• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Jaksa Federal Buka Penyelidikan Pidana Terhadap The Fed dan Jerome Powell

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 13, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Jaksa Federal Buka Penyelidikan Pidana Terhadap The Fed dan Jerome Powell

JAKARTA, Cobisnis.com – Jaksa federal Amerika Serikat membuka penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell terkait kesaksiannya di hadapan Kongres pada Juni lalu mengenai proyek renovasi kantor pusat bank sentral senilai US$2,5 miliar di Washington DC. Langkah ini memicu keguncangan besar karena menyasar lembaga independen yang selama ini dijaga dari campur tangan politik.

Dalam pernyataan luar biasa yang disampaikan melalui video pada Minggu malam, Powell menyebut penyelidikan tersebut sebagai konsekuensi langsung dari konflik berkepanjangan antara dirinya dan pemerintahan Presiden Donald Trump terkait kebijakan suku bunga. Powell menilai ancaman tuntutan pidana itu sebagai bentuk tekanan politik terhadap independensi bank sentral.

“Ancaman dakwaan pidana ini adalah konsekuensi dari Federal Reserve yang menetapkan suku bunga berdasarkan penilaian terbaik kami untuk kepentingan publik, bukan mengikuti preferensi Presiden,” ujar Powell.

Penyelidikan ini mengirimkan sinyal keras tidak hanya kepada Powell, tetapi juga kepada siapa pun yang kelak memimpin The Fed. Serangan Trump terhadap Powell, yang telah berulang kali dikritik dan dipastikan tidak akan dicalonkan kembali, dinilai semakin menggerus independensi tradisional bank sentral AS. Bahkan, Trump secara terbuka menyatakan ingin ikut campur dalam penentuan suku bunga.

Langkah hukum ini membawa konflik Trump dan The Fed ke level baru, sekaligus menimbulkan kekhawatiran bahwa ketua The Fed berikutnya akan menghadapi tekanan politik berkelanjutan untuk menurunkan suku bunga.

Powell menegaskan bahwa penyelidikan tersebut berkaitan langsung dengan masa depan independensi The Fed. “Ini tentang apakah The Fed masih bisa menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi, atau justru diarahkan oleh tekanan dan intimidasi politik,” katanya.

Juru bicara Departemen Kehakiman AS, Chad Gilmartin, menolak berkomentar langsung soal penyelidikan, namun menyatakan bahwa Jaksa Agung ingin memprioritaskan investigasi terhadap dugaan penyalahgunaan uang pembayar pajak. Trump sendiri mengaku tidak mengetahui adanya penyelidikan, namun kembali mengkritik kinerja Powell.

Kampanye Tekanan Selama Setahun

Selama setahun terakhir, Trump dan sekutunya terus menekan Powell karena tidak memangkas suku bunga sesuai keinginan presiden. Meski The Fed memangkas suku bunga tiga kali pada paruh kedua tahun lalu, pejabat bank sentral menyatakan belum ada rencana pemangkasan lanjutan dalam waktu dekat.

Tekanan tersebut mencakup serangan personal hingga ancaman pemecatan, meski Powell menegaskan presiden tidak memiliki kewenangan untuk memecat Ketua The Fed. Trump juga menargetkan Gubernur The Fed Lisa Cook dengan tuduhan penipuan hipotek, yang berujung pada pemecatannya meski belum ada dakwaan pidana.

Renovasi gedung The Fed sendiri menjadi sumber kontroversi berkelanjutan. Powell menyatakan di Kongres bahwa proyek tersebut melibatkan banyak lembaga dan biaya berubah seiring waktu. Trump bahkan sempat mengancam akan menggugat Powell atas dugaan ketidakmampuan mengelola proyek tersebut.

Pengganti Powell Dan Reaksi Politik

Penyelidikan ini muncul saat Trump bersiap mengumumkan calon pengganti Powell yang masa jabatannya berakhir Mei mendatang. Beberapa nama yang disebut antara lain Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, dan CIO Global Fixed Income BlackRock Rick Rieder.

Sejumlah senator lintas partai bereaksi keras. Senator Republik Thom Tillis menyatakan akan menolak konfirmasi calon The Fed apa pun hingga masalah hukum ini selesai. Senator Demokrat Elizabeth Warren dan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer juga mengecam langkah tersebut sebagai ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi dan independensi bank sentral.

Pelaku pasar global turut gelisah. Wakil Ketua Evercore ISI, Krishna Guha, menyebut perkembangan ini sebagai situasi yang “sangat mengkhawatirkan” dan menilai hubungan antara pemerintahan AS dan bank sentral kini memasuki fase “perang terbuka.”

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: cobisnis.comFederalReserveJeromePowell

Related Posts

IPO

Multi Makmur Lemindo Mengaku Tak Tahu Kasus IPO PIPA

by Iwan Supriyatna
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk menyampaikan tanggapan resmi atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan...

BUVA

BUVA Buka Suara Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

by Iwan Supriyatna
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang mengaitkan Perseroan dengan penetapan tersangka...

Ramadhan 2026, BMKG Waspadai Hujan Lebat di Jawa dan Bali

Ramadhan 2026, BMKG Waspadai Hujan Lebat di Jawa dan Bali

by Hidayat Taufik
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi sepanjang bulan Ramadhan...

Koordinasi dengan MSCI, OJK Dorong Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia

Koordinasi dengan MSCI, OJK Dorong Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia

by Dwi Natasya
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan...

Puerto Riko Antusias Sambut Penampilan Bad Bunny Berbahasa Spanyol di Super Bowl

Puerto Riko Antusias Sambut Penampilan Bad Bunny Berbahasa Spanyol di Super Bowl

by Zahra Zahwa
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Puerto Riko menyambut dengan penuh antusias dan kebanggaan penampilan Bad Bunny di panggung Super Bowl akhir...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

February 4, 2026
Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

February 4, 2026
IPO

Multi Makmur Lemindo Mengaku Tak Tahu Kasus IPO PIPA

February 5, 2026
BUVA

BUVA Buka Suara Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

February 5, 2026
Ramadhan 2026, BMKG Waspadai Hujan Lebat di Jawa dan Bali

Ramadhan 2026, BMKG Waspadai Hujan Lebat di Jawa dan Bali

February 5, 2026
Koordinasi dengan MSCI, OJK Dorong Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia

Koordinasi dengan MSCI, OJK Dorong Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved