• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Mengubah Panas Bumi Menjadi Kehidupan: Inovasi PGE Tingkatkan Ekonomi Petani Kopi Kamojang

Muh. Abdi Sesardiman by Muh. Abdi Sesardiman
August 11, 2025
in Industri
0
Mengubah Panas Bumi Menjadi Kehidupan: Inovasi PGE Tingkatkan Ekonomi Petani Kopi Kamojang

JAKARTA, Cobisnis.com – Masyarakat Kamojang, yang selama ini mengandalkan kopi sebagai mata pencaharian utama, kini merasakan angin segar berkat inovasi berkelanjutan dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). Dengan memanfaatkan kekayaan energi panas bumi yang melimpah, PGE sukses menerapkan pendekatan ekonomi sirkular yang tidak hanya meningkatkan produktivitas petani, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan.

Selama bertahun-tahun, petani kopi Kamojang menghadapi tantangan berat, terutama dalam proses pengeringan yang memakan waktu lama dan rentan terhadap cuaca, serta tingginya biaya pupuk kimia. Namun, kendala ini kini teratasi dengan hadirnya dua inovasi berbasis panas bumi:

Geothermal Coffee Process (GCP): Teknologi ini menggunakan uap panas bumi untuk mempercepat proses pengeringan biji kopi. Jika sebelumnya pengeringan bisa memakan waktu hingga 45 hari, kini hanya butuh 3 hingga 10 hari. Hasilnya, kopi Kamojang memiliki kualitas yang lebih konsisten dan cita rasa yang unik, bahkan berhasil menembus pasar internasional seperti Jepang dan Jerman. Inovasi ini diakui sebagai yang pertama di dunia.

Geothermal Organic Fertilizer (GeO-Fert): Inovasi ini mengubah limbah pertanian dan rumah tangga menjadi pupuk organik berkualitas tinggi. Dengan memanfaatkan uap panas bumi bersuhu 60–70 derajat Celsius, proses fermentasi yang biasanya lama kini dapat diselesaikan dalam 12 jam. Program ini telah menghasilkan 28,8 ton pupuk kering per tahun yang dimanfaatkan oleh lebih dari 160 petani lokal, mengurangi biaya produksi secara signifikan.

Dampak Positif yang Terukur dan Berkelanjutan

Inisiatif ini telah membawa perubahan nyata bagi masyarakat Kamojang. Produksi kopi melonjak dari 5 kuintal pada tahun 2018 menjadi 30 ton pada tahun 2024. Pendapatan petani pun meningkat drastis, dengan penjualan green bean naik dari Rp250 juta menjadi Rp560 juta per tahun.

Keberhasilan program ini juga tercermin dari analisis Social Return on Investment (SROI) yang diverifikasi oleh UGM, yang menunjukkan bahwa setiap Rp1 yang diinvestasikan menghasilkan dampak sosial dan ekonomi sebesar Rp3,13. Ini membuktikan program tersebut bukan hanya efisien, tetapi juga sangat bermanfaat bagi masyarakat, dengan potensi manfaat ekonomi mencapai Rp6,3 miliar di masa depan.

Selain keuntungan ekonomi, program ini juga berkontribusi besar terhadap lingkungan dengan mengurangi emisi karbon hingga 20.000 ton CO₂ per tahun dan mendaur ulang lebih dari 1,2 ton sampah organik. Inovasi ini menjadi model nyata dari praktik ekonomi sirkular yang berhasil, dan telah mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi.

Keberhasilan di Kamojang menunjukkan bahwa energi panas bumi dapat dimanfaatkan lebih dari sekadar listrik. Seperti diungkapkan Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, pemanfaatan energi bersih dapat secara langsung menyentuh dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka peluang usaha baru sambil menjaga lingkungan. PGE berencana untuk mereplikasi keberhasilan ini di wilayah kerja lainnya, sebagai komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi yang adil dan inklusif.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comInovasi PGEKopi KamojangPanas bumipetani

Related Posts

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

September 15, 2026
Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

September 15, 2026
Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat storytelling dari Kuliner Khas Aceh

Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat Storytelling Kuliner Khas Aceh

September 15, 2026
Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved