• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ajak Masyarakat Lindungi Rahasia Data Pribadi, BSI Gelar Kampanye “Jagalah Hati, Jaga Data Diri

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
April 12, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ajak Masyarakat Lindungi Rahasia Data Pribadi, BSI Gelar Kampanye “Jagalah Hati, Jaga Data Diri

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menggencarkan edukasi dan literasi untuk meningkatkan kesadaran nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai potensi ancaman kejahatan keuangan di era digital, khususnya terkait keamanan data diri. Lewat kampanye “Jagalah Hati, Jaga Data Diri”, BSI mengajak nasabah dan masyarakat untuk lebih sadar menjaga kerahasiaan data pribadi dalam setiap transaksi.

SEVP Branding and Communication BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, kampanye “Jagalah Hati, Jaga Data Diri” lahir dari kesadaran akan semakin canggihnya kejahatan di dunia digital perbankan. Dirinya menyebut transaksi digital berpotensi besar untuk disusupi oleh para pelaku kejahatan, dan data pribadi adalah pertahanan terakhir nasabah untuk menghindari upaya penipuan yang mereka lakukan.

“Dalam dunia digital, keamanan data menjadi salah satu perhatian utama. Lewat “Jagalah Hati, Jaga Data Diri”, BSI mengajak nasabah untuk melihat data mereka sebagai sesuatu yang bersifat pribadi dan sangat berharga. Konsep ini mengingatkan kita bahwa keamanan data tidak hanya soal keandalan teknologi, tetapi juga tentang menjaga informasi yang sangat penting dan pribadi sebagai kunci pada proses otentifikasi sebagai langkah verifikasi untuk memastikan bahwa hanya pemilik akunlah yang mengakses transaksi” katanya.

Dia menambahkan, “Jagalah Hati, Jaga Data Diri” adalah konsep yang menggabungkan nilai spiritual dengan topik yang sangat relevan dan penting di dunia digital saat ini, yaitu keamanan data pribadi. Lebih jauh, BSI tidak hanya berbicara tentang produk atau layanan, tetapi juga ingin membangun hubungan emosional yang lebih erat dengan semua nasabah dan meningkatkan literasi tentang pentingnya menjaga data pribadi.

“BSI ingin memberikan makna lebih besar tentang menjaga hal-hal yang paling berharga dalam hidup kita, baik itu data pribadi maupun nilai-nilai dalam hidup semua nasabah,” ucapnya.

BSI sendiri sudah mendapatkan izin dari Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym selaku pemilik lagu Jagalah Hati. Lagu tersebut pula yang menjadi nilai moral serta spiritual bagi BSI untuk terus mengedukasi nasabah dan masyarakat tentang ancaman penipuan dan pentingnya menjaga data pribadi. Apalagi, lanjut Erwan, lagu Jagalah Hati sudah dikenal luas oleh seluruh lapisan masyarakat dan memiliki arti yang sangat mendalam.

“Dengan latar belakang tersebut, kampanye “Jagalah Hati, Jaga Data Diri” tidak hanya berfokus pada peningkatan kesadaran tentang pentingnya menjaga data, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menghadapi era digital,” tuturnya.

Salah satu langkah pertama agar tidak terkena kejahatan keuangan saat bertransaksi digital adalah dengan mengetahui modus penipuan yang mengincar data pribadi dan langkah-langkah pencegahannya.

Sejumlah modus penipuan yang perlu dikenal dan diwaspadai oleh masyarakat antara lain adalah phishing melalui email. Phising merupakan penipuan yang mengarahkan korban ke situs palsu untuk mencuri data pribadi.

Kemudian, penipuan melalui SMS yang mengatasnamakan Bank, yang meminta konfirmasi transaksi  dengan menyertakan link palsu untuk meminta data _credential_ seperti PIN, nama ibu kandung, nomor kartu, exp date, CVV/CVC, nomor handphone, dan OTP.

Selain itu, penipuan melalui telepon/whatsapp palsu mengaku petugas resmi. Dalam modus ini, pelaku mengaku sebagai petugas bank atau instansi lain untuk meminta konfirmasi transaksi dengan meminta data-data pribadi dan credential kartu serta OTP.

Modus lainnya, situs palsu mirip laman resmi. Penipu membuat website palsu yang menyerupai situs resmi untuk menipu korban.

Termasuk penipuan menggunakan surat palsu. Pelaku mengirimkan surat resmi namun palsu kepada korban, yang isinya meminta pembayaran atau data pribadi.

Tidak kalah penting, wi-fi publik dan malware. Dia mengingatkan tingginya risiko menggunakan jaringan wi-fi publik yang tidak aman.

“Penting sekali bagi seluruh masyarakat di era sekarang ini, untuk mengenali modus-modus tersebut sehingga lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga keamanan diri kita,” ujarnya.

Dia menekankan, pentingnya menjaga kerahasiaan data seperti PIN, nama Ibu Kandung, nomor kartu, password, exp date, CVV/CVC dan OTP (One-Time Password) serta memastikan tidak ada pihak lain yang mengakses akun nasabah. Selalu mengecek kebenaran informasi melalui BSI Call 14040, website www.bankbsi.co.id dan sosial media BSI di Instagram, Twitter dan Facebook @banksyariahindonesia.

Agar terhindar dari modus penipuan nasabah juga dianjurkan untuk tidak membuka link mencurigakan apapun yang diterima melalui SMS/whatsApp, e-mail,  atau media lainnya yang meminta data pribadi/kartu, beserta kode OTP. Cek kembali nomor pengirim pesan atau penelpon, pastikan resmi dan asli dari pihak BSI.

BSI juga berkolaborasi dengan pihak berwenang dan lembaga terkait lainnya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan digital di sektor perbankan. Erwan menghimbau kepada nasabah untuk melindungi data, menjaga keamanan finansial dan selalu memastikan info yang diterima adalah informasi yang valid. Melalui upaya berkelanjutan ini, Erwan berharap BSI dapat berkontribusi aktif menciptakan pengalaman perbankan yang lebih aman dan nyaman, serta mendukung pengembangan sektor keuangan yang lebih inklusif dan bebas dari ancaman kejahatan keuangan digital.

Tags: BSIcobisnis.comKampanye lindungi rahasia

Related Posts

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan proporsi panggilan spam tertinggi di Asia Pasifik. Laporan perusahaan keamanan...

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemampuan mengendalikan emosi memengaruhi cara seseorang menghadapi masalah, merespons tekanan, hingga berinteraksi dengan orang lain. Ketika perasaan...

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keyakinan mengenai kehidupan setelah kematian masih dianut oleh banyak masyarakat di Asia. Namun, tingkat kepercayaan terhadap keberadaan...

Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

Lereng Gunung Lawu Terbakar, Petugas Hadapi Kendala Pemadaman

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 244 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah....

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

by Hidayat Taufik
October 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengadakan jamuan makan malam bersama Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia, Denis Manturov, dan delegasinya...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Meta Rilis Muse Spark Open, AI untuk Mac Apple

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

October 17, 2026
10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

October 18, 2026
Ilustrasi Suplemen - pexels/Ready Made

Kapan Waktu Terbaik Konsumsi Probiotik?

October 18, 2026
Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

October 18, 2026
Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

Seberapa Yakin Orang Asia pada Akhirat? Ini Peringkat Indonesia

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved