• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Inggris Diprediksi Alami Inflasi Tertinggi di G7 Tahun 2025

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Inggris Diprediksi Alami Inflasi Tertinggi di G7 Tahun 2025

JAKARTA, Cobisnis.com – Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan Inggris akan mencatat inflasi tertinggi di antara negara-negara G7 pada 2025. Angka inflasi diproyeksikan mencapai sekitar 3,5%, jauh di atas rata-rata kelompok negara maju tersebut.

Kenaikan harga makanan menjadi penyebab utama inflasi yang masih tinggi. Inggris, yang sangat bergantung pada impor pangan, menghadapi tekanan biaya akibat gangguan rantai pasok global, iklim, hingga faktor geopolitik.

Produk kebutuhan pokok seperti roti, susu, dan sayuran diprediksi tetap mahal. Hal ini menekan daya beli masyarakat dan membuat konsumsi rumah tangga, yang selama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi, berpotensi melemah.

Selain pangan, kenaikan iuran jaminan sosial pekerja turut memperburuk situasi. Biaya tambahan yang ditanggung perusahaan cenderung diteruskan ke harga barang dan jasa, sehingga mendorong inflasi semakin tinggi.

Proyeksi ini menandai bahwa inflasi di Inggris bersifat struktural, bukan sekadar dampak sementara dari gejolak global. Kebijakan domestik memiliki peran besar dalam menentukan arah inflasi ke depan.

Jika dibandingkan dengan negara G7 lain, posisi Inggris terlihat kurang menguntungkan. Amerika Serikat, Jerman, hingga Jepang diproyeksikan mampu menekan inflasi ke kisaran 2–3% pada periode yang sama.

Kondisi ini menimbulkan tantangan besar bagi Bank of England. Suku bunga acuan harus dipertahankan ketat untuk mengendalikan inflasi, namun langkah tersebut juga bisa menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

Investor global kini mencermati risiko dari inflasi Inggris. Poundsterling berpotensi mengalami volatilitas tinggi, sementara pasar obligasi bisa tertekan oleh meningkatnya ekspektasi suku bunga.

Bagi pemerintah, menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan keberlanjutan pertumbuhan menjadi prioritas. Reformasi struktural dibutuhkan agar Inggris dapat keluar dari jeratan inflasi tinggi yang berkepanjangan.

Secara keseluruhan, proyeksi OECD ini memberi sinyal bahwa Inggris masih menghadapi jalan panjang dalam mengendalikan inflasi. Tanpa langkah kebijakan yang tepat, risiko pelemahan daya beli dan perlambatan ekonomi bisa semakin membesar.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: CobisnisEkonomi globalInflasiinggrisPasar internasionalPebisnismuda

Related Posts

Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pertandingan matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 kembali berlangsung pada Senin (5/10/2026) dini hari WIB dengan...

Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kelompok Houthi di Yaman mengklaim melancarkan serangan menggunakan rudal balistik dan drone terhadap fasilitas energi Saudi Aramco...

Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat setelah Marc Marquez meraih kemenangan pada Grand Prix...

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengundurkan diri dari jabatannya di tengah perang Iran dengan Amerika Serikat yang...

Pesawat Bomber AS Ditarik dari Inggris Usai Pangkalan Militer Sempat Dievakuasi

Pesawat Bomber AS Ditarik dari Inggris Usai Pangkalan Militer Sempat Dievakuasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Amerika Serikat menarik seluruh pesawat pengebom B-1 yang sebelumnya dikerahkan ke RAF Fairford, Inggris. Penarikan dilakukan setelah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

October 5, 2026
Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved