• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, June 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pajak Minimum Global 15% Picu Dilema: Tarik Investasi atau Amankan Penerimaan Negara?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Berapa Kemenangan Lagi yang Diperlukan Marc Marquez untuk Raih Gelar Juara MotoGP?

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah tengah menyiapkan skema insentif baru untuk menarik minat perusahaan multinasional berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, fasilitas tax holiday dan tax allowance dianggap tidak lagi relevan setelah Indonesia resmi menerapkan pajak minimum global 15% sejak awal 2025 melalui PMK No. 136/2024. Aturan ini mengikuti puluhan negara lain dan berlaku bagi perusahaan dengan pendapatan global di atas €750 juta.

Selama ini, Indonesia dikenal menawarkan keringanan pajak besar hingga tarif efektif di bawah 15%. Namun, dengan adanya aturan baru, insentif berbasis penghasilan jadi kurang menarik. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menyebut pemerintah menyiapkan insentif tambahan untuk memperkuat yang sudah ada, meski belum dijelaskan rinciannya. Sementara itu, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu menekankan pentingnya membandingkan kebijakan dengan negara lain agar tetap kompetitif.

Menurut analis pajak CITA, Fajry Akbar, insentif berbasis pengeluaran seperti immediate expensing, accelerated depreciation, maupun skema Qualified Refundable Tax Credit (QRTC) lebih kompatibel dengan aturan pajak minimum global. Ia mencontohkan Singapura yang lebih dulu menerapkan QRTC lewat Refundable Investment Credit (RIC) sejak 2024.

Di sisi lain, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengungkapkan pemerintah masih mempertimbangkan ulang penerapan pajak minimum global di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pasalnya, negara pesaing seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, hingga India menawarkan insentif yang jauh lebih beragam dan luas lahan KEK yang lebih besar. Ia menilai, potensi pengembangan KEK Indonesia masih terbuka lebar, baik dari sisi perluasan wilayah maupun insentif fiskal dan nonfiskal.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download samsung firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.cominvestasiPajak

Related Posts

Starbucks Korea Tutup Semua Gerai Usai Kontroversi Kampanye Promosi

Rayakan HUT Jakarta, Tarif MRT Hanya Rp1 Selama Tiga Hari

by Desti Dwi Natasya
June 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT MRT Jakarta memberlakukan tarif khusus sebesar Rp1 bagi seluruh penumpang dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun...

YLKI Soroti Pemadaman Listrik Bergilir 2026, Minta Hak Konsumen dan Kompensasi Dipenuhi

YLKI Soroti Pemadaman Listrik Bergilir 2026, Minta Hak Konsumen dan Kompensasi Dipenuhi

by Hidayat Taufik
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah sebagai persoalan serius. Organisasi tersebut...

Gempa Dangkal Magnitudo 3,5 Terjadi di Pacitan 2026, Warga Diminta Tetap Tenang

Gempa Dangkal Magnitudo 3,5 Terjadi di Pacitan 2026, Warga Diminta Tetap Tenang

by Hidayat Taufik
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,5 terjadi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu (21/6/2026) pukul 15.43...

Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Bangkit dari Penalti, Selesaikan Balapan di Posisi 5

Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Bangkit dari Penalti, Selesaikan Balapan di Posisi 5

by Hidayat Taufik
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Veda Ega Pratama tampil impresif pada Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno, Minggu (21/6/2026). Ia memulai balapan...

Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Legalitas Pelaku Usaha di Balikpapan

Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian UMKM Perkuat Legalitas Pelaku Usaha di Balikpapan

by Rizki Meirino
June 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI menggelar program Waktunya STARt!...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

DKI Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT pada 27–28 Juni 2026 untuk HUT Jakarta

June 10, 2026
Lebanon Jadi Prioritas Utama dalam Pembicaraan AS dan Iran di Swiss

Lebanon Jadi Prioritas Utama dalam Pembicaraan AS dan Iran di Swiss

June 21, 2026
Starbucks Korea Tutup Semua Gerai Usai Kontroversi Kampanye Promosi

Rayakan HUT Jakarta, Tarif MRT Hanya Rp1 Selama Tiga Hari

June 22, 2026
YLKI Soroti Pemadaman Listrik Bergilir 2026, Minta Hak Konsumen dan Kompensasi Dipenuhi

YLKI Soroti Pemadaman Listrik Bergilir 2026, Minta Hak Konsumen dan Kompensasi Dipenuhi

June 21, 2026
Gempa Dangkal Magnitudo 3,5 Terjadi di Pacitan 2026, Warga Diminta Tetap Tenang

Gempa Dangkal Magnitudo 3,5 Terjadi di Pacitan 2026, Warga Diminta Tetap Tenang

June 21, 2026
Mandiri Jogja Marathon 2026

Mandiri Jogja Marathon 2026

June 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved