JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan Aksi Bersama Bergembira Bersih Pantai yang mengusung tema “Be the Solution to Ocean Pollution”. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026 ini dilaksanakan serentak di 24 titik pantai di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata perseroan dalam mengurangi pencemaran laut sekaligus menjaga kawasan pesisir yang menjadi penopang utama sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat lokal.
Regional CEO XI/Bali dan Nusa Tenggara Bank Mandiri, Alexander J. Patty, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan lebih dari 700 peserta yang terdiri atas karyawan Bank Mandiri, komunitas, wisatawan, serta masyarakat sekitar.
Di Bali, aksi bersih pantai digelar di Pantai Mertasari (Sanur), Pantai Penimbangan (Buleleng), dan Pantai Jasri (Amlapura). Sementara di NTB, kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi seperti Pantai Loang Baloq dan Tanjung Bias (Lombok Barat), Pantai Sire (Lombok Utara), Pantai Labuhan Haji (Lombok Timur), Pantai Kuta Mandalika (Lombok Tengah), hingga pantai-pantai di Bima, Dompu, Sumbawa Besar, Taliwang, dan Gili Trawangan.
Adapun di NTT, aksi serupa dilaksanakan di berbagai titik antara lain Pantai Pasir Panjang (Kupang), Pantai Kadelang (Alor), Pantai Sea World (Maumere), Pantai Suster (Larantuka), Pantai Londa Lima (Waingapu), Pantai Metina (Rote), Pantai Kuta Raja (Ende), Pantai Teluk Gurita (Atambua), Pantai Motadikin (Malaka), Pantai Kawona (Tambolaka), dan Pantai Pede (Labuan Bajo).
Melalui kegiatan ini, emiten berkode saham BMRI tersebut juga mendorong keterlibatan aktif karyawan sebagai bagian dari budaya well being perusahaan. Perseroan meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan secara selaras.
Alexander yang akrab disapa Alex menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menjaga kelestarian alam. Ia juga menyebut bahwa momentum ini dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi keuangan digital dan memperkenalkan gaya hidup non-tunai yang lebih efisien serta ramah lingkungan.
Dalam rangkaian kegiatan, Bank Mandiri turut memberikan edukasi terkait layanan digital seperti Livin’ by Mandiri, Livin’ Merchant, transaksi QRIS, kartu, e-money, serta pentingnya keamanan bertransaksi secara digital. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem layanan keuangan digital yang mendukung gaya hidup modern dan berkelanjutan.
“Melalui aksi ini, kami ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan transformasi digital. Edukasi cashless society menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat menuju pola hidup yang lebih praktis, modern, dan tetap peduli terhadap lingkungan,” ujar Alexander Jonathan Patty dalam keterangan resmi, Selasa (10/2).
Bank Mandiri menilai peningkatan transaksi non-tunai juga berkontribusi terhadap pengurangan penggunaan kertas serta proses logistik fisik, sehingga sejalan dengan semangat pelestarian lingkungan.
Inisiatif ini turut mendukung agenda Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis lingkungan. Melalui program Aksi Bersih Mandiri, perseroan berharap dapat membantu menciptakan lingkungan pesisir yang lebih sehat sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan dan pariwisata.
“Kami percaya bahwa pelestarian lingkungan dan kemajuan teknologi bukanlah dua hal yang terpisah. Membersihkan pantai hari ini juga berarti membangun kesadaran akan gaya hidup yang lebih bertanggung jawab di masa depan,” tutup Alex.













