• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Produksi Sawit Tembus 43 Juta Ton, GAPKI Gaungkan Replanting dan Inovasi Biofuel di IPOC 2025

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
IPOC Sawit GAPKI

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono membuka 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) dan 2026 Price Outlook dengan optimisme tinggi terhadap masa depan industri sawit nasional.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono membuka 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) dan 2026 Price Outlook dengan optimisme tinggi terhadap masa depan industri sawit nasional.

Dalam pidatonya, Eddy Martono menegaskan bahwa sawit bukan sekadar komoditas, melainkan pondasi utama surplus perdagangan Indonesia.

“Sebagai penggerak devisa utama negara, industri sawit telah membuktikan daya tahannya dan terus menjadi penopang ekonomi nasional,” ujar Eddy Martono di hadapan ratusan peserta konferensi IPOC 2025, Kamis (13/11/2025).

Eddy Martono menyebut, hingga September 2025, produksi minyak sawit Indonesia mencapai 43 juta ton, meningkat 11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspor termasuk CPO, oleokimia dan biodiesel, juga naik 13,4% menjadi lebih dari 25 juta ton, menghasilkan devisa senilai USD 27,3 miliar atau melonjak 40% dibanding tahun lalu.

Sementara konsumsi domestik tercatat 18,5 juta ton, sedikit lebih tinggi dari 17,6 juta ton pada 2024.

Namun, Eddy mengingatkan bahwa di balik capaian tersebut, produktivitas kebun rakyat dan perkebunan tua yang belum diremajakan menjadi tantangan utama. Ia menyerukan adanya “gerakan nasional replanting” untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri sawit.

“Kita tidak bisa menyalakan masa depan dengan mesin masa lalu. Peremajaan dan inovasi adalah kunci,” tegasnya.

Mengusung tema “Navigating Complexity, Driving Growth: Governance, Biofuel Policy and Global Trade”, konferensi tahun ini menyoroti tiga medan penting yakni perdagangan global, tata kelola dan kebijakan biofuel.

Eddy menyoroti peluang besar dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia – Uni Eropa (IEU-CEPA) yang membuka akses pasar lebih luas, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan melalui regulasi EU Deforestation Regulation (EUDR).

“Kita tidak hanya harus mematuhi aturan baru, tetapi juga membuktikan bahwa standar keberlanjutan kita (ISPO) bisa menjadi acuan dunia. Ini bukan sekadar kepatuhan, tapi soal kedaulatan dan kebanggaan,” katanya.

Eddy Martono juga menegaskan bahwa kebijakan biofuel seperti B35 dan B40 merupakan “mahakarya tata kelola nasional” yang mampu memperkuat permintaan domestik, menurunkan emisi, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kebijakan biofuel telah membentuk pondasi permintaan yang stabil dan berkontribusi besar pada ekonomi hijau Indonesia,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap petani, GAPKI mengumumkan pemenang kompetisi koperasi petani sawit paling produktif tahun ini, yakni koperasi asal Kutai Timur, Kalimantan Timur, dengan produktivitas 37,4 ton TBS per hektare melampaui rata-rata nasional.

Selain itu, IPOC 2025 juga menyoroti inovasi generasi muda melalui “National Palm Oil Hackathon 2025”, yang diikuti 139 tim mahasiswa dari 35 universitas.

Tim BiFlow dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya keluar sebagai juara dengan inovasi “RAPIDS”, teknologi machine learning dan radar non-invasif untuk deteksi dini penyakit Ganoderma Boninense di kelapa sawit.

GAPKI juga meluncurkan inisiatif Elaeidobius Consortium, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, BPDPKS, PPKS, PIPPSI, dan TARI (Tanzania Agricultural Research Institute) untuk meningkatkan efisiensi penyerbukan alami melalui introduksi tiga spesies serangga penyerbuk.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan mendorong produktivitas sawit Indonesia ke level baru yang lebih berkelanjutan,” ungkap Eddy.

Mengakhiri pidatonya, Eddy menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, dan peserta IPOC yang telah berkontribusi dalam menjadikan konferensi ini forum global paling bergengsi bagi industri sawit dunia.

“Mari kita jadikan tantangan hari ini sebagai peluang untuk masa depan yang lebih makmur dan berkelanjutan,” tutupnya.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: biofuelcobisnis.comGAPKIIndonesian Palm Oil ConferenceIPOCreplantingSawit

Related Posts

Auto Draft

Raja Charles III Pastikan Harry dan Meghan Tidak Jalankan Tugas Resmi Kerajaan

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Raja Charles III menegaskan bahwa Pangeran Harry dan Meghan Markle tetap berstatus sebagai anggota keluarga kerajaan yang...

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Tim SAR Bergerak

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Tim SAR Bergerak

by Hidayat Taufik
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Lima jurnalis dilaporkan belum dapat dihubungi setelah speedboat yang mereka tumpangi untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau...

Auto Draft

Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat Masih Membebani Warga Amerika Serikat

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Amerika Serikat masih menghadapi tekanan akibat tingginya harga bahan bakar. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus berlanjut...

Auto Draft

Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Landasan Bandara Miami, 5 Orang Tewas

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pesawat kargo Amazon mengalami kecelakaan fatal setelah keluar dari landasan saat mendarat di Bandara Internasional Miami,...

Menara Eiffel di Paris ditutup mendadak setelah pekerja mogok memprotes perlakuan terhadap staf perempuan saat kunjungan delegasi Hindu.

Menara Eiffel Ditutup Imbas Aksi Mogok

by Desti Dwi Natasya
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menara Eiffel di Paris, Prancis, ditutup mendadak pada Senin (7/9/2026) setelah para pekerja melakukan aksi mogok terkait...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
MTF memperingati Harpelnas 2026 dengan berbagai aktivitas pelanggan dan CSR untuk memperkuat customer experience serta budaya pelayanan.

Harpelnas 2026, MTF Perkuat Budaya Pelayanan

September 7, 2026
MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

September 7, 2026
Auto Draft

Raja Charles III Pastikan Harry dan Meghan Tidak Jalankan Tugas Resmi Kerajaan

September 8, 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Tim SAR Bergerak

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Tim SAR Bergerak

September 8, 2026
Auto Draft

Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat Masih Membebani Warga Amerika Serikat

September 8, 2026
Auto Draft

Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Landasan Bandara Miami, 5 Orang Tewas

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved