• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ketika Mesin Pertumbuhan Melemah: Masa Depan Ekonomi Dunia di Era Produktivitas Melambat

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 1, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Bangun Usaha Tanpa Ribet: Cara Lean Startup Dipakai di Bisnis Non-Digital

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan ekonomi dunia selama puluhan tahun sangat bergantung pada peningkatan produktivitas. Ketika produktivitas naik, output bisa bertambah tanpa harus menambah tenaga kerja atau modal secara berlebihan. Namun dalam beberapa dekade terakhir, tren ini mulai melambat. Negara maju dan berkembang sama-sama merasakan penurunan efisiensi, inovasi yang stagnan, serta tekanan struktural yang semakin berat.

Perlambatan produktivitas muncul dari banyak faktor. Populasi usia kerja menurun di banyak negara, adopsi teknologi tidak secepat yang dibayangkan, dan biaya hidup yang meningkat membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam konsumsi. Di negara berkembang, masalahnya sedikit berbeda: kualitas pendidikan, kesenjangan infrastruktur, dan birokrasi menghambat akselerasi industri.

Dengan mesin produktivitas yang melemah, pertumbuhan ekonomi global semakin mengandalkan sektor-sektor baru yang bisa menciptakan nilai besar tanpa beban aset berat. Ekonomi digital, otomasi, dan kecerdasan buatan mulai mengambil alih peran tradisional industri manufaktur. Namun teknologi saja tidak cukup. Tanpa kemampuan adaptasi tenaga kerja, pertumbuhan tetap tersendat.

Di tengah perlambatan ini, negara-negara akan menghadapi dilema baru. Pemerintah perlu mendorong inovasi, tapi di saat yang sama harus menjaga stabilitas sosial akibat transformasi pekerjaan yang cepat. Investasi di pendidikan, riset, dan pelatihan ulang tenaga kerja menjadi kunci agar produktivitas bisa kembali bergerak naik dalam jangka panjang.

Selain itu, perubahan struktur global membuat pertumbuhan ekonomi semakin bergantung pada kolaborasi lintas negara. Persaingan geopolitik dan fragmentasi rantai pasok bisa memperburuk perlambatan, sementara kerja sama regional dapat menciptakan dorongan produktivitas baru melalui integrasi ekonomi dan transfer teknologi.

Di sisi lain, tren green economy membuka peluang pertumbuhan baru. Negara yang serius membangun energi terbarukan, efisiensi energi, dan industri hijau berpotensi menjadi pusat produktivitas baru yang lebih berkelanjutan. Perlambatan produktivitas bukan akhir, melainkan tanda bahwa mesin lama sudah tidak bekerja, dan dunia membutuhkan mesin baru.

Pada akhirnya, masa depan pertumbuhan ekonomi global akan ditentukan oleh kemampuan negara, bisnis, dan tenaga kerja beradaptasi dengan struktur ekonomi baru. Di era perlambatan produktivitas, pertumbuhan tidak akan hilang, hanya berubah bentuk—lebih berbasis teknologi, lebih hijau, dan lebih bergantung pada kualitas manusia, bukan sekadar kuantitas.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comekonomi duniaMasa Depan EkonomiMesin Pertumbuhan MelemahPertumbuhan ekonomi dunia

Related Posts

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

by Hidayat Taufik
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api untuk periode mudik Lebaran 2026 telah mencapai 435.708...

Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

by Hidayat Taufik
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa kontribusi Indonesia untuk Board of Peace atau Dewan Perdamaian tidak harus...

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya kepada komika Pandji Pragiwaksono agar terus berkarya dan menyampaikan...

Arief Hidayat: Putusan MK soal Usia Capres-Cawapres Jadi Awal Krisis Konstitusi

Arief Hidayat: Putusan MK soal Usia Capres-Cawapres Jadi Awal Krisis Konstitusi

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat, menilai putusan MK dalam perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 sebagai titik balik...

Ketua MWA USK Safrizal ZA Pererat Kebersamaan Rektor USK dan Rektor Terpilih

Ketua MWA USK Safrizal ZA Pererat Kebersamaan Rektor USK dan Rektor Terpilih

by Dwi Natasya
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Safrizal ZA, mempertemukan Rektor USK Prof. Marwan dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI Gantikan Iman Rachman

Ada Aja Gerbrakannya, MBG untuk Lansia 75 Tahun ke Atas

February 4, 2026
Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Tembus 435 Ribu Tiket

February 5, 2026
Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

Menlu: Iuran Dewan Perdamaian Bisa Dicicil, Indonesia Mulai Bayar Tahun Ini

February 5, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

February 4, 2026
Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

February 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved