• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ahli Dorong Pengawasan MBG dari Dapur hingga Sekolah

Rizki Meirino by Rizki Meirino
September 12, 2026
in Nasional
0
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah akademisi menilai keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu didukung pembenahan tata kelola secara menyeluruh, terutama melalui penguatan pengawasan dari pengadaan bahan pangan hingga makanan diterima penerima manfaat.

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Sri Yunanto mengatakan perdebatan mengenai MBG sebaiknya tidak lagi berhenti pada pilihan melanjutkan atau menghentikan program.

Menurutnya, fokus pemerintah saat ini perlu diarahkan untuk memastikan MBG berjalan aman, efektif, dan tepat sasaran.

“MBG harus secepatnya dibuat efektif dan tepat sasaran,” kata Sri Yunanto.

Ia menilai tantangan terbesar Badan Gizi Nasional (BGN) berada pada pembangunan sistem pengendalian yang mampu menjangkau seluruh rantai pelaksanaan MBG.

Pengawasan tersebut perlu dimulai sejak pemilihan dan penyimpanan bahan pangan, proses memasak, penerapan standar kebersihan, pengujian makanan, pengemasan hingga distribusi kepada siswa.

“Kalau persoalan manajemen dan pengendalian ini bisa diselesaikan, itu akan menjadi selling point bagi pemerintah. Masyarakat akhirnya melihat bahwa kritik tidak ditutupi, tetapi dijadikan dasar untuk memperbaiki program,” ujarnya.

Dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah, Sri menilai pengawasan tidak dapat hanya mengandalkan struktur pemerintah pusat.

Pemerintah daerah bersama dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas pangan, sekolah, serta pemangku kepentingan lainnya perlu terlibat dalam mekanisme monitoring yang terintegrasi.

“Pemerintah daerah juga perlu memiliki mekanisme pengawasan hingga ke sekolah. Dengan demikian, persoalan yang muncul di tingkat SPPG dapat diketahui lebih awal dan segera diperbaiki,” kata Sri Yunanto.

Pandangan tersebut sejalan dengan Guru Besar dan Pakar Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM UNAIR) Prof. Dr. Ir. Annis Catur Adi, M.Si.

Ia menilai pembenahan MBG perlu diawali dengan menyamakan pemahaman seluruh pelaksana mengenai tujuan utama program.

“Jadi mindset awalnya yang harus disamakan. Mulai dari mana? Mulai dari fundamental bagaimana MBG itu bertujuan untuk memberikan makanan yang terbaik dan aman. Saya melihat pemahaman tersebut hanya sebagian yang sudah ada di para pelaksana MBG. Ini perlu di mengerti dahulu,” ujar Annis.

Menurutnya, keberhasilan MBG tidak semata-mata diukur dari jumlah makanan yang diproduksi dan didistribusikan. Setiap makanan yang diterima masyarakat juga harus memenuhi standar gizi dan keamanan pangan.

Karena itu, pencapaian target kuantitatif perlu berjalan beriringan dengan disiplin dalam setiap tahapan proses. Pengelola SPPG hingga petugas distribusi harus memahami bahwa keselamatan penerima manfaat menjadi salah satu indikator utama keberhasilan program.

Penindakan Harus Diikuti Perbaikan Sistem

Sejumlah langkah korektif mulai dijalankan pemerintah dan BGN untuk memperkuat pengawasan pelaksanaan MBG.

Dalam evaluasi terhadap 27.485 SPPG, pemerintah menemukan ribuan unit belum memenuhi atau belum mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Pemerintah kemudian menutup sejumlah SPPG bermasalah dan menetapkan 455 SPPG ditutup permanen karena tidak memenuhi persyaratan.

BGN juga menghentikan sementara operasional 1.999 dapur MBG yang belum mendaftarkan proses penerbitan SLHS. Penghentian tersebut menjadi mekanisme koreksi agar operasional dapur tidak berjalan sebelum memenuhi standar keamanan pangan.

Pembenahan turut menyasar aspek sumber daya manusia. Pemerintah melaporkan 249 kepala SPPG telah diberhentikan karena berbagai pelanggaran, termasuk indisipliner, ketidakhadiran, dan persoalan yang berkaitan dengan keamanan makanan.

Kepala SPPG kini diwajibkan hadir selama jam operasional dapur untuk memastikan proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar.

Apabila kepala SPPG berhalangan, tanggung jawab pengawasan dialihkan secara berjenjang kepada pengawas atau ahli gizi, kemudian akuntan. Dapur tidak diperbolehkan beroperasi apabila ketiga penanggung jawab tersebut tidak berada di lokasi.

Langkah tersebut menunjukkan adanya pergeseran dari pengawasan yang sebelumnya cenderung reaktif menuju pengendalian yang lebih langsung di titik produksi.

Namun, penindakan terhadap unit maupun personel yang melanggar dinilai tetap perlu diikuti pembenahan prosedur, pelatihan, sistem pelaporan, dan mekanisme audit agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di lokasi lain.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: BGNcobisnis.comKeamanan Panganmakan bergizi gratismbgpengawasan MBG

Related Posts

Suyudi Terima Panji Tribrata dari Listyo Sigit di Mabes Polri

Suyudi Terima Panji Tribrata dari Listyo Sigit di Mabes Polri

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pergantian pimpinan Polri resmi ditandai dengan serah terima panji-panji Tribrata di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan,...

Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah...

Ombudsman: Pembongkaran Klaster Mewah Cibinong Bisa Hilangkan Barang Bukti

Ombudsman: Pembongkaran Klaster Mewah Cibinong Bisa Hilangkan Barang Bukti

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ombudsman RI mempertanyakan langkah pembongkaran bangunan mewah yang berada di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor. Menurut Ombudsman,...

Sore Ini, Listyo Sigit Resmi Serahkan Tongkat Komando ke Suyudi

Sore Ini, Listyo Sigit Resmi Serahkan Tongkat Komando ke Suyudi

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Serah terima jabatan (sertijab) Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Suyudi Ario Seto dijadwalkan berlangsung...

KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perwakilan Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Australia mengungkapkan tidak menemukan arsip terkait riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Voge memamerkan CU-X, moge konsep plug-in hybrid dengan desain agresif dan platform Jiyu Smart Mobility di CIMA 2026.

Voge Pamer Moge Plug-in Hybrid

October 1, 2026
Suyudi Terima Panji Tribrata dari Listyo Sigit di Mabes Polri

Suyudi Terima Panji Tribrata dari Listyo Sigit di Mabes Polri

October 2, 2026
Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

October 2, 2026
Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

October 2, 2026
Iran Air - Wikipedia

Iran Desak Irak Buka Lagi Jalur Penerbangan Kembali Normal

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved