• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bank Mandiri: Akselerasi Ekonomi 2025 Butuh Penguatan Sinergi Fiskal Dan Moneter Untuk Menghadapi Resiko Dinamika Global Yang Menantang

Muh. Abdi Sesardiman by Muh. Abdi Sesardiman
May 19, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Bank Mandiri: Akselerasi Ekonomi 2025 Butuh Penguatan Sinergi Fiskal Dan Moneter Untuk Menghadapi Resiko Dinamika Global Yang Menantang

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Indonesia memasuki tahun 2025 dengan ketahanan yang tetap solid di tengah dinamika global yang menantang. Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, menilai perlambatan pada kuartal I 2025 mencerminkan fase normalisasi menuju pola pertumbuhan yang lebih sehat dan seimbang.

Hal ini terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 4,87% pada triwulan I 2025, sedikit lebih rendah jika dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatatkan 5,02%. Menurut hasil riset Tim Ekonom Bank Mandiri, kondisi ini dipengaruhi oleh efek basis tinggi pada 2024 serta sinyal awal perlambatan investasi domestik pascapemilu.

Tekanan eksternal meningkat seiring kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang cenderung agresif melalui tarif resiprokal. Ketidakpastian ini memicu gejolak pasar keuangan dan memengaruhi proyeksi pertumbuhan global yang diturunkan IMF dari 3,3% menjadi 2,8%.

Kendati demikian, konsumsi rumah tangga tetap tumbuh 4,89% meski sedikit lebih rendah dari triwulan IV 2024. Momentum Idulfitri 2025 menurut Andry, tetap menjadi pendorong, meski masyarakat mulai menunjukkan kecenderungan memperbesar alokasi untuk tabungan.

Pada saat yang sama, inflasi tahunan hingga April 2025 tercatat 1,95%, mencerminkan kondisi harga yang terkendali. Menurut Andry, normalisasi tarif listrik usai program subsidi menjadi penyumbang utama kenaikan terbatas tersebut.

Meski begitu, laju nilai tukar rupiah sempat menghadapi tekanan cukup besar sepanjang 2025 akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dan penguatan dolar AS. “Fluktuasi ini perlu direspons dengan kebijakan stabilisasi yang terukur dan terkoordinasi. Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 4,93% sepanjang 2025,” ungkap Andry dalam Mandiri Economic Outlook Q2 2025 bertajuk Building Resillience in the Midst of Global Turbulence di Jakarta, Senin (19/5).

Andry menambahkan, peluang akselerasi tetap terbuka melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang efektif dalam menjaga daya beli dan mendorong investasi. Hal ini dapat diukur lewat sektor pertanian yang menunjukkan kinerja impresif, didorong program intensifikasi seperti pompanisasi dan distribusi pupuk. Peningkatan produktivitas juga diharapkan melalui langkah ekstensifikasi, termasuk pembukaan lahan baru secara terencana.

“Sektor-sektor terkait mobilitas, seperti transportasi, perhotelan, informasi dan komunikasi, serta hiburan, terus menopang pertumbuhan. Pergeseran gaya hidup menuju konsumsi berbasis pengalaman mendorong perputaran ekonomi di sektor jasa,” ungkapnya.

Dia juga menilai, harga komoditas yang masih relatif tinggi tetap memberikan kontribusi positif terhadap ekspor dan pendapatan perusahaan. “Meski terjadi koreksi harga, margin masih berada dalam level wajar dan mendukung stabilitas sektor eksternal,” imbuh Andry.

Menurut analisa Tim Ekonom Bank Mandiri, kebijakan moneter Bank Indonesia diperkirakan tetap akomodatif sepanjang 2025, dengan ruang pelonggaran terbuka selama stabilitas harga dan nilai tukar terjaga. Di sisi lain, akselerasi realisasi belanja pemerintah akan menjadi bantalan penting menghadapi ketidakpastian global.

Lebih lanjut dari sisi daya beli, riset Mandiri Spending Index (MSI) hingga 11 Mei 2025 mencatat level 257,9 poin, mencerminkan pemulihan belanja masyarakat pasca-Lebaran. Libur Hari Buruh dan Waisak menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan konsumsi masyarakat, terutama pada kategori transportasi dan perjalanan.

“Belanja masyarakat tercatat naik signifikan di awal Mei, meski kemudian mengalami normalisasi wajar. Provinsi tujuan wisata seperti DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur mencatat kenaikan tertinggi selama periode libur panjang,” imbuh Andry

Sementara itu hingga periode kuartal I 2025, fungsi intermediasi perbankan menunjukkan moderasi dengan pertumbuhan kredit 9,16% pada Maret 2025 secara industri. Meski demikian, likuiditas menjadi lebih ketat dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 4,75% dan LDR yang naik menjadi 88%

Di sisi lain, Bank Mandiri tetap mencatat kinerja solid, dengan kredit konsolidasi mencapai Rp1.672 triliun atau tumbuh 16,5%. Fokus pembiayaan diarahkan ke sektor konstruksi, energi, makanan dan minuman, serta sektor padat karya yang resilien.

Transformasi digital terus menjadi pendorong utama pertumbuhan. Pengguna Livin’ by Mandiri mencapai 30,7 juta, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,1 miliar dan nilai transaksi Rp1.070 triliun, meningkat masing-masing 30% dan 16%. Kopra by Mandiri mencatat volume transaksi 349 juta dengan nilai mencapai Rp6.000 triliun, tumbuh 23%.

Total volume transaksi digital Bank Mandiri mencapai Rp7.066 triliun hingga Maret 2025, naik 21,9% YoY. Efisiensi operasional juga meningkat, dengan rasio biaya terhadap pendapatan (Cost to Income Ratio/CIR) terjaga di level 38,2%

Strategi digitalisasi dan efisiensi operasional berhasil mendukung kinerja positif di tengah tantangan eksternal. Hasilnya, Bank Mandiri berhasil mencatat peningkatan pendapatan non-bunga sebesar 17,3% menjadi Rp11,24 triliun, yang berasal dari pertumbuhan transaksi digital, layanan trade finance, treasury, serta pengelolaan dana.

Hal ini juga mendukung sisi pendanaan Bank Mandiri yang mencatat total Dana Pihak Ketiga konsolidasi tumbuh 11,2% menjadi Rp 1.748 triliun, dengan dana murah CASA meningkat 8,89% dan komposisi CASA secara bank only mencapai 77,1%.

Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio Non Performing Loan, secara bank only di level 1,01% per Maret 2025. Hal ini berdampak pada penurunan biaya kredit menjadi 0,71%, dari 0,99% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Source: Muh. Abdi Sesardiman
Via: Muh. Abdi Sesardiman

Related Posts

Gajah Sumatera Lisa melahirkan anak jantan di camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo. Anak gajah lahir sehat dengan berat 129 kg.

Gajah Lisa Lahirkan Anak Jantan di Tesso Nilo

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabar bahagia datang dari camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan, Riau, setelah gajah Sumatera...

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

by Hidayat Taufik
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) menggelar aksi di depan...

Kacang Kenari - pexels/Engin Akyurt

Ketahui Manfaat Makan Kacang Kenari untuk Kesehatan Otak

by Chodijah Febriani
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Disebut sebagai 'makanan otak' kacang kenari merupakan sumber dari begitu banyak nutrisi yang dikenal dapat mendukung kesehatan...

Zinedine Zidane memberikan pujian khusus kepada Michael Olise dan Rayan Cherki setelah tampil bersama Timnas Prancis di UEFA Nations League.

Zidane Sanjung Dua Bintang Timnas Prancis

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelatih Timnas Prancis, Zinedine Zidane, memberikan pujian khusus kepada dua pemainnya, Michael Olise dan Rayan Cherki, setelah...

Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

by Rizki Meirino
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai transaksi produk fesyen di TikTok Shop by Tokopedia meningkat 70% pada Semester I 2026 dibandingkan periode...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

September 28, 2026
Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

September 28, 2026
Saham Dell Melonjak, Kekayaan Michael Dell Naik US$11 Miliar

Saham Dell Melonjak, Kekayaan Michael Dell Naik US$11 Miliar

September 28, 2026
Gajah Sumatera Lisa melahirkan anak jantan di camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo. Anak gajah lahir sehat dengan berat 129 kg.

Gajah Lisa Lahirkan Anak Jantan di Tesso Nilo

September 29, 2026
Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

September 29, 2026
Kacang Kenari - pexels/Engin Akyurt

Ketahui Manfaat Makan Kacang Kenari untuk Kesehatan Otak

September 29, 2026
Zinedine Zidane memberikan pujian khusus kepada Michael Olise dan Rayan Cherki setelah tampil bersama Timnas Prancis di UEFA Nations League.

Zidane Sanjung Dua Bintang Timnas Prancis

September 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved