• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Abu Vulkanik Menyebar, Sekolah di Jakarta Mulai PJJ Senin

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 6, 2026
in News
0
Abu Vulkanik Menyebar, Sekolah di Jakarta Mulai PJJ Senin

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi sejumlah satuan pendidikan mulai Senin, 7 September 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan terhadap potensi paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ketentuan mengenai pelaksanaan PJJ tercantum dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 yang diterbitkan pada 5 September 2026. Surat edaran itu berisi peningkatan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjelaskan abu vulkanik merupakan material berukuran sangat kecil yang keluar saat gunung api mengalami erupsi. Material tersebut dapat berupa pecahan batuan, mineral, hingga partikel vulkanik lainnya yang terbawa oleh angin.

Paparan abu vulkanik perlu diwaspadai karena partikelnya dapat masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Atas pertimbangan tersebut, keselamatan dan kesehatan warga sekolah menjadi salah satu dasar penerapan PJJ.

Kebijakan ini diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SKB atau PKBM, SLB, SD, SMP, SMA hingga SMK. Penerapannya berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta yang berada di wilayah DKI Jakarta.

“Ini adalah langkah antisipatif dalam melindungi anak-anak dari paparan abu vulkanik. Kesehatan anak menjadi prioritas kami, karena mereka termasuk ke dalam golongan rentan,” kata keterangan dalam akun resmi @dkijakarta, Minggu (6/9/26).

Selama PJJ berlangsung, kepala satuan pendidikan diminta memastikan kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik. Sekolah juga perlu melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap proses pembelajaran yang dilakukan dari rumah.

Apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, pihak sekolah diminta menyiapkan solusi atau alternatif agar kegiatan pendidikan tetap dapat berlangsung.

Selain kebijakan PJJ, Pemprov DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik. Koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk memantau kondisi tersebut.

“Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20 ribu ft teramati ke arah Timur Laut-selatan. Mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya,” ujar Pramono.

Masyarakat juga diminta memperoleh informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi. Pemerintah mengimbau warga tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu, sejumlah langkah perlindungan perlu dilakukan, terutama ketika beraktivitas di luar rumah. Penggunaan masker menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko menghirup partikel abu vulkanik.

“Bila wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik, lakukan 5M, yaitu memakai masker, menutup pintu, jendela, serta sumber air. Membatasi aktivitas di luar ruangan. Membersihkan abu dengan membasahi terlebih dahulu,” katanya.

Masyarakat juga dianjurkan mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila konsentrasi abu vulkanik meningkat. Pintu dan jendela rumah serta sumber air sebaiknya ditutup untuk mencegah masuknya abu.

Penerapan PJJ di Jakarta tetap diarahkan agar hak peserta didik dalam memperoleh pendidikan tidak terganggu. Kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi kesehatan dan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Senin, 7 September 2026 dan akan diterapkan sampai terdapat pemberitahuan lebih lanjut. Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran sesuai perkembangan kondisi abu vulkanik.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: Abu Vulkanikcobisnis.comErupsi KrakatauGunung Anak KrakatauPemprov DKIpendidikan 2026PJJ Jakartasekolah Jakarta

Related Posts

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Suharyanto dari jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagai penggantinya, Prabowo menunjuk...

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Rasa lelah setelah bekerja tidak selalu disebabkan oleh aktivitas fisik. Tekanan pekerjaan, komunikasi dengan banyak orang, hingga...

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana bersama sejumlah pihak melaporkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan keamanan di Arab Saudi setelah serangan kelompok Houthi menyasar Bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

October 15, 2026
Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak - pexels/Vitaly Gariev

Seberapa Sering Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak demi Menajaga Kesehatan?

October 15, 2026
Ilustrasi Seseorang Terkena Gangguan Kesehatan Mental - pexels/Liza Summer

Kelompok Muda Paling Rentan, Kemenkes: 9 dari 10 Orang dengan Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

October 15, 2026
Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

October 15, 2026
Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

October 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved