• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Petani dan Peternak Jadi Profesi Langka di Swiss

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
November 9, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Petani dan Peternak Jadi Profesi Langka di Swiss

JAKARTA, Cobisnis.com – Di negara kaya seperti Swiss, ternyata ada satu profesi yang makin ditinggalkan warganya — jadi petani dan peternak. Kalau di Indonesia kita masih bisa lihat sawah luas dan hasil bumi berlimpah, beda halnya dengan Swiss yang justru menghadapi krisis di sektor pertanian dan peternakan.

Padahal, secara geografis, Swiss dikenal punya alam yang indah dan sistem pertanian yang maju. Tapi kenyataannya, hampir setiap tahun para petani dan peternak di sana mengalami kerugian besar.

Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan iklim ekstrem yang bikin hasil panen menurun drastis. Tahun 2024 bahkan disebut sebagai tahun terburuk dalam satu dekade terakhir bagi petani gandum di Swiss. Banyak ladang gagal panen dan hasilnya tidak bisa dijual sama sekali.

Akibat kondisi itu, banyak orang Swiss memilih untuk tidak lagi bekerja di sektor pertanian. Profesi petani dan peternak kini dianggap tidak menjanjikan secara finansial.

Padahal, pemerintah Swiss sebenarnya sudah memberikan subsidi tahunan untuk membantu para petani, termasuk insentif khusus bagi peternak yang mampu mengelola kotoran sapi dengan baik. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan limbah ternak.

Meski begitu, minat masyarakat untuk bekerja di sektor ini tetap rendah. Tantangan cuaca, tingginya biaya operasional, serta kecilnya margin keuntungan membuat profesi petani dan peternak di Swiss kini berada di ambang krisis regenerasi.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.competanipeternakswiss

Related Posts

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Sidang Lindsay Clancy Dimulai, Jaksa dan Pembela Siapkan Pernyataan Pembuka

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persidangan Lindsay Clancy, ibu asal Massachusetts yang didakwa membunuh tiga anaknya, dijadwalkan dimulai pada Senin (27/7/2026). Sidang...

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Kacamata dan Wearable AI Siap Ubah Cara Manusia Berinteraksi dengan Teknologi

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perusahaan teknologi mulai mengembangkan perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diprediksi menjadi penerus smartphone. Perangkat tersebut mampu...

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Gen Z Pilih Aktivitas Tanpa Alkohol, Jumlah Pub di Inggris Terus Menurun

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Generasi Z di Inggris mulai mengubah cara mereka bersosialisasi. Alih-alih berkumpul di pub sambil mengonsumsi alkohol, banyak...

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

by Hidayat Taufik
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan peringatan kepada Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin...

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Astronaut AS dan Rusia Mendarat Selamat Usai Delapan Bulan Bertugas di ISS

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kru antariksa gabungan Amerika Serikat dan Rusia mendarat dengan selamat di padang stepa Kazakhstan pada Minggu (26/7/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Pakai QRIS Ada Biaya Admin, Ini Penjelasan BI

January 12, 2026
BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

July 26, 2026
Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

July 27, 2026
Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

July 27, 2026
Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Sidang Lindsay Clancy Dimulai, Jaksa dan Pembela Siapkan Pernyataan Pembuka

July 27, 2026
Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Kacamata dan Wearable AI Siap Ubah Cara Manusia Berinteraksi dengan Teknologi

July 27, 2026
Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Gen Z Pilih Aktivitas Tanpa Alkohol, Jumlah Pub di Inggris Terus Menurun

July 27, 2026
Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

July 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved