• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, March 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Putri Mantan Pemimpin Afrika Selatan Dituduh Memikat Pria untuk Bertempur Bagi Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Hubungan keluarga mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma menjadi sorotan setelah putri tertuanya menuduh saudara tirinya menipu 17 pria separuhnya diduga masih kerabat untuk direkrut bertempur bagi Rusia di Ukraina. Kasus ini menyoroti meningkatnya perekrutan warga Afrika ke dalam pasukan Rusia akibat kekurangan personel, serta hubungan historis antara Moskow dan para veteran African National Congress (ANC), partai yang pernah diikuti Zuma.

Zuma, 83, yang pernah mendapat pelatihan militer di Uni Soviet pada masa apartheid, mundur dari jabatannya pada 2018 karena skandal korupsi dan dikeluarkan dari partai pada 2024.

Duduzile Zuma-Sambudla, 43, salah satu dari hampir dua lusin anak Zuma, dikenal sebagai pendukung kuat Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia mengundurkan diri dari parlemen pekan lalu setelah laporan kriminal diajukan oleh saudara tirinya, Nkosazana Zuma-Mncube.

Investigasi pemerintah mengungkap bahwa 17 warga yang kini terjebak di wilayah Donbas, Ukraina, telah “dipikat untuk bergabung dengan pasukan bayaran dalam perang Ukraina-Rusia dengan dalih kontrak pekerjaan menguntungkan.” Keluarga para pria tersebut melaporkan bahwa mereka mengira akan mendapatkan pelatihan keamanan atau pekerjaan legal.

Zuma-Mncube menuduh Zuma-Sambudla dan dua orang lainnya berperan dalam menyesatkan para pria itu. Zuma-Sambudla tidak memberikan tanggapan publik. Di Afrika Selatan, bergabung dengan militer asing tanpa izin pemerintah adalah tindakan ilegal. Partai oposisi Democratic Alliance juga telah mengajukan tuntutan pidana tambahan.

Zuma-Sambudla saat ini menghadapi dakwaan terpisah atas dugaan penghasutan terorisme dan kekerasan publik terkait kerusuhan mematikan tahun 2021, meskipun ia mengaku tidak bersalah.

Menurut penjelasan Chris Hattingh dari Democratic Alliance, para korban mengaku “sepenuhnya disesatkan” dengan janji pelatihan keamanan dan pengembangan diri. Sesampainya di Rusia, pakaian dan paspor mereka diduga dibakar, ponsel disita, dan komunikasi terputus sepenuhnya.

Dalam pembelaannya melalui affidavit, Zuma-Sambudla mengklaim dirinya juga ditipu oleh seseorang bernama “Khoza” yang mengaku memiliki akses ke program pelatihan paramiliter legal. Ia mengatakan pernah mengikuti pelatihan tersebut di Rusia selama sebulan tanpa terlibat pertempuran, sehingga ia percaya program itu sah. Ia kemudian merekomendasikan 22 orang lainnya termasuk kerabat untuk ikut serta. Dari mereka, 17 kini dilaporkan berada di Donetsk Utara sebagai bagian dari pasukan Rusia.

Ia menegaskan bahwa ia sendiri “dimanipulasi” dan berjanji bekerja sama penuh dengan otoritas. Polisi Afrika Selatan tengah menyelidiki kemungkinan tindak pidana, termasuk perdagangan manusia, perekrutan ilegal, eksploitasi, hingga penipuan.

Sementara itu, Rusia membantah memiliki informasi terkait warga Afrika Selatan tersebut dan menunggu permintaan resmi dari Pretoria.

Fenomena ini terjadi di tengah meningkatnya laporan bahwa lebih dari 1.400 warga dari 36 negara Afrika kini bertempur untuk Rusia di Ukraina, banyak di antaranya dikirim ke serangan garis depan dengan risiko kematian tinggi. Kehilangan personel Rusia sangat besar, dan intelijen Barat memperkirakan lebih dari satu juta korban sejak invasi 2022.

Kasus serupa juga terjadi di Kenya, di mana ratusan warganya dilaporkan terjebak di Rusia setelah dijanjikan pekerjaan. Para analis menilai bahwa jaringan perekrutan melibatkan scammer media sosial dan pihak Rusia, menawarkan visa cepat, gaji hingga USD 2.500, serta layanan kesehatan gratis untuk menarik kandidat.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: AfrikaSelatancobisnis.comMercenaryRecruitmentRusiaUkrainaZumaFamily

Related Posts

Sidak dan Standarisasi SPPG Didorong untuk Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Sidak dan Standarisasi SPPG Didorong untuk Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

by Dwi Natasya
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Gizi Nasional terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah guna...

WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

by Hidayat Taufik
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah resmi menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan...

Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

by Hidayat Taufik
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah melalui Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf, mengumumkan bahwa keberangkatan jemaah haji Indonesia untuk tahun 1447...

Kasus Richard Lee Berlanjut, Polisi Periksa Istri untuk Dalami Dugaan Pelanggaran

Polda Metro Jaya Siaga Penuh, Ribuan Aparat Amankan Laga FIFA Series di Senayan

by Desti Dwi Natasya
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.300 personel gabungan untuk mengamankan gelaran FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion...

KPK Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji, Pengurus PWNU DKI Dipanggil

KPK Tegaskan Pengalihan Tahanan Yaqut Bukan Karena Lebaran

by Desti Dwi Natasya
March 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pengalihan penahanan terhadap mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, tidak berkaitan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

Tradisi Halalbihalal Saat Idulfitri: Makna dan Sejarahnya

March 26, 2026
BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

BNI Resmi Tutup Internet Banking Mulai 21 April 2026, Nasabah Dipaksa Beralih ke Aplikasi Mobile

March 27, 2026
Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

Operasi Ketupat Resmi Ditutup, Arus Balik Tetap Dikawal

March 26, 2026
Usai Kasus Penyiraman Aktivis, TNI Lakukan Pergantian Kabais

Usai Kasus Penyiraman Aktivis, TNI Lakukan Pergantian Kabais

March 25, 2026
Sidak dan Standarisasi SPPG Didorong untuk Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Sidak dan Standarisasi SPPG Didorong untuk Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

March 27, 2026
WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

WFH 1 Hari Disiapkan Pemerintah untuk Hemat BBM, Pengumuman Segera

March 27, 2026
Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

Jadwal Resmi: Kloter Awal Haji Indonesia Berangkat 22 April 2026

March 27, 2026
Kasus Richard Lee Berlanjut, Polisi Periksa Istri untuk Dalami Dugaan Pelanggaran

Polda Metro Jaya Siaga Penuh, Ribuan Aparat Amankan Laga FIFA Series di Senayan

March 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved