• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, March 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Ahli Pertanian: Bertanam Jadi Solusi Penghasilan di Tengah Pandemi

Fathi by Fathi
June 2, 2020
in Humaniora
0
Ahli Pertanian: Bertanam Jadi Solusi Penghasilan di Tengah Pandemi

Cobisnis.com-Jakarta-Ahli pertanian, Anton Apriyantono mengatakan bertanam dapat menjadi solusi mendapat penghasilan ditengah pandemi terutama bagi pekerja di Jabodetabek yang terpaksa harus dirumahkan dulu.

“Sebaiknya bertanam sayur karena masa panen lebih cepat dan pemeliharaannya lebih mudah,” kata mantan menteri pertanian ini saat dihubungi, Minggu.

Anton juga mengatakan bertanam sayuran tidak membutuhkan lahan yang luas bahkan di pekarangan rumah juga dapat dilakukan sehingga ideal untuk kawasan Jabodetabek.

Menurut Anton sesuai konsep dari pertanian perkotaan (urban farming) sebenarnya bisa mendapat penghasilan tambahan dari bertanam sayuran, bahkan bisa dikombinasikan dengan berternak ikan jenis lele dan nila.

Anton mengatakan untuk skala komersial memang dibutuhkan lahan minimal seribu meter persegi yang memang masih mudah di dapat di Jabodetabek dengan memanfaatkan lahan tidak terpakai.

“Sebelum memulai urban farming agar dihitung biaya-biayanya mulai dari sewa lahan, tenaga kerja, benih, pupuk, termasuk penggunaan listrik untuk pompa air,” kata Anton.

Anton mengatakan salah satu urban farming telah diaplikasikan pekerja pariwisata yang kehilangan penghasilan selama masa pandemi ini karena hotel tempatnya berkerja harus tutup.

Akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Ni Wayan Sri Sutari, SP, M.P yang dihubungi pada hari yang sama membenarkan ada sepuluh pekerja pariwisata yang kini beralih menjadi petani sayuran.

“Benar awalnya mereka berkerja sebagai chef, bartender, dan pemandu pariwisata namun mereka terpaksa libur dulu karena hotelnya tempat berkerja tutup sementara waktu,” kata Sri.

Para pekerja pariwisata ini mendapat pelatihan budidaya hortikultura dengan menggunakan benih cap Panah Merah yang merupakan produksi PT East West Seed Indonesia (Ewindo) seperti Pokcoy varietas NAULI F1, Sawi varietas SHINTA, Bayam varietas MAESTRO, Bayam merah MIRA.

Sri mengatakan konsepnya memang urban farming karena memanfaatkan lahan kosong seluas 2.000 meter persegi di tepi Jalan Danau Tempe Denpasar Selatan.

Menurut Sri kalau di Bali bisa berhasil, sebenarnya cara yang sama juga dapat diterapkan bagi para pekerja yang kehilangan mata pencahariannya akibat wabah COVID-19 di Jabodetabek.

“Tidak ada salahnya untuk mencoba, yang penting tekun untuk berlatih maka hasilnya akan sukses seperti pekerja hotel di Bali ini,” kata Sri.

Salah seorang petani, Agung Amertajaya mengaku hanya membutuhkan waktu setengah bulan untuk beradaptasi sebagai petani lantaran sebelumnya juga sudah terbiasa orang tuanya bertani.

Menurut Agung ditengah pandemi ini membuat sejumlah rekan-rekannya mengalami kesulitan karena kehilangan penghasilan sebelum akhirnya bertemu dengan Sri Sutari yang mengajak untuk bercocok tanam.

Dalam menjalankan pelatihan termasuk bercocok tanam, juga menerapkan protokol kesehatan mulai dari menjaga jarak, menggunakan masker, serta mencuci tangan setelah beraktivitas seluruhnya dijalankan.

Kemudian selama dilapangan selain melibatkan rekan-rekan sesama pekerja pariwisata juga dari keluarga serta tetangga. Sehingga pekerjaan menjadi jauh lebih ringan.

Secara terpisah Anton Apriyantono menegaskan dengan masuknya era normal baru, sektor pertanian diharapkan juga bisa menjadi jaring pengaman sosial mengingat pelatihannya tidak terlalu sulit namun dampak yang diberikan sangat besar.

Jabodetabek menjadi percontohan pertanian perkotaan meski di lahan yang sempit namun dengan optimalisasi akan memberikan panen yang melimpah.

“Kuncinya tekun dan memiliki kemauan untuk mempelajari cara bertani,” ujarnya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: CobisnisPertanianpetaniumkm

Related Posts

Eks Menhan Juwono Sudarsono Wafat di RSPI, Dimakamkan di TMP Kalibata

Eks Menhan Juwono Sudarsono Wafat di RSPI, Dimakamkan di TMP Kalibata

by Hidayat Taufik
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia pemerintahan Indonesia berduka. Mantan Menteri Pertahanan RI, Juwono Sudarsono, wafat pada Sabtu, 28 Maret 2026, dalam...

Arak Heavy Water Reactor Iran Diserang AS‑Israel, Perang di Timur Tengah Memanas

Arak Heavy Water Reactor Iran Diserang AS‑Israel, Perang di Timur Tengah Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rentetan serangan terbaru dari militer Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran berlanjut. Fasilitas nuklir Arak menjadi...

Dua Kapal Tanker RI Tertahan, Pemerintah Segera Cari Pasokan Minyak Pengganti

Dua Kapal Tanker RI Tertahan, Pemerintah Segera Cari Pasokan Minyak Pengganti

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua kapal tanker milik Indonesia belum dapat melintasi Selat Hormuz hingga 26 Maret 2026. Keduanya adalah PIS...

Roblox Batasi Akses Online bagi Pengguna Anak-Anak di Bawah 13 Tahun

Roblox Batasi Akses Online bagi Pengguna Anak-Anak di Bawah 13 Tahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Roblox tengah menyiapkan aturan agar pengguna di bawah 13 tahun hanya bisa bermain secara offline. Kebijakan ini...

Konflik Timur Tengah Tekan Pasokan Minyak, Indonesia Cari Alternatif Selain Selat Hormuz

Konflik Timur Tengah Tekan Pasokan Minyak, Indonesia Cari Alternatif Selain Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia belum diizinkan melewati Selat Hormuz, sehingga Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mencari...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Long Weekend April 2026: Libur 3 Hari Bertepatan dengan Paskah

Long Weekend April 2026: Libur 3 Hari Bertepatan dengan Paskah

March 29, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

March 29, 2026
Sadis! Karyawan Tewas Dimutilasi, Disembunyikan di Freezer Kios Ayam

Sadis! Karyawan Tewas Dimutilasi, Disembunyikan di Freezer Kios Ayam

March 29, 2026
BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri, Donasi Tembus Rp 760 Juta

BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri, Donasi Tembus Rp 760 Juta

March 29, 2026
Long Weekend April 2026: Libur 3 Hari Bertepatan dengan Paskah

Long Weekend April 2026: Libur 3 Hari Bertepatan dengan Paskah

March 29, 2026
Demo Anti Trump “No Kings” di LA Berujung Ricuh, Polisi Pakai Gas Air Mata

Demo Anti Trump “No Kings” di LA Berujung Ricuh, Polisi Pakai Gas Air Mata

March 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved