• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Warga Irlandia Ditahan ICE 5 Bulan di Texas, Mengaku Takut Akan Keselamatannya

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 12, 2026
in News
0
Warga Irlandia Ditahan ICE 5 Bulan di Texas, Mengaku Takut Akan Keselamatannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang pria asal Irlandia yang telah ditahan otoritas imigrasi Amerika Serikat selama lima bulan mengaku takut akan keselamatannya dan menyebut kondisi penahanan yang ia alami sangat memprihatinkan, di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap perlakuan terhadap para imigran di fasilitas penahanan AS.

Seamus Culleton, warga asli Kilkenny, Irlandia, telah ditahan di fasilitas Immigration and Customs Enforcement (ICE) di Texas sejak awal September. Pria yang telah tinggal lebih dari 15 tahun di Boston dan menjalankan perusahaan konstruksi itu mengatakan kepada penyiar Irlandia RTE bahwa ia ditangkap petugas ICE saat dalam perjalanan pulang dari Home Depot.

Culleton menyebut dirinya telah memberi tahu petugas bahwa ia menikah dengan warga negara AS, sedang mengajukan green card, tidak memiliki catatan kriminal, dan memiliki izin kerja yang sah.

“Sejauh yang saya tahu, saya dilindungi,” katanya dari fasilitas ICE di El Paso, Texas, tempat ia kini ditahan. “Semua itu tidak berarti apa-apa; mereka memborgol saya dan membawa saya pergi.”

Namun juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS, Tricia McLaughlin, mengatakan Culleton masuk ke AS pada 2009 melalui program bebas visa yang mengizinkan tinggal selama 90 hari, tetapi tidak meninggalkan negara itu setelah masa berlaku habis.

McLaughlin menambahkan bahwa setelah penangkapannya pada 9 September, Culleton “mendapatkan proses hukum penuh dan menerima perintah deportasi final dari hakim imigrasi pada 10 September 2025.” Ia juga disebut telah diberi kesempatan untuk segera dipulangkan ke Irlandia, namun memilih tetap berada dalam tahanan ICE.

“Pengajuan green card dan izin kerja yang masih diproses tidak memberikan status hukum untuk tinggal di negara kami,” kata McLaughlin. Ia juga membantah klaim mengenai kondisi fasilitas ICE yang disebut tidak layak.

Sementara itu, Culleton menggambarkan kondisi di dalam fasilitas sebagai “kotor” dan seperti “mimpi buruk.” Ia mengatakan ditempatkan di ruangan besar yang sesak bersama lebih dari 70 pria lain, tidur di bawah pencahayaan buatan yang menyala terus-menerus, dalam kondisi dingin dan lembap.

Para tahanan disebut menerima makanan terbatas, akses medis yang minim, dan jarang diizinkan keluar ruangan. “Saya sudah dikunci di ruangan yang sama selama empat setengah bulan. Hampir tidak pernah keluar. Tidak ada udara segar. Tidak ada sinar matahari,” ujarnya. “Saya benar-benar takut akan keselamatan saya di sini.”

Istrinya, Tiffany Smyth, mengatakan penahanan mendadak tersebut merupakan kejutan besar dan menggambarkan sistem imigrasi AS sebagai rumit serta tidak berpihak pada keluarga. Ia mengaku sempat hampir sepekan tidak mengetahui keberadaan suaminya.

Kasus ini memicu kemarahan di Irlandia dan telah mendapat perhatian pemerintah setempat. Kantor Perdana Menteri Irlandia (Taoiseach) Micheál Martin menyatakan pihaknya menyadari kasus tersebut dan Kedutaan Besar Irlandia di Washington DC tengah berkomunikasi langsung dengan DHS.

Martin mengatakan, “Setiap negara memiliki kebijakan migrasi, tetapi fasilitas ICE tersebut menjadi perhatian.”

Data pemerintah Irlandia menunjukkan adanya lonjakan 330% tahun lalu dalam jumlah warga Irlandia yang meminta bantuan konsuler terkait deportasi oleh otoritas imigrasi AS, menjadi 65 orang. Meski demikian, warga Irlandia tetap merupakan minoritas kecil di antara sekitar 70.000 orang yang saat ini ditahan ICE jumlah tertinggi sejak lembaga itu berdiri. Sekitar 74% dari para tahanan tersebut tidak memiliki vonis pidana, menurut data terbaru.

Kelompok advokasi imigrasi menilai sistem penahanan imigran di AS kerap menahan orang dalam waktu lama di bawah kondisi keras, serta memperlihatkan kesenjangan rasial dalam penegakan hukum imigrasi.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
lynda course free download
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comICEImigrasiAS

Related Posts

Kericuhan Pecah di Parlemen Turki Usai Erdogan Angkat Menteri Kehakiman Baru

Kericuhan Pecah di Parlemen Turki Usai Erdogan Angkat Menteri Kehakiman Baru

by Hidayat Taufik
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketegangan terjadi di parlemen Turki setelah anggota parlemen dari partai pemerintah dan oposisi terlibat bentrokan fisik terkait...

Mantan Kapolri Oegroseno  Dan Din Syamsuddin Hadir Sebagai Saksi Ahli Roys Suryo Cs Dugaan Perkara Ijazah Jokowi

Mantan Kapolri Oegroseno Dan Din Syamsuddin Hadir Sebagai Saksi Ahli Roys Suryo Cs Dugaan Perkara Ijazah Jokowi

by Hidayat Taufik
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim Roy Suryo Cs mengajukan tiga nama untuk diperiksa sebagai ahli oleh penyidik Polda Metro Jaya dalam...

Pengunduran diri

Richie Limson Mundur dari Jabatan Komut Capitol Nusantara Indonesia (CANI)

by Iwan Supriyatna
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) mengumumkan telah menerima surat pengunduran diri Richie Limson dari jabatannya sebagai...

Comeback NHL di Olimpiade 2026, AS Siap Goyang Superioritas Kanada

Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

by Desti Dwi Natasya
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi menetapkan jadwal libur sekolah selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Ketentuan ini berlaku bagi siswa SD,...

Comeback NHL di Olimpiade 2026, AS Siap Goyang Superioritas Kanada

Comeback NHL di Olimpiade 2026, AS Siap Goyang Superioritas Kanada

by Desti Dwi Natasya
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Setelah absen selama dua edisi, para pemain National Hockey League (NHL) akhirnya kembali tampil di Olimpiade Musim...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
CEO Juragan Kucek, Fajar Purwoatmojo

CEO Juragan Kucek Fajar Purwoatmojo Tipu Ratusan Mitra, Nilainya Fantastis

February 11, 2026
Bank Mandiri Libatkan 700 Relawan Bersihkan 24 Pantai Bali–Nusa Tenggara, Dorong Gaya Hidup Digital Ramah Lingkungan

Bank Mandiri Libatkan 700 Relawan Bersihkan 24 Pantai Bali–Nusa Tenggara, Dorong Gaya Hidup Digital Ramah Lingkungan

February 11, 2026
Ramadan 2026 Jadi Momentum Emas, Ini 5 Cara UMKM Tingkatkan Penjualan di Tokopedia & TikTok Shop

Ramadan 2026 Jadi Momentum Emas, Ini 5 Cara UMKM Tingkatkan Penjualan di Tokopedia & TikTok Shop

February 11, 2026
Yulo atau YukLaundryOnline

Yulo Diduga Terkait Juragan Kucek, Jejak Bisnis CEO Fajar Purwoatmojo Kembali Disorot

February 11, 2026
Kericuhan Pecah di Parlemen Turki Usai Erdogan Angkat Menteri Kehakiman Baru

Kericuhan Pecah di Parlemen Turki Usai Erdogan Angkat Menteri Kehakiman Baru

February 12, 2026
Mantan Kapolri Oegroseno  Dan Din Syamsuddin Hadir Sebagai Saksi Ahli Roys Suryo Cs Dugaan Perkara Ijazah Jokowi

Mantan Kapolri Oegroseno Dan Din Syamsuddin Hadir Sebagai Saksi Ahli Roys Suryo Cs Dugaan Perkara Ijazah Jokowi

February 12, 2026
Pengunduran diri

Richie Limson Mundur dari Jabatan Komut Capitol Nusantara Indonesia (CANI)

February 12, 2026
Comeback NHL di Olimpiade 2026, AS Siap Goyang Superioritas Kanada

Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

February 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved