• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ilmuwan Temukan Dugaan Hajar Aswad Berasal dari Material Luar Angkasa

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 20, 2026
in Nasional
0
Ilmuwan Temukan Dugaan Hajar Aswad Berasal dari Material Luar Angkasa

JAKARTA, Cobisnis.com – Hajar Aswad merupakan salah satu simbol paling sakral dalam Islam yang terletak di sudut tenggara Ka’bah. Batu ini selalu menjadi pusat perhatian jutaan jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia.

Dalam riwayat Islam, Hajar Aswad diyakini berasal dari surga dan dibawa Malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim AS saat pembangunan Ka’bah. Sejumlah hadis menyebut batu ini awalnya berwarna putih bersih sebelum menghitam akibat dosa manusia.

Makna Hajar Aswad tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual. Batu ini menjadi simbol sejarah, keimanan, dan pengingat hubungan manusia dengan Sang Pencipta.

Di sisi lain, kajian ilmiah modern mulai menyoroti asal-usul Hajar Aswad dari perspektif sains. Sejumlah ilmuwan menduga batu tersebut bukan berasal dari Bumi.

Penelitian yang dikaitkan dengan Elsebeth Thomsen dari University of Copenhagen menunjukkan kemiripan karakteristik Hajar Aswad dengan kaca impaksi. Material ini terbentuk akibat tumbukan meteorit dengan permukaan Bumi.

Dugaan tersebut diperkuat oleh keterkaitan dengan Kawah Wabar di Arab Saudi. Kawah ini dikenal sebagai lokasi jatuhnya meteorit besar ribuan tahun lalu.

Secara fisik, Hajar Aswad memiliki ciri unik. Permukaannya hitam mengilap, bagian dalamnya berwarna lebih terang, serta dilaporkan mampu mengapung di air, sifat yang jarang dimiliki batuan biasa.

Karakteristik tersebut memperkuat dugaan bahwa Hajar Aswad berasal dari material luar angkasa. Meski demikian, penelitian ilmiah dilakukan tanpa merusak atau mengambil sampel langsung dari batu suci tersebut.

Dalam konteks sosial dan keagamaan, temuan ini tidak dimaknai sebagai bantahan terhadap keyakinan umat Islam. Sebaliknya, banyak pihak menilai sains justru memperkuat narasi keimanan.

Keyakinan bahwa Hajar Aswad “turun dari langit” menemukan titik temu dengan pendekatan ilmiah modern. Iman dan sains berjalan berdampingan dalam memahami sejarah batu suci ini.

Hajar Aswad pun tetap dipandang sebagai simbol spiritual utama dalam Islam. Kajian ilmiah hadir sebagai upaya memahami fenomena alam, tanpa mengurangi nilai sakral yang diyakini umat.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download micromax firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisHajar AswadIslamKaabahMeteoritPebisnismudaSains

Related Posts

Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Daun kelor atau Moringa oleifera yang umum dikonsumsi di Indonesia kini dilarang dijual sebagai makanan di Australia....

Meski Ketegangan Mereda, Iran Tegaskan Tak Akan Menyerah kepada Amerika Serikat

Meski Ketegangan Mereda, Iran Tegaskan Tak Akan Menyerah kepada Amerika Serikat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah kedua negara terlibat aksi saling serang dalam beberapa...

Di Tengah Proses Hukum, Febrie Adriansyah Lepas Jabatan Jampidsus, Ini Penjelasan Kejagung

Di Tengah Proses Hukum, Febrie Adriansyah Lepas Jabatan Jampidsus, Ini Penjelasan Kejagung

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Bidang...

Era Baru Persib Dimulai, Igor Tolic Siap Jawab Kepercayaan Bobotoh di Empat Ajang

Era Baru Persib Dimulai, Igor Tolic Siap Jawab Kepercayaan Bobotoh di Empat Ajang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persib Bandung memulai era baru di bawah pelatih Igor Tolic dengan menggelar latihan pramusim perdana di lapangan...

Ahli Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Kuncinya Ada pada Pilihan Menu

Ahli Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Kuncinya Ada pada Pilihan Menu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjalani diet sehat tidak selalu identik dengan makanan mahal. Ahli gizi menyebut warteg juga bisa menjadi pilihan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

July 10, 2026
BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

July 10, 2026
Finlandia Tolak Klaim Trump atas Greenland, Tegaskan Kedaulatan Denmark

Spesifikasi Xiaomi 18 Pro Terungkap, Usung Baterai 7.000 mAh dan Kamera 200 MP

July 10, 2026
China Peringatkan Bahaya Produk AI AS, Alibaba Blokir Claude Code

China Peringatkan Bahaya Produk AI AS, Alibaba Blokir Claude Code

July 10, 2026
Menbud: Film Sejarah Harus Jadi Wajah Indonesia di Tingkat Internasional

Menbud: Film Sejarah Harus Jadi Wajah Indonesia di Tingkat Internasional

July 11, 2026
Penggeledahan Kasus Batu Bara, Menko Polkam: Semua Pelanggar Akan Ditindak Tegas

Penggeledahan Kasus Batu Bara, Menko Polkam: Semua Pelanggar Akan Ditindak Tegas

July 11, 2026
Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

Australia Larang Daun Kelor untuk Konsumsi, Petani Protes karena Mata Pencaharian Terancam

July 11, 2026
Veda Ega Cetak Waktu Terbaik, Pimpin Practice Moto3 Jerman 2026

Veda Ega Cetak Waktu Terbaik, Pimpin Practice Moto3 Jerman 2026

July 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved