• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Biaya Kereta Cepat Jepang Tembus Rp 1.200 Triliun, Ini Alasannya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 5, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Biaya Kereta Cepat Jepang Tembus Rp 1.200 Triliun, Ini Alasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Jepang emang gak main-main kalau soal teknologi transportasi. Pembangunan kereta cepat di Negeri Sakura, alias Shinkansen, ternyata butuh biaya fantastis bahkan bisa tembus sampai Rp1.200 triliun untuk satu proyeknya.

Rata-rata, biaya pembangunan kereta cepat di Jepang mencapai ¥7 miliar sampai ¥10 miliar per kilometer atau sekitar Rp700 miliar – Rp1 triliun per km. Angka ini termasuk pembangunan rel ganda, sistem kelistrikan, keamanan, dan teknologi presisi yang jadi ciri khas Jepang.

Tapi biaya segede itu bukan tanpa alasan. Jepang harus membangun jalur di medan yang sulit, dengan lebih dari 30 persen jalur berupa terowongan dan jembatan raksasa. Belum lagi, wilayahnya padat penduduk, bikin biaya pembebasan lahan ikut melonjak.

Salah satu contoh paling mahal adalah proyek Chūō Shinkansen (Tokyo–Nagoya). Jalur sepanjang 285 km itu menelan dana lebih dari ¥11 triliun atau sekitar Rp1.200 triliun, karena 80 persen rutenya lewat bawah tanah dan pakai teknologi levitasi magnetik (maglev).

Maglev sendiri bukan kereta biasa. Teknologi ini bikin kereta “melayang” di atas rel tanpa gesekan, jadi kecepatannya bisa tembus lebih dari 500 km per jam. Tapi, ya itu tadi, biaya konstruksinya gila-gilaan karena infrastruktur dan sistemnya super kompleks.

Sementara itu, jalur Tōkaidō Shinkansen (Tokyo–Osaka) yang dibangun tahun 1960-an menelan biaya sekitar ¥380 miliar saat itu, atau setara puluhan triliun rupiah kalau disesuaikan dengan inflasi sekarang. Jalur ini jadi tonggak awal revolusi transportasi Jepang.

Meski mahal, proyek kereta cepat ternyata jadi penggerak ekonomi besar di Jepang. Selain menyerap ribuan tenaga kerja, Shinkansen juga mendorong pertumbuhan bisnis di sekitar stasiun, dari hotel sampai pusat belanja.

Bahkan, kehadiran kereta cepat terbukti meningkatkan produktivitas antarwilayah dan mempercepat arus bisnis. Efeknya, ekonomi lokal ikut hidup dan nilai properti naik drastis di kota-kota yang terhubung.

Kalau dibandingin dengan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung di Indonesia yang menelan biaya sekitar Rp113 triliun untuk 142 km, Jepang memang lebih mahal per kilometernya. Tapi di sisi lain, teknologi dan keamanan yang ditawarkan juga beda level.

Pada akhirnya, Shinkansen bukan cuma alat transportasi, tapi juga simbol efisiensi, disiplin, dan inovasi Jepang. Meskipun biayanya bikin kaget, hasilnya jelas: kereta cepat Jepang masih jadi salah satu yang terbaik dan paling aman di dunia.

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisInfrastrukturjepangkereta cepatPebisnismudaTransportasi

Related Posts

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang lebih tinggi, termasuk target 8 persen, dinilai sulit...

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) resmi meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya...

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dihentikan sementara setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun...

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait Iran dengan mengklaim bahwa armada tempur besar...

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank investasi global Goldman Sachs resmi menurunkan peringkat saham Indonesia setelah muncul peringatan risiko investabilitas dari penyedia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

January 30, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

January 29, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved