• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

WTO Resmikan Kesepakatan Pengurangan Subsidi Penangkapan Ikan Berlebih

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 15, 2025
in Nasional
0
WTO Resmikan Kesepakatan Pengurangan Subsidi Penangkapan Ikan Berlebih

JAKARTA, Cobisnis.com – Kesepakatan bersejarah untuk mengekang miliaran dolar subsidi yang berkontribusi pada penangkapan ikan berlebih resmi berlaku pada Senin, menurut Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Sebuah langkah yang dipuji para aktivis sebagai upaya untuk membantu pemulihan stok ikan global.

Ini menjadi perjanjian pertama yang berlaku di WTO sejak 2017, setelah bertahun-tahun debat buntu dan pertikaian, ditambah lonjakan tarif AS belakangan ini yang membuat beberapa kritikus mempertanyakan masa depan badan berbasis di Jenewa tersebut.

Ratifikasi resmi oleh Brasil, Kenya, Tonga, dan Vietnam pada Senin berarti kesepakatan yang pertama kali disetujui pada 2022 itu kini telah mendapat dukungan dua pertiga anggota, kata juru bicara WTO.

Pemerintah kini dilarang memberikan subsidi untuk stok ikan yang sudah berkurang dan untuk aktivitas penangkapan ikan di perairan internasional di luar yurisdiksi mereka. Negara-negara miskin akan dapat mengakses dana untuk membantu transisi menuju penerapan kesepakatan ini.

“Stok ikan di seluruh dunia kini memiliki kesempatan untuk pulih, demi keberlangsungan nelayan lokal yang bergantung pada laut yang sehat,” kata Megan Jungwiwattanaporn dari Pew Charitable Trusts.

Pemerintah di seluruh dunia membayar sekitar $35,4 miliar per tahun untuk armada perikanan mereka, termasuk subsidi bahan bakar yang memungkinkan mereka menangkap ikan di laut jauh, menurut studi Marine Policy tahun 2019. Studi itu mencatat lima penyumbang subsidi terbesar adalah Tiongkok, Uni Eropa, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang. Meskipun tidak semuanya masuk dalam cakupan kesepakatan WTO.

Negosiasi mengenai aturan tambahan perikanan yang mencakup isu-isu kontroversial yang tidak termasuk dalam kesepakatan pertama masih terhambat, karena India dan negara berkembang lain meminta pengecualian yang dinilai tidak dapat diterima oleh banyak negara lain.

Bagian pertama dari perjanjian yang mulai berlaku pada Senin itu memakan waktu lebih dari 20 tahun negosiasi, dan akan kedaluwarsa dalam empat tahun jika aturan yang lebih komprehensif tidak disepakati.

Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala dalam sebuah wawancara awal bulan ini mengatakan ada alasan untuk optimisme bahwa lembaga tersebut bisa menyelesaikan pembicaraan atau menemukan cara untuk mencegah kesepakatan pertama berakhir.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: CobisnisIkansubsidiWTO

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

BSI Tetapkan Pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah

February 4, 2026
Tak Disiapkan Makan Dan Kopi Suami Gelap Mata Bunuh Istri

Tak Disiapkan Makan Dan Kopi Suami Gelap Mata Bunuh Istri

February 5, 2026
Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi

Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi

February 5, 2026
KTT D-8 Akan Digelar di Jakarta, RI Targetkan Hasil Kerja Sama Nyata

KTT D-8 Akan Digelar di Jakarta, RI Targetkan Hasil Kerja Sama Nyata

February 5, 2026
Bank Mandiri Perkuat Ekosistem UMKM Kreatif untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri Perkuat Ekosistem UMKM Kreatif untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved