• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

China Gunakan AI untuk Perketat Sensor dan Pengawasan Warganya

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 5, 2025
in Teknologi
0
China Gunakan AI untuk Perketat Sensor dan Pengawasan Warganya

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah laporan terbaru dari Australian Strategic Policy Institute (ASPI) mengungkap bahwa Partai Komunis Tiongkok semakin memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat sensor dan pengawasan terhadap 1,4 miliar penduduknya. Teknologi ini kini bukan hanya memantau aktivitas sehari-hari, tetapi juga memprediksi demonstrasi publik hingga membaca kondisi emosional narapidana.

Sistem yang sebelumnya sudah ketat mulai dari Great Firewall hingga jutaan CCTV di ruang publik kini berkembang menjadi jauh lebih canggih dengan dukungan AI. Laporan itu menyatakan bahwa pemerintah Tiongkok menggunakan AI untuk “mengotomatiskan sensor, meningkatkan pengawasan, dan menekan perbedaan pendapat secara pre-emptive.”

Menurut penulis laporan, Nathan Attrill, AI memberikan kemampuan baru bagi pemerintah untuk memonitor lebih banyak orang dengan usaha yang lebih sedikit, menciptakan bentuk kontrol otoritarian modern yang semakin prediktif.

Beijing telah menginvestasikan ratusan miliar dolar untuk bisnis berbasis AI, sekaligus membangun infrastruktur digital yang saat ini banyak diuji coba di kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai. Dengan dukungan publik yang antusias terhadap AI, serta dorongan langsung dari Presiden Xi Jinping, teknologi ini semakin diintegrasikan ke berbagai aspek kehidupan.

AI dalam Sistem Peradilan dan Pemasyarakatan

Dalam beberapa wilayah, AI telah digunakan dalam proses kepolisian, persidangan, hingga operasional penjara. Jaringan CCTV yang diperkirakan mencapai 600 juta unit sekitar 3 kamera untuk setiap 7 orang kini dilengkapi pengenalan wajah, pelacakan lokasi, bahkan pemantauan kerumunan.

Pengadilan Tiongkok didorong mengadopsi sistem AI sebelum 2025, termasuk perangkat yang mampu merekomendasikan penahanan atau penangguhan hukuman. Penjara “pintar” juga diperluas, dengan kamera yang membaca ekspresi wajah tahanan dan terapi VR berbasis AI di pusat rehabilitasi.

Laporan memperingatkan kemungkinan alur penuh berbasis AI: tersangka ditangkap oleh kamera cerdas, diadili dengan bantuan AI, kemudian menjalani hukuman di penjara pintar yang dikendalikan AI.

Risiko Penyalahgunaan dan Kelompok Rentan

Meski teknologi ini dapat meningkatkan keamanan, para pakar memperingatkan risiko besar terhadap kebebasan sipil. Sistem peradilan dengan tingkat vonis bersalah di atas 99% berpotensi semakin menindas kelompok rentan seperti minoritas Uyghur, Tibet, dan para pembangkang politik.

Perusahaan teknologi Tiongkok juga mengembangkan model bahasa besar (LLM) untuk bahasa minoritas guna memudahkan pemantauan komunikasi dan mengontrol arus informasi di komunitas tersebut.

Peran Raksasa Teknologi Tiongkok

Perusahaan besar seperti ByteDance, Tencent, dan Baidu disebut sebagai “pendukung utama” kontrol digital pemerintah. ByteDance menyensor konten di Douyin, Tencent memberi skor risiko kepada pengguna berdasarkan aktivitas digital, dan Baidu menyediakan alat moderasi konten sekaligus bekerja sama dalam lebih dari 100 kasus kriminal.

AI digunakan untuk sensor real-time, analisis sentimen, hingga pembentukan opini publik dengan mendorong narasi yang sejalan dengan pemerintah.

Implikasi Global

Ekosistem AI pengawasan Tiongkok kini menyebar ke negara-negara lain, terutama rezim otoriter seperti Iran dan Arab Saudi. Banyak model AI Tiongkok bersifat open-weight dan murah, sehingga digunakan di luar negeri namun berpotensi membawa bias sensor dan kontrol dari sumbernya.

Para peneliti memperingatkan bahwa ketika negara lain memakai model buatan Tiongkok, mereka ikut menerima “paket lengkap” berupa risiko pengaruh, manipulasi informasi, dan pengawasan terselubung

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: ASPIReportChinaAIcobisnis.compengawasandigitalSensorInternet

Related Posts

Pemprov DKI Larang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Ciliwung, Ini Risikonya bagi Kesehatan

Pemprov DKI Larang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Ciliwung, Ini Risikonya bagi Kesehatan

by Hidayat Taufik
January 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu yang...

Kawah Ratu, Wajah Liar Gunung Salak yang Menyihir Wisatawan Akhir Pekan

Kawah Ratu, Wajah Liar Gunung Salak yang Menyihir Wisatawan Akhir Pekan

by Hidayat Taufik
January 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kawah Ratu menjadi salah satu destinasi favorit di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat, terutama...

Gedoeng Jasindo Kota Tua Jadi Lokasi Film Korea, Dorong Pamor Wisata Sejarah Jakarta

Gedoeng Jasindo Kota Tua Jadi Lokasi Film Korea, Dorong Pamor Wisata Sejarah Jakarta

by Dwi Natasya
January 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kawasan Kota Tua Jakarta kembali menarik sorotan dunia internasional. Salah satu bangunan bersejarahnya, Gedoeng Jasindo, dipercaya menjadi...

Puluhan WNI Terkait Kasus Penipuan Online di Kamboja Dipulangkan ke Tanah Air

Puluhan WNI Terkait Kasus Penipuan Online di Kamboja Dipulangkan ke Tanah Air

by Hidayat Taufik
January 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 36 warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam kasus penipuan daring (online scam) di Kamboja telah...

Petinggi Maktour Travel Diduga Musnahkan Barang Bukti Saat Penggeledahan KPK

Petinggi Maktour Travel Diduga Musnahkan Barang Bukti Saat Penggeledahan KPK

by Hidayat Taufik
January 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan upaya penghilangan barang bukti yang dilakukan oleh jajaran pimpinan Maktour Travel...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Selamat Tinggal Powell, Trump Umumkan Ketua Baru The Fed Malam Ini

Selamat Tinggal Powell, Trump Umumkan Ketua Baru The Fed Malam Ini

January 30, 2026
Siswa Penerima Makan Gratis Akan Dites IQ untuk Lihat Dampak Gizinya

Siswa Penerima Makan Gratis Akan Dites IQ untuk Lihat Dampak Gizinya

January 30, 2026
Pemprov DKI Siapkan Perluasan Pelabuhan Muara Angke Usai Kapal Padat

Pemprov DKI Siapkan Perluasan Pelabuhan Muara Angke Usai Kapal Padat

January 30, 2026
Tutup Rangkaian BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

Tutup Rangkaian BTN Expo 2026, Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

January 31, 2026
Pemprov DKI Larang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Ciliwung, Ini Risikonya bagi Kesehatan

Pemprov DKI Larang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Ciliwung, Ini Risikonya bagi Kesehatan

January 31, 2026
Kawah Ratu, Wajah Liar Gunung Salak yang Menyihir Wisatawan Akhir Pekan

Kawah Ratu, Wajah Liar Gunung Salak yang Menyihir Wisatawan Akhir Pekan

January 31, 2026
Gedoeng Jasindo Kota Tua Jadi Lokasi Film Korea, Dorong Pamor Wisata Sejarah Jakarta

Gedoeng Jasindo Kota Tua Jadi Lokasi Film Korea, Dorong Pamor Wisata Sejarah Jakarta

January 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved