• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Alasan Senjata Legal di Luar Negeri Masih Dipertahankan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 30, 2025
in Nasional
0
Alasan Senjata Legal di Luar Negeri Masih Dipertahankan

JAKARTA, Cobisnis.com – Banyak negara masih mempertahankan aturan yang mengizinkan kepemilikan senjata, dan alasannya tidak berdiri pada satu faktor saja. Kombinasi budaya, hukum, ekonomi, hingga tekanan politik jadi fondasi yang sulit dibongkar sampai hari ini.

Di sejumlah negara Barat, sejarah memegang peran besar. Tradisi berburu dan perlindungan diri sudah ada sejak ratusan tahun lalu, sehingga senjata dipandang sebagai bagian dari keseharian. Faktor ini semakin kuat ketika masuk ke dalam konstitusi dan dilindungi sebagai hak warga.

Aturan legal biasanya dibarengi dengan syarat kepemilikan yang ketat. Namun pelaksanaannya sangat berbeda antarnegara. Ada yang mewajibkan tes psikologi dan pelatihan, ada juga yang lebih longgar sehingga memicu perdebatan soal keamanan publik.

Selain budaya, pertimbangan ekonomi juga tidak bisa diabaikan. Industri senjata berkontribusi besar pada perekonomian, terutama di negara dengan produksi skala besar. Ribuan lapangan kerja bergantung pada sektor ini, baik dari manufaktur maupun distribusi.

Lobi politik dari perusahaan senjata juga punya peran signifikan. Di beberapa negara, kelompok kepentingan menginvestasikan dana besar untuk mempertahankan regulasi yang menguntungkan bisnis mereka. Dampaknya terasa kuat, terutama pada proses legislasi.

Di sisi lain, pemerintah menghadapi dilema. Data kekerasan bersenjata sering memicu tekanan publik untuk pengetatan aturan, namun penolakan dari kelompok pro-senjata membuat perubahan berjalan lambat. Hal ini menciptakan tarik-ulur antara keamanan dan kebebasan individu.

Meski statistik menunjukkan peningkatan kasus di beberapa wilayah, sebagian warga tetap menganggap senjata sebagai bentuk kontrol diri terhadap kriminalitas. Sentimen “melindungi keluarga” jadi alasan umum yang memperkuat permintaan.

Dampak sosialnya juga beragam. Di satu sisi, ada yang merasa lebih aman karena punya akses perlindungan. Namun di sisi lain, akses yang terlalu mudah memunculkan risiko penyalahgunaan yang mengancam keselamatan publik.

Kesulitan harmonisasi regulasi membuat isu ini terus jadi perdebatan. Negara-negara dengan kepemilikan senjata tinggi cenderung bergerak lambat dalam reformasi kebijakan, sementara negara lain memilih pendekatan yang lebih ketat demi stabilitas.

Dengan banyak variabel yang terlibat, legalitas senjata tampaknya tidak akan berubah cepat. Perubahan besar biasanya hanya terjadi setelah tekanan publik meningkat atau muncul momentum politik yang kuat.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: CobisnisGunPolicyKeamanan PublikPebisnismudaPolitik GlobalRegulasi SenjataSenjata Legal

Related Posts

Perusahaan China Beri 10 Hari Cuti untuk Karyawan yang Lagi Bad Mood

Perusahaan China Beri 10 Hari Cuti untuk Karyawan yang Lagi Bad Mood

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah perusahaan di China punya cara unik menangani karyawan yang burnout: memberikan cuti khusus bagi mereka yang...

Siswa Penerima Makan Gratis Akan Dites IQ untuk Lihat Dampak Gizinya

Siswa Penerima Makan Gratis Akan Dites IQ untuk Lihat Dampak Gizinya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah akan mengevaluasi dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap perkembangan siswa setelah program berjalan selama satu...

Pemerintah Dorong Fatwa Haram Haji yang Dibiayai dari Uang Korupsi

Pemerintah Dorong Fatwa Haram Haji yang Dibiayai dari Uang Korupsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwa yang menegaskan keharaman ibadah haji yang dibiayai dari...

Selamat Tinggal Powell, Trump Umumkan Ketua Baru The Fed Malam Ini

Selamat Tinggal Powell, Trump Umumkan Ketua Baru The Fed Malam Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan akan mengumumkan Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru pada Jumat...

PT KBI Perkuat Sinergi Multi Stakeholder untuk Akselerasi Ekosistem Resi Gudang Indonesia

PT KBI Perkuat Sinergi Multi Stakeholder untuk Akselerasi Ekosistem Resi Gudang Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI), bagian dari Holding BUMN Danareksa, menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem Resi Gudang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran, Hubungan Terjalin Sejak Akhir 2025

Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2026 Menurut Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

January 30, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
Selamat Tinggal Powell, Trump Umumkan Ketua Baru The Fed Malam Ini

Selamat Tinggal Powell, Trump Umumkan Ketua Baru The Fed Malam Ini

January 30, 2026
Peluncuran Layanan XL Ultra 5G+

Peluncuran Layanan XL Ultra 5G+

January 30, 2026
XL Ultra 5G+ Resmi Diluncurkan, XLSMART Hadirkan Jaringan 5G Blanket Tercepat di 33 Kota/Kabupaten

XL Ultra 5G+ Resmi Diluncurkan, XLSMART Hadirkan Jaringan 5G Blanket Tercepat di 33 Kota/Kabupaten

January 30, 2026
Perusahaan China Beri 10 Hari Cuti untuk Karyawan yang Lagi Bad Mood

Perusahaan China Beri 10 Hari Cuti untuk Karyawan yang Lagi Bad Mood

January 30, 2026
Siswa Penerima Makan Gratis Akan Dites IQ untuk Lihat Dampak Gizinya

Siswa Penerima Makan Gratis Akan Dites IQ untuk Lihat Dampak Gizinya

January 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved