JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 di Kementerian Agama.
Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (23/1/2026).
Usai pemeriksaan, Dito mengungkapkan bahwa penyidik KPK menanyakan secara mendalam kunjungan kerja Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Arab Saudi pada 2022, di mana ia turut mendampingi Presiden.
Pemeriksaan tersebut berfokus pada agenda serta substansi pertemuan selama kunjungan berlangsung.
“Pertanyaan penyidik terutama terkait kunjungan kerja ke Arab Saudi. Saya sudah menjelaskan secara rinci seluruh kegiatan dan agenda saat mendampingi Presiden Jokowi,” ujar Dito.
Dito menjelaskan, kunjungan itu dilakukan dalam rangka menghadiri forum internasional dan pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Sejumlah isu strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari kerja sama olahraga, investasi, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), hingga pelayanan haji.
Namun demikian, Dito menegaskan bahwa tidak ada pembahasan khusus mengenai kuota haji dalam pertemuan tersebut. Ia menyebut, pembicaraan hanya bersifat umum terkait peningkatan pelayanan haji bagi jemaah Indonesia.
“Tidak ada pembahasan kuota secara spesifik. Yang dibicarakan lebih kepada pelayanan haji secara umum,” jelasnya.
Selain itu, penyidik juga menanyakan keterkaitan biro perjalanan haji Maktour Travel dalam perkara kuota haji. Dito mengakui adanya hubungan keluarga dengan pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, yang merupakan ayah mertuanya.
“Memang ada pertanyaan terkait hal itu, karena Pak Fuad adalah ayah dari istri saya,” kata Dito.
Dito juga membantah berada di rumah pribadi Fuad Hasan Masyhur saat KPK melakukan penggeledahan. Menurutnya, pada saat penggeledahan berlangsung, hanya istrinya yang berada di lokasi.
“Saya tidak berada di rumah tersebut ketika penggeledahan. Yang ada di sana hanya istri saya,” ujarnya.
Sebagai informasi, KPK memeriksa Dito Ariotedjo sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 yang terjadi pada masa kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.














