• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pemerintah Berencana Mempercepat Impor Beras untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran

Saeful Imam by Saeful Imam
January 21, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Pemerintah Berencana Mempercepat Impor Beras untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran

Pemerintah akan impor beras untuk kebutuhan ramadan

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah telah memulai persiapan pemenuhan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini melalui rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi pada Kamis (18/1). Keputusan untuk mempercepat carry over impor beras tahun 2023 menjadi tahun ini diumumkan oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.

Zulkifli menyatakan bahwa keputusan untuk mempercepat impor beras sudah diambil tahun lalu, namun pelaksanaannya ditunda hingga tahun 2024, yaitu sebanyak 600.000 ton beras. Keterlambatan impor disebabkan oleh proses bongkar muat di pelabuhan.

Langkah percepatan impor ini terkait dengan persiapan kebutuhan untuk Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjelang Ramadan dan Lebaran 2024, dengan beras menjadi fokus perhatian pemerintah dari segi harga dan ketersediaan menjelang perayaan keagamaan.

Tambahan impor sebesar 2 juta ton juga direncanakan untuk tahun ini, selain 600.000 ton beras impor carry over dari tahun sebelumnya. Zulkifli mengatakan, “Selain 600.000, ada tambahan 2 juta ton.”

Menteri Perdagangan Zulkifli juga menginformasikan bahwa stok jagung pakan sedang disiapkan untuk menghadapi momen Ramadan dan Lebaran tahun ini, dengan stok jagung pakan berkaitan dengan fluktuasi harga telur dan daging ayam.

Menurutnya, El Nino membuat beras dan jagung menjadi komoditas rawan yang harus dipersiapkan stoknya menjelang Ramadan dan Lebaran. “Meskipun masih lama hingga Idul Fitri, persediaan hari ini sudah mulai dibahas. Oleh karena itu, persiapan untuk beras dan bahan pokok lainnya dilakukan dari sekarang meskipun perayaan Lebaran masih jauh,” ujar Zulkifli.

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) atau National Food Agency, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa berdasarkan kerangka sampel area yang dikeluarkan oleh BPS pada Januari dan Februari, terdapat defisit persediaan beras nasional sekitar 2,8 juta ton akibat dampak dari El Nino. Oleh karena itu, program impor beras akan dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2024 sebelum panen raya.

Arief menjelaskan, “Tahun lalu Presiden sudah menyetujui importasi dua juta ton beras. Syaratnya adalah harga di tingkat petani tetap dijaga seperti saat ini. Importasi ini diharapkan dapat menutupi defisit sekitar 2,8 juta ton pada bulan Januari-Februari akibat El Nino, dengan menggunakan stok carryover 2023 dan impor yang masuk di tahun 2024.”

Rencananya, impor akan didatangkan dari Vietnam dan Thailand, sementara tindak lanjut rencana impor dari China juga akan diupayakan. “Kami melaporkan bahwa akan melakukan tindak lanjut terhadap rencana impor dari China, Thailand, dan Vietnam. Namun, catatan penting bahwa impor harus masuk sebelum panen raya,” tambah Arief.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download lava firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: impor beras kebutuhan ramadanimpor beras pemerintahpemerintah impor beras

Related Posts

Stabilkan Harga, Pemerintah Putuskan Impor Beras 1,6 Ton

Stabilkan Harga, Pemerintah Putuskan Impor Beras 1,6 Ton

by Saeful Imam
February 15, 2024
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keputusan untuk mengimpor 1,6 juta ton beras dalam waktu dekat telah diambil oleh pemerintah, sebagai respons terhadap...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

July 15, 2026
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved