• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Militer AS Serang Tiga Kapal Lagi Di Samudra Pasifik, Delapan Orang Tewas

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 16, 2025
in News
0
Militer AS Serang Tiga Kapal Lagi Di Samudra Pasifik, Delapan Orang Tewas

JAKARTA, Cobisnis.com – Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap tiga kapal yang diduga terlibat dalam perdagangan narkotika di wilayah Samudra Pasifik bagian timur pada Senin (15/12). Serangan tersebut menewaskan delapan orang, menurut keterangan Komando Selatan Amerika Serikat (US Southern Command/SOUTHCOM).

Dalam pernyataannya di media sosial X, SOUTHCOM menyebut serangan dilakukan atas arahan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. Operasi yang dijalankan oleh Joint Task Force Southern Spear itu menyasar kapal-kapal yang dioperasikan oleh organisasi yang ditetapkan sebagai kelompok teroris dan berada di perairan internasional. Intelijen AS menyatakan kapal-kapal tersebut melintasi jalur yang dikenal sebagai rute utama perdagangan narkoba di Pasifik timur dan tengah melakukan aktivitas penyelundupan.

Dengan serangan terbaru ini, total korban tewas dalam operasi militer terhadap kapal-kapal yang dicurigai sebagai pengangkut narkoba telah mencapai sedikitnya 95 orang. Kampanye tersebut diberi nama Operation Southern Spear, yang menurut pemerintahan Presiden Donald Trump bertujuan menekan jaringan perdagangan narkotika lintas negara. Sebelumnya, pada 4 Desember, militer AS juga menyerang sebuah kapal serupa di Pasifik timur yang menewaskan empat orang.

Namun, rangkaian serangan ini memicu semakin banyak pertanyaan dan kritik. Pemerintahan Trump telah memberi tahu Kongres bahwa Amerika Serikat kini berada dalam kondisi “konflik bersenjata” melawan kartel narkoba, yang diklaim dimulai sejak serangan pertama pada 2 September lalu. Pada hari yang sama, militer AS bahkan melakukan serangan lanjutan terhadap kapal di Karibia setelah serangan awal tidak menewaskan seluruh awak. Sejumlah anggota parlemen Demokrat dan pakar hukum menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum perang.

Pemimpin Minoritas Senat AS dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, mengatakan bahwa seluruh senator akan menerima pengarahan khusus terkait serangan tersebut pada Selasa. Pengarahan itu dijadwalkan dihadiri Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Schumer menegaskan bahwa rakyat Amerika berhak mendapatkan pengawasan dan transparansi atas kebijakan ini.

Selain itu, Rubio dan Hegseth juga dijadwalkan memberikan pengarahan tertutup kepada anggota DPR AS. Pemerintah menyebut para korban tewas sebagai “kombatan ilegal” dan mengklaim memiliki kewenangan melakukan serangan mematikan tanpa proses peninjauan yudisial, berdasarkan temuan rahasia Departemen Kehakiman AS.

Operasi militer ini juga merupakan bagian dari tekanan yang lebih luas terhadap Venezuela. Dalam beberapa bulan terakhir, AS telah mengerahkan ribuan pasukan dan satu kelompok kapal induk ke kawasan Karibia, serta berulang kali melontarkan ancaman terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Pekan lalu, Washington juga mengumumkan sanksi baru terhadap perusahaan pelayaran dan kapal yang dituduh membantu ekspor minyak Venezuela, sehari setelah AS menyita sebuah tanker yang dikenai sanksi di lepas pantai negara tersebut.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comKeamananInternasionalMiliterASPerangNarkobaSamudraPasifik

Related Posts

Penggeledahan di 12 Lokasi, Polisi Sita Emas, Valas, dan Uang Tunai Miliaran

Penggeledahan di 12 Lokasi, Polisi Sita Emas, Valas, dan Uang Tunai Miliaran

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya mengungkap sejumlah barang bukti yang diamankan dari 12 lokasi penggeledahan dalam penyidikan dugaan suap,...

Laga Hidup Mati! Spanyol dan Belgia Berebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

Laga Hidup Mati! Spanyol dan Belgia Berebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Spanyol akan menghadapi Belgia pada laga perempat final Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Los...

KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

by Rizki Meirino
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menggelar Temu Wartawan untuk memperkenalkan jajaran Direksi periode 2026–2030 sekaligus memaparkan...

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

by Rizki Meirino
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas akses pembiayaan...

Dua Arca Bersejarah Indonesia Dipulangkan dari AS Usai Terbukti Diperdagangkan Ilegal

Dua Arca Bersejarah Indonesia Dipulangkan dari AS Usai Terbukti Diperdagangkan Ilegal

by Hidayat Taufik
July 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengembalikan dua arca Buddha kuno asal Indonesia yang sebelumnya masuk dalam jaringan perdagangan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

Siapa Ferry Yanto alias Boboho? Namanya Dikaitkan dengan Jampidsus dan Kafe de’Clan

July 10, 2026
BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

July 10, 2026
Finlandia Tolak Klaim Trump atas Greenland, Tegaskan Kedaulatan Denmark

Spesifikasi Xiaomi 18 Pro Terungkap, Usung Baterai 7.000 mAh dan Kamera 200 MP

July 10, 2026
Sempat Terseok, Belgia Kini Menggila dan Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Sempat Terseok, Belgia Kini Menggila dan Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

July 10, 2026
Penggeledahan di 12 Lokasi, Polisi Sita Emas, Valas, dan Uang Tunai Miliaran

Penggeledahan di 12 Lokasi, Polisi Sita Emas, Valas, dan Uang Tunai Miliaran

July 11, 2026
Laga Hidup Mati! Spanyol dan Belgia Berebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

Laga Hidup Mati! Spanyol dan Belgia Berebut Tiket Semifinal Piala Dunia 2026

July 11, 2026
KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

July 10, 2026
BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

July 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved