• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Musim Mas Fasilitasi Penjualan Kredit RSPO Senilai Rp 20 Milyar untuk Petani Swadaya Binaannya

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
November 23, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Musim Mas Fasilitasi Penjualan Kredit RSPO Senilai Rp 20 Milyar untuk Petani Swadaya Binaannya

Jakarta, Cobisnis.com – Musim Mas Group, salah satu perusahaan kelapa sawit terintegrasi terbesar di dunia, hari ini memfasilitasi penyerahan kredit RSPO secara simbolis kepada petani sawit swadaya senilai Rp20.318.319.713. Musim Mas menjembatani penjualan kredit tersebut kepada mitra perusahaan melalui RSPO PalmTrace, sebuah platform yang menghubungkan penjual dan pembeli minyak kelapa sawit tersertifikasi RSPO yang dapat dilacak. Para petani swadaya tersebut merupakan peserta program Training for Smallholders Musim Mas dan telah berhasil mendapatkan sertifikasi RSPO. Sebanyak 4.586 petani swadaya dengan cakupan lahan seluas 11.011,43 hektar tersebut juga tergabung di dalam enam Asosiasi Pekebun Sawit Inisiasi Musim Mas yang berlokasi di Sumatera Utara, Riau dan Kalimantan. Jika digabungkan, total penjualan RSPO Kredit sejak 2020 adalah sebesar Rp39 Milyar, dan tahun ini merupakan penjualan tertinggi (Rp1,47 M tahun 2020, Rp.6,24 M tahun 2021, dan Rp. 10,98 M tahun 2022).

Mahatma Windrawan, Deputi Direktur untuk Transformasi, RSPO, mengungkapkan, “Untuk jangka panjang ke depan, kesejahteraan produsen maupun petani, hanya dapat diperoleh bila kelapa sawit diproduksi secara berkelanjutan. Sertifikasi RSPO yang menerapkan prinsip dan kriteria keberlanjutan yang ketat, memungkinkan produk sawit Indonesia masuk di pasar dunia. Kami sangat mengapresiasi Musim Mas yang telah menjalankan Program Pemberdayaan Petani Swadaya dengan penuh dedikasi, sehingga para petani swadaya yang dibina dan didampingi dapat menerapkan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan.” Menurut Windrawan, jumlah petani swadaya tersertifikasi naik setiap tahun, yang membuktikan semangat industri kelapa sawit untuk menjadi lebih berkelanjutan. Akhir tahun 2022 saja, jumlah petani swadaya yang telah tersertifikasi RSPO sebanyak 15.485 petani, yang mencakup lahan seluas 35.706 hektar, di mana hampir sepertiga dari petani tersebut adalah petani yang dibina dan didampingi oleh Musim Mas.

Sebagai perusahaan kelapa sawit terintegrasi, sustainable palm oil sudah menjadi bagian utama dalam strategi bisnis Musim Mas. Kebijakan untuk keberlanjutan ini diwujudkan melalui komitmen No Deforestation, No Peat, and No Exploitation; tidak hanya untuk operasional perusahaan, namun juga bagi pemasok dan kontraktor yang bekerja sama dengannya. Untuk itu, Musim Mas selalu berusaha untuk memenuhi standar keberlanjutan yang paling ketat, agar dapat memastikan operasionalnya selalu mematuhi standar, skema, dan tolok ukur sertifikasi kelapa sawit terkemuka, di antaranya sertifikasi RSPO. Tahun 2019, Musim Mas menjadi perusahaan kelapa sawit pertama yang tersertifikasi RSPO secara global, dan dua tahun berikutnya, 2021, Musim Mas sudah 100% tersertifikasi RSPO untuk pabrik yang terintegrasi.

Salah satu fokus kebijakan untuk keberlanjutan Musim Mas adalah meningkatkan taraf hidup petani, pekerja, dan masyarakat. Di Indonesia, petani swadaya mengelola sekitar 41% dari total lahan perkebunan sawit yang ada, dan menyumbang 35% dari produksi minyak sawit negara. Namun, sebagian besar dari mereka masih terkendala dalam menerapkan praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan, hasil kebun yang sedikit, tidak memiliki akses finansial, dan pasar. Melalui program Training for Smallholders, Musim Mas memberikan pelatihan dan pendampingan dengan menggunakan modul berdasarkan empat pilar Prinsip dan Kriteria RSPO, yaitu Lingkungan, Manajemen Bisnis, Sosial dan Tantangan lain, yang dapat meningkatkan produksi petani dengan lahan yang ada, dan mendorong sertifikasi agar dapat mengakses pasar global.

Ketua Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Labuhanbatu, Sumatera Utara, Syahrianto, menyampaikan, “Program pelatihan petani swadaya Musim Mas mengharuskan kami untuk benar-benar menerapkan praktik-praktik berkebun yang baik dan benar. Tidak mudah, namun setelah dijalani, memberikan hasil panen yang lebih banyak dan bagus. Kami juga didorong untuk mengikuti program sertifikasi RSPO, sehingga kami bisa mendapat kredit RSPO ini.” Lebih lanjut, Syahrianto berharap program pelatihan ini bisa diterapkan lebih luas lagi, sehingga lebih banyak petani swadaya yang dapat menerapkan sawit berkelanjutan.

Rudman Simanjuntak, Independent Smallholders Manager, Musim Mas Group menjelaskan dalam media workshop bertajuk “Memahami Sertifikasi dan Kredit RSPO: Tingkatkan Kesejahteraan Petani Swadaya dalam Industri Sawit Berkelanjutan” ini bahwa, “Bagi kami, petani swadaya adalah kunci untuk industri kelapa sawit di Indonesia yang berkelanjutan, sehingga pemberdayaan petani menjadi prioritas kami untuk ke depannya. Bila para petani swadaya kelapa sawit dapat menerapkan praktik-praktik perkebunan yang berkelanjutan, ditambah dengan sertifikasi, maka kami percaya industri kelapa sawit Indonesia bisa lebih bersaing di pasar global. Sejalan dengan hal tersebut, kesejahteraan petani swadaya juga akan lebih baik melalui peningkatan hasil panen dan akses pasar. Kami berharap Anda dapat lebih memahami komitmen para petani terhadap produksi berkelanjutan, yang bermanfaat bagi negara Indonesia dan masyarakatnya.”

Musim Mas telah menjalankan Program Pemberdayaan Petani Swadaya sejak tahun 2015. Saat ini, program pemberdayaan melalui pelatihan untuk petani tersebut memiliki dua pendekatan, yaitu Training for Smallholders yaitu program pelatihan petani secara langsung, dan Training for Trainers: Smallholders Hub yaitu program pelatihan untuk Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), yang akan diteruskan kepada petani swadaya di masing-masing lokasi. Program ini telah melibatkan lebih dari 42.900 petani swadaya, dan dijalankan di enam provinsi di Indonesia. Melalui komitmennya yang kuat terhadap dampak dan perubahan positif pada petani swadaya, Musim Mas Group dan Gabungan Asosiasi Pekebun Sawit Inisiasi Musim Mas (GAPSIMA) dianugerahi penghargaan Smallholders Impact Program dalam RSPO Excellence Awards tahun 2022 dan 2023.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comminyak sawitMusim Mas

Related Posts

Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

by Zahra Zahwa
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Arsitek modern kini tidak hanya merancang bentuk bangunan. Mereka juga menyusun cara orang bergerak, berinteraksi, dan merasakan...

Auto Draft

FIFA Perkuat Dukungan untuk Gianni Infantino Setelah Pertemuan Darurat di Maroko

by Zahra Zahwa
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – FIFA menyatakan dukungan kepada Presiden Gianni Infantino meski desakan agar ia mundur terus bermunculan. Dukungan itu muncul...

Inspeksi Alpukat di Michoacán Ditangguhkan, Pasokan ke AS Berisiko Melambat

Inspeksi Alpukat di Michoacán Ditangguhkan, Pasokan ke AS Berisiko Melambat

by Zahra Zahwa
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat menghentikan sementara aktivitas pemerintah di negara bagian Michoacán, Meksiko, pada Rabu. Keputusan itu diambil...

iOS 27 Dual Capture FaceTime

iOS 27 Hadirkan Dual Capture di FaceTime, iPhone 17 Bisa Pakai Dua Kamera Sekaligus

by Desti Dwi Natasya
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple menghadirkan pembaruan besar pada FaceTime melalui iOS 27 dengan membawa fitur Dual Capture. Fitur ini memungkinkan...

PLN

Diskon Listrik 50 Persen Kembali Hadir, PLN Gelar Promo Tambah Daya di Agustus 2026

by Desti Dwi Natasya
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program diskon listrik 50 persen Agustus 2026 melalui promo tambah daya bertajuk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

August 5, 2026
BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

August 5, 2026
Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

August 6, 2026
Persebaya Surabaya

Bernardo Tavares Akui Kekuatan Persib, Persebaya Siap Beri Perlawanan di Final Piala Presiden 2026

August 6, 2026
Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

August 6, 2026
Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

August 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved