Makin Masuk ke Politik, Pemilu Asia Tenggara Mulai Diwaspadai

JAKARTA, Cobisnis.com – Teknologi kecerdasan buatan atau AI mulai menimbulkan kekhawatiran baru dalam penyelenggaraan pemilu di Asia Tenggara. Teknologi ini dinilai dapat digunakan untuk memproduksi berita palsu dan disinformasi secara masif melalui internet dan media sosial.

Laporan perusahaan AI Anthropic pada September mengungkap penggunaan Claude AI untuk menyebarkan pengaruh politik di sejumlah daerah pemilihan Malaysia. Teknologi tersebut disebut menjadi bagian dari upaya manipulasi pemilu yang dilakukan secara terorganisasi.

Dalam kasus tersebut, pelaku diduga menggunakan sekitar 1.000 akun X, portal berita palsu bernama Malaysia Pulse, serta sejumlah dokumen palsu. Targetnya adalah calon pemilih di 222 daerah pemilihan parlemen Malaysia.

Konten yang diproduksi juga mengeksploitasi isu politik dan sosial yang sensitif, termasuk isu suku, agama, ras, dan antargolongan atau SARA. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperbesar polarisasi di tengah masyarakat.

Bridget Welsh dari University of Nottingham Asia Research Institute Malaysia menilai dampaknya tidak hanya berupa penyebaran informasi palsu. Menurutnya, situasi tersebut dapat memperparah perpecahan politik di Malaysia.

“Hal itu memicu polarisasi politik dan memperparah perpecahan. Fragmentasi itulah yang benar-benar mengkhawatirkan dari apa yang terjadi di Malaysia,” kata Bridget.

Laporan tersebut juga mencatat media palsu mengambil berita dari media massa Malaysia, kemudian meminta model AI menulis ulang konten tersebut beberapa kali sebelum dipublikasikan dengan nama samaran. Mereka juga mengambil berita dari sejumlah media asing tanpa mencantumkan sumber.

Di antaranya terdapat konten dari TV BRICS, Xinhua, Sputnik atau RIA, dan CGTN. Penggunaan AI membuat produksi serta penyebaran konten tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat dan dalam jumlah besar.

Operasi tersebut akhirnya dihentikan setelah Anthropic mengambil tindakan dan menghapus akun yang digunakan. Namun, kasus tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai penggunaan AI sebagai alat politik dalam pemilu mendatang.

Asia Tenggara dinilai menjadi kawasan yang rentan karena masyarakatnya menghabiskan banyak waktu di media sosial. Kondisi ini membuat konten palsu yang dibuat secara cepat dan dalam jumlah besar berpotensi memiliki jangkauan yang luas.

Jurnalis Filipina dan peraih Nobel Maria Ressa menyebut Asia Tenggara telah lama menjadi tempat uji coba teknik propaganda dan manipulasi publik. Teknik tersebut kemudian dapat direplikasi di wilayah lain, termasuk negara-negara Barat.

Sejumlah negara Asia Tenggara juga akan menghadapi pemilu dalam beberapa tahun mendatang. Malaysia diperkirakan menggelar pemilu pada akhir 2027, sementara Filipina dan Kamboja dijadwalkan mengadakan pemilu pada 2028 dan Indonesia pada 2029.

Ben Loh dari Monash University Malaysia mengatakan AI juga dapat memperkuat ketegangan sosial yang sudah ada. Salah satu contohnya berkaitan dengan kebencian terhadap pengungsi Rohingya.

“Situasinya sudah sampai pada titik di mana orang-orang sudah memiliki kebencian yang mendalam dalam pikiran mereka, dan ketika mereka melihat konten seperti ini, meskipun dihasilkan oleh AI, itu akan semakin memperkuat apa yang mereka yakini,” kata Loh.

Sementara itu, pemimpin perusahaan konsultan teknologi Anchor Change, Katie Harbath, menilai kasus tersebut menunjukkan bagaimana AI dapat mempermudah penyebaran informasi palsu. Teknologi tersebut membuat produksi konten menjadi lebih cepat, personal, dan murah.

“AI dapat mempercepat proses pembuatan lebih banyak konten yang lebih personal, lebih cepat, dan lebih murah,” kata Harbath.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: AIDisinformasiKecerdasan buatanManipulasi PolitikPemilu Asia Tenggara

Related Posts

Film Pendek AI - IST

Tiongkok Perketat Peraturan Pembuatan Film Pendek Berbasis AI

by Chodijah Febriani
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menurut Badan Radio dan Televisi Nasional Tiongkok (NRTA), dalam delapan bulan pertama tahun 2026, Tiongkok tmerilis sekitar...

Uji Rudal Balistik

Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik yang Terinintegrasi AI

by Chodijah Febriani
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pada 4 Oktober, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan bahwa Korea Utara telah melakukan latihan peluncuran rudal...

Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang

Meta Buka Muse Gadgets untuk Perangkat Rumah

by Desti Dwi Natasya
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meta memperkenalkan Muse Gadgets, proyek open source yang memungkinkan pengembang membuat perangkat keras sendiri dan menghubungkannya dengan...

Masyarakat AS Marah Pusat Data AI Picu Meningkatnya Pencemaran Air dan Polusi Suara

Masyarakat AS Marah Pusat Data AI Picu Meningkatnya Pencemaran Air dan Polusi Suara

by Chodijah Febriani
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Munculnya pusat data secara luas di seluruh Amerika Serikat di tengah boomingnya kecerdasan buatan (AI). Hal ini...

Laporan Palsu Buatan AI Nyaris Bikin AS dan China Terlibat Konflik

Laporan Palsu Buatan AI Nyaris Bikin AS dan China Terlibat Konflik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penggunaan artificial intelligence atau AI dalam analisis militer Amerika Serikat nyaris memicu konflik dengan China. Sebuah laporan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

October 5, 2026
Evolusi terjadi melalui variasi dan seleksi alam dalam waktu sangat panjang. Proses ini menjelaskan hubungan berbagai makhluk hidup dalam pohon kehidupan.

Begini Cara Evolusi Mengubah Makhluk Hidup

October 5, 2026
Harga Pakan Naik, Peternak Ayam Broiler Minta Harga Ayam Lebih Layak

Harga Pakan Naik, Peternak Ayam Broiler Minta Harga Ayam Lebih Layak

October 5, 2026
Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved