• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Abu Vulkanik Menyebar, Sekolah di Jakarta Mulai PJJ Senin

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 6, 2026
in News
0
Abu Vulkanik Menyebar, Sekolah di Jakarta Mulai PJJ Senin

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sejumlah satuan pendidikan mulai Senin, 7 September 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan terhadap potensi paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ketentuan mengenai pelaksanaan PJJ tercantum dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 yang diterbitkan pada 5 September 2026. Surat edaran itu berisi peningkatan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjelaskan abu vulkanik merupakan material berukuran sangat kecil yang keluar saat gunung api mengalami erupsi. Material tersebut dapat berupa pecahan batuan, mineral, hingga partikel vulkanik lainnya yang terbawa oleh angin.

Paparan abu vulkanik perlu diwaspadai karena partikelnya dapat masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Atas pertimbangan tersebut, keselamatan dan kesehatan warga sekolah menjadi salah satu dasar penerapan PJJ.

Kebijakan ini diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SKB atau PKBM, SLB, SD, SMP, SMA hingga SMK. Penerapannya berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta yang berada di wilayah DKI Jakarta.

“Ini adalah langkah antisipatif dalam melindungi anak-anak dari paparan abu vulkanik. Kesehatan anak menjadi prioritas kami, karena mereka termasuk ke dalam golongan rentan,” kata keterangan dalam akun resmi @dkijakarta, Minggu (6/9/26).

Selama PJJ berlangsung, kepala satuan pendidikan diminta memastikan kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik. Sekolah juga perlu melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap proses pembelajaran yang dilakukan dari rumah.

Apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, pihak sekolah diminta menyiapkan solusi atau alternatif agar kegiatan pendidikan tetap dapat berlangsung.

Selain kebijakan PJJ, Pemprov DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik. Koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk memantau kondisi tersebut.

“Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20 ribu ft teramati ke arah Timur Laut-selatan. Mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya,” ujar Pramono.

Masyarakat juga diminta memperoleh informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi. Pemerintah mengimbau warga tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu, sejumlah langkah perlindungan perlu dilakukan, terutama ketika beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik.

“Bila wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik, lakukan 5M, yaitu memakai masker, menutup pintu, jendela, serta sumber air. Membatasi aktivitas di luar ruangan. Membersihkan abu dengan membasahi terlebih dahulu,” katanya.

Masyarakat juga dianjurkan mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila konsentrasi abu vulkanik meningkat. Pintu dan jendela rumah serta sumber air sebaiknya ditutup untuk mencegah masuknya abu.

Penerapan PJJ di Jakarta tetap diarahkan agar hak peserta didik dalam memperoleh pendidikan tidak terganggu. Kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi kesehatan dan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Senin, 7 September 2026 dan akan diterapkan sampai terdapat pemberitahuan lebih lanjut. Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran sesuai perkembangan kondisi abu vulkanik.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
online free course
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: Abu Vulkanikcobisnis.comErupsi KrakatauGunung Anak KrakatauPemprov DKIpendidikan 2026PJJ Jakartasekolah Jakarta

Related Posts

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka kembali evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan...

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

Ganti Sampo Tiba-tiba Ketombean, Mitos atau Fakta?

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Munculnya serpihan pada kulit kepala setelah mengganti sampo kerap membuat orang mengira produk baru tersebut menyebabkan ketombe....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Minum Kopi - pexels/Kevin Malik

Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Memperlancar Buang Air Besar, Benarkah?

September 27, 2026
Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

September 27, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Ternyata Segini Hadiah Juara Liga 1

September 27, 2026
Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved