• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ini Biang Keladi Perlambatan Ekonomi Indonesia Menurut BPS

Saeful Imam by Saeful Imam
February 6, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Ini Biang Keladi Perlambatan Ekonomi Indonesia Menurut BPS

Ini analisa BPS terkait mengapa ekonomi indonesia melambat

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 mencapai 5,05 persen. Meskipun masih menunjukkan pertumbuhan positif, angka ini menandakan perlambatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 5,31 persen.

Perlambatan ini terjadi seiring dengan penurunan laju beberapa sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Dilihat dari segi komponen pengeluaran, pertumbuhan ekonomi yang berasal dari konsumsi rumah tangga dan perdagangan internasional mengalami perlambatan.

BPS mencatat bahwa konsumsi rumah tangga, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional, tumbuh sebesar 4,82 persen. Angka pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 4,94 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekspor melambat menjadi 1,32 persen. Perlambatan ini dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas ekspor unggulan Indonesia dan penurunan aktivitas perekonomian global.

“Penurunan tren harga komoditas ekspor yang menjadi unggulan Indonesia terus berlanjut pada tahun 2023, seperti harga komoditas CPO dan batu bara,” ucap Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/2/2024).

Sementara itu, jika dilihat dari segi lapangan usaha, sektor-sektor utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi juga mengalami perlambatan. Sektor industri pengolahan, yang berkontribusi sebesar 18,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tumbuh lebih lambat dari 4,89 persen menjadi 4,64 persen.

Demikian pula, sektor perdagangan yang berkontribusi sebesar 12,94 persen terhadap PDB mengalami perlambatan dari 5,52 persen menjadi 4,85 persen. Sektor pertanian, dengan kontribusi 12,94 persen, hanya tumbuh sebesar 1,3 persen.

“Produksi ekonomi tahun 2023 didorong oleh industri manufaktur, perdagangan, dan transportasi, dengan perlambatan sedikit dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Amalia.

Meskipun mengalami perlambatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,05 persen tetap merupakan prestasi yang signifikan. Terutama mengingat kondisi perekonomian global yang mengalami perlambatan, disertai dengan pelemahan aktivitas perdagangan dunia.

“Dalam konteks perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas unggulan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di angka 5,05 persen,” tambah Amalia.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: ekonomi indonesia melambatkenapa ekonomi melambatpenyebab perlambatan ekonomi

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

October 29, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

ASABRI Edukasi Prajurit TNI dan Keluarga di Banjarmasin

October 29, 2026
CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

CIO Danantara Pandu Sjahrir Tercatat Punya Saham di Broker Tersanksi

October 29, 2026
OJK Respons Penilaian MSCI, Reformasi Pasar Modal Indonesia Terus Dipercepat

Kasus Dana PT DSI Berlanjut, OJK Telusuri Aset Pemegang Saham dan Pengurus

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Pecat 33 Pejabat Tinggi dalam Pembersihan Besar-besaran

October 30, 2026
Kadin Respons Pajak Pembalut, Anindya Bakrie Singgung Insentif Investasi

Kadin Respons Pajak Pembalut, Anindya Bakrie Singgung Insentif Investasi

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

China Tuduh Filipina Halangi Menteri Pertahanan Hadiri Pertemuan ASEAN

October 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved