JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series 2026. Thom Haye dan Shayne Pattynama harus absen akibat sanksi resmi yang dijatuhkan FIFA sejak akhir 2025.
Kedua pemain tersebut dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat pertandingan internasional. Sanksi ini bukan terkait performa di lapangan, melainkan akibat aksi protes berlebihan terhadap wasit dalam laga kontra Irak.
Pertandingan yang dimaksud berlangsung pada 12 Oktober 2025 di Stadion King Abdullah, Jeddah. Laga itu merupakan partai kedua Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
FIFA menilai tindakan Thom Haye dan Shayne Pattynama melanggar prinsip sportivitas. Keduanya dianggap melakukan aksi tidak pantas terhadap ofisial pertandingan usai laga berakhir.
Selain skorsing, FIFA juga menjatuhkan denda sebesar 5.000 CHF atau sekitar Rp103 juta kepada masing-masing pemain. Hukuman ini berlaku untuk seluruh agenda resmi FIFA.
Akibatnya, kedua pemain dipastikan absen dalam FIFA Series 2026 yang akan digelar di Indonesia pada Maret mendatang. Turnamen ini akan diikuti empat negara, termasuk timnas Indonesia sebagai tuan rumah.
Absennya dua pemain naturalisasi ini menjadi tantangan awal bagi John Herdman. Keduanya selama ini dikenal sebagai pemain penting di lini tengah dan sisi kiri pertahanan.
Sanksi tersebut juga berdampak pada agenda timnas berikutnya. Thom Haye dan Shayne Pattynama masih harus absen dalam dua pertandingan FIFA Matchday pada Juni 2026.
Keduanya baru diperkirakan bisa kembali memperkuat timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026. Turnamen regional ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Selain pemain, FIFA juga menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Federasi sepak bola Indonesia didenda 50.000 CHF atau sekitar Rp1 miliar akibat ulah oknum suporter.
Denda tersebut dijatuhkan setelah adanya pelemparan botol ke arah lapangan saat laga melawan Irak. FIFA menilai kejadian itu mencederai aspek keamanan pertandingan.
Sementara itu, John Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia pada 11 Januari 2026. Ia akan diperkenalkan secara resmi kepada publik keesokan harinya.














