• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Krisis Baja China Berpotensi Tingkatkan Dumping Produk Baja ke Indonesia

Saeful Imam by Saeful Imam
October 2, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Krisis Baja China Berpotensi Tingkatkan Dumping Produk Baja ke Indonesia

Indonesia bisa menjadi tempat buangan baja china

JAKARTA, COBISNIS.COM – Krisis baja di China diprediksi dapat meningkatkan risiko Indonesia menjadi target ‘pembuangan’ baja yang tidak terserap dari negara tersebut. Berdasarkan laporan Bloomberg, pada semester pertama tahun ini, hampir tiga perempat produsen baja di China mengalami kerugian dan kebangkrutan. Beberapa perusahaan besar seperti Xinjiang Ba Yi Iron & Steel Co, Gansu Jiu Steel Group, dan Anyang Iron & Steel Group juga terdampak.

Penurunan permintaan baja di dalam negeri dianggap sebagai penyebab utama krisis ini, mendorong China untuk meningkatkan ekspor ke negara lain. Langkah ini dinilai dapat memperbesar praktik dumping baja China ke Indonesia. Dumping sendiri merupakan praktik perdagangan tidak sehat, di mana suatu negara menjual produknya di luar negeri dengan harga lebih murah daripada di pasar domestik, yang pada akhirnya berpotensi menekan industri baja dalam negeri.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mencatat peningkatan produksi baja dari China dalam beberapa bulan terakhir. Namun, Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, berharap situasi ini tidak memberikan dampak negatif bagi industri baja di Indonesia. Menurutnya, Kemenperin terus berupaya melindungi industri dalam negeri agar tetap kompetitif di pasar domestik dan internasional.

Febri menyampaikan bahwa pihaknya telah memantau kelebihan pasokan produk dari China, termasuk baja, elektronik, tekstil, dan keramik. Meskipun demikian, ia berharap bahwa oversupply tersebut tidak membebani industri dalam negeri.

Saat ditanya tentang kemungkinan penerapan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) untuk menghalau impor baja dari China, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menjelaskan bahwa penerapan BMAD mungkin dilakukan. Namun, Kemenperin tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan aturan tersebut secara langsung.

Reni menjelaskan bahwa meskipun BMAD dapat diterapkan, proses penyelidikan terkait praktik dumping memerlukan waktu yang cukup lama. Selain itu, meski BMAD diberlakukan, jika pengawasannya kurang ketat, impor baja tetap sulit dibendung. Ia juga menambahkan bahwa penerbitan peraturan BMAD hanya bisa dilakukan oleh Kementerian Keuangan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK), sehingga diperlukan koordinasi antara Kemenperin dan Kementerian Keuangan.

Berdasarkan data dari Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) Kementerian Perdagangan, terdapat beberapa kasus impor baja yang melibatkan China, termasuk dalam proses Sunset Review terkait Baja Lembaran dan Gulungan Canai Panas atau Hot Rolled Coil (HRC). Saat ini, beberapa produk baja asal China telah dikenakan BMAD dengan tarif berkisar antara 6% hingga 26%.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download samsung firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: dumping bajakrisis baja chinaproduk baja china

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

Must Eat Hadir, Bantu Pengguna Temukan Kuliner Favorit

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved