• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, February 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ekspedisi Sanggabuana Temukan Jejak 20 Macan Tutul Jawa

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 29, 2025
in Nasional
0
Macan Tutul Jawa

Hutan Rimba Gunung Sanggabuana di Jawa Barat kembali menjadi sorotan setelah ekspedisi yang dilakukan Resimen Latihan dan Pertempuran (Menlatpur) Kostrad mendata keberadaan macan tutul Jawa.

JAKARTA, Cobisnis.com – Hutan Rimba Gunung Sanggabuana di Jawa Barat kembali menjadi sorotan setelah ekspedisi yang dilakukan Resimen Latihan dan Pertempuran (Menlatpur) Kostrad mendata keberadaan macan tutul Jawa. Satwa langka ini diperkirakan masih hidup bebas sekitar 20 ekor, menegaskan bahwa spesies endemik tersebut belum sepenuhnya punah.

Temuan ini menjadi kabar penting bagi dunia konservasi Indonesia. Macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) adalah warisan satwa yang dilindungi, dan keberadaannya di Sanggabuana menjadi bukti masih terjaganya ekosistem hutan pegunungan. Kondisi tersebut juga menambah nilai ekologis wilayah yang selama ini kerap terdesak oleh tekanan pembangunan.

Menlatpur Kostrad bersama Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) berperan aktif dalam pengamatan dan pendataan spesies tersebut. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara militer dan masyarakat sipil dalam menjaga keanekaragaman hayati. Hasil pengamatan lapangan memperlihatkan jejak dan tanda aktivitas macan tutul yang konsisten di sejumlah titik hutan.

Dari sisi ekonomi, keberadaan macan tutul Jawa juga bernilai tinggi dalam perspektif ekowisata. Konservasi satwa langka dapat membuka peluang bagi wisata berkelanjutan yang mendatangkan pendapatan daerah tanpa merusak ekosistem. Pasar ekowisata global sendiri tercatat tumbuh signifikan, sejalan dengan tren wisata berbasis alam.

Dengan jumlah yang hanya sekitar 20 ekor di kawasan Sanggabuana, keberlangsungan macan tutul Jawa sangat bergantung pada perlindungan habitatnya. Jika tidak dijaga, potensi kehilangan spesies ini dapat berdampak pada rantai ekologi dan mengurangi daya tarik wisata alam di Indonesia. Hilangnya spesies kunci juga dapat menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem.

Indonesia, yang dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas dunia, masih memiliki potensi besar dalam mengembangkan pasar ekonomi berbasis lingkungan. Keberadaan satwa endemik seperti macan tutul Jawa dapat menjadi daya tarik investasi pada sektor konservasi, edukasi lingkungan, dan wisata berkelanjutan.

Selain itu, konservasi juga bisa diintegrasikan dengan pemberdayaan masyarakat sekitar. Ekspedisi semacam ini membuka peluang kerja sama dengan komunitas lokal untuk mengembangkan usaha berbasis alam, mulai dari jasa pemandu wisata, produk UMKM ramah lingkungan, hingga program edukasi ekologi. Hal ini memberi dampak ekonomi nyata bagi warga setempat.

Pemerintah daerah pun diharapkan mampu melihat peluang dari temuan ini. Dengan pengelolaan yang tepat, keberadaan macan tutul Jawa bisa menjadi bagian dari strategi branding daerah sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pasar wisata alam internasional. Tren wisatawan global kini semakin mencari pengalaman otentik yang berpadu dengan pelestarian alam.

Namun, ancaman perburuan liar dan alih fungsi lahan tetap menjadi tantangan besar. Jika tidak diantisipasi, populasi macan tutul Jawa yang masih tersisa bisa menyusut dengan cepat. Oleh karena itu, pendataan yang dilakukan Menlatpur Kostrad dan SCF menjadi pijakan awal untuk strategi konservasi jangka panjang.

Hutan Sanggabuana pun akhirnya tidak hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga harapan akan masa depan satwa yang hampir punah. Indonesia sebagai rumah bagi keajaiban alam harus terus merawat dan menjaga warisan berharga ini agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: CobisnisEkowisataKonservasiMacan tutul jawaPebisnismudaSangga buana

Related Posts

Minyak Dunia Ambles, Saham Migas Termasuk MEDC dan RAJA Ikut Melemah

Minyak Dunia Ambles, Saham Migas Termasuk MEDC dan RAJA Ikut Melemah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak mentah dunia kembali ambles pada awal pekan ini dan langsung berdampak ke pergerakan saham sektor...

Bulan K3 2026, Keselamatan Kerja Dianggap Investasi Penting di Tambang

Bulan K3 2026, Keselamatan Kerja Dianggap Investasi Penting di Tambang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Multi Harapan Utama (MHU) memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan menegaskan keselamatan...

Onadio Leonardo Pulang ke Rumah, Beby Prisillia Pasang Syarat Tegas

Onadio Leonardo Pulang ke Rumah, Beby Prisillia Pasang Syarat Tegas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kabar bahagia datang dari musisi Onadio Leonardo yang akhirnya bebas dari masa rehabilitasi usai terjerumus dalam kasus...

Pasar Gonjang-ganjing, IHSG Anjlok Setelah Bos BEI-OJK Mundur

Pasar Gonjang-ganjing, IHSG Anjlok Setelah Bos BEI-OJK Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah tajam pada awal perdagangan hari ini. Tekanan pasar muncul...

Lepas dari Narkoba, Onadio Leonardo Akui Alami Sindrom Peter Pan

Lepas dari Narkoba, Onadio Leonardo Akui Alami Sindrom Peter Pan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Musisi Onadio Leonardo akhirnya kembali ke kehidupan normal setelah menyelesaikan rehabilitasi selama tiga bulan terkait kasus narkoba...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Malam Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Senin 2 Februari 2026, Ini Waktu dan Rangkaian Ibadahnya

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

February 2, 2026
Beda dari Sebelumnya, Tarawih Masjidil Haram Ramadan 2026 Jadi 10 Rakaat

Beda dari Sebelumnya, Tarawih Masjidil Haram Ramadan 2026 Jadi 10 Rakaat

February 1, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie ! Ramai di Media Sosial

Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie ! Ramai di Media Sosial

February 3, 2026
Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dan Siapkan 34 Proyek Sampah Jadi Energi

Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dan Siapkan 34 Proyek Sampah Jadi Energi

February 3, 2026
80 Korban Longsor di Cisarua Berhasil Dievakuasi, Proses Identifikasi Masih Berjalan

80 Korban Longsor di Cisarua Berhasil Dievakuasi, Proses Identifikasi Masih Berjalan

February 2, 2026
DPR Minta Aparat Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sumbar Usai Penganiayaan Nenek Saudah

DPR Minta Aparat Bongkar Tambang Emas Ilegal di Sumbar Usai Penganiayaan Nenek Saudah

February 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved