• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BSI Terus Inisiasi Langkah Hadapi Risiko-Risiko Baru di Era Digitalisasi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
October 29, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
BSI Terus Inisiasi Langkah Hadapi Risiko-Risiko Baru di Era Digitalisasi

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) terus menginisiasi berbagai cara baru untuk terus relevan dalam menghadapi tantangan yang muncul di era digitalisasi.

Direktur Risk Management Grandis Helmi mengatakan, BSI fokus pada aspek manusia untuk menghadapi risiko dan tantangan di era digital untuk tetap relevan di tengah transformasi digital yang cepat dan menjadi bank yang mampu menghadapi risiko baru di era digitalisasi.

Grandhis menerangkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengarah ke penggunaan layanan perbankan digital. Hal itu terlihat dalam data internal perseroan yang menunjukkan bahwa pasca pandemi COVID-19, nasabah-nasabah BSI lebih memilih layanan perbankan internet dan aplikasi mobile daripada perbankan konvensional.

“Perkembangan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital akan menjadi alat utama. Untuk menjawab kebutuhan dalam melayani nasabah yang berasal dari berbagai segmen usia, BSI perlu menawarkan beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan setiap segmen,” jelas Grandis dalam pemaparan dalam seminar ISFB-ISdB di The 10th Indonesia Sharia Economic Festival, Kamis (26/10).

Grandis juga mengakui bahwa digitalisasi membawa risiko baru, seperti serangan siber dan penipuan digital. BSI telah mengidentifikasi risiko ini dan mengadopsi pendekatan pertahanan dalam tiga lapisan untuk menghadapinya, yaitu melibatkan unit bisnis, manajemen risiko independen, dan pengawasan oleh dewan komisaris.

Dalam mengatasi risiko digital, BSI telah merumuskan kategori serangan dan penipuan yang umum terjadi dan mengembangkan rencana mitigasi yang sesuai. Perseroan juga menekankan pentingnya faktor manusia dalam menjalankan strategi keamanan digital, dengan memberikan pelatihan dan pemahaman yang cukup kepada karyawan agar dapat menghadapi ancaman yang terus berkembang di dunia digital.

“Kami sangat menekankan pada manusia, karena apa pun yang telah kami lakukan, atau apa pun yang kami lakukan, seperti meningkatkan proses dan teknologi, manusia atau orang-orang lah yang akan melakukannya. Seperti dalam kasus skimming di mana korbanlah yang akan mengklik link yang pada akhirnya membawa pada kejadian kejahatan. Oleh karena itu, kita menekankan pada masyarakat bahwa kita perlu mewaspadai keamanan dan digitalisasi,” tutur Grandis.

Grandis mengatakan bahwa BSI tetap berusaha mempertahankan nilai-nilai syariah sambil menjawab tuntutan teknologi dan keamanan. Di sisi lain, BSI juga mengutamakan inovasi dan ketahanan siber sebagai bagian integral dari pelayanan kepada pelanggan dari semua usia.

Selain mendiskusikan risiko, Gradis juga menyebutkan peluang di era digitalisasi. Sejak berdiri pada 2021, di tengah masa pandemi COVID-19 dan serangkaian lockdown yang terjadi, BSI telah menegaskan dirinya sebagai bank universal yang terbuka, inklusif, dan ramah terhadap semua lapisan masyarakat tanpa memandang agama, ras, atau latar belakang.

Fokus utama BSI, kata Grandis, adalah memaksimalkan teknologi dan digitalisasi untuk mencapai masyarakat yang sebelumnya sulit dijangkau oleh layanan keuangan konvensional.

Grandis juga menyoroti upaya BSI untuk merangkul generasi milenial sebagai klien utama. Dengan populasi milenial yang mencapai sekitar 70-75 juta orang di Indonesia, BSI berkomitmen untuk menjadi pilihan bank yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka.

Salah satu nilai utama BSI adalah kompetitif, bukan hanya karena prinsip syariah, tetapi juga karena kemampuannya dalam menyediakan produk dan layanan yang sebanding dengan bank-bank profesional konvensional.

Saat ini, BSI berada di peringkat ketujuh dalam hal aset di Indonesia, dengan total aset mencapai Rp314 triliun. Mereka juga berhasil meningkatkan jumlah pelanggan dari 14 juta menjadi hampir 28 juta sejak didirikan pada Februari 2021, menjadikan BSI sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia dari segi jumlah pelanggan.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: BSIcobisnis.comEra digitalisasi

Related Posts

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendorong audit terhadap sejumlah fasilitas mewah yang menjadi sorotan...

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

Dishub DKI Buka Evaluasi Ganjil Genap, Ini Masukannya

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka kembali evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan...

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

Semeru Erupsi Empat Kali, Letusan Capai 1.300 Meter

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Minggu (27/9) pagi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar...

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

Profesor IPB Ungkap Potensi Kimpul yang Jarang Diketahui

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Umbi kimpul dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pangan lokal bernilai ekonomi. Tanaman tersebut...

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

Marc Klok Sedih Namanya Tak Masuk Skuad Garuda

by Hidayat Taufik
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

Inhealth Gelar Health & Wellness Festival 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Xi Jinping Kirim Dua Panda ke Atlanta

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gaun Olivia Rodrigo Meleleh saat Tampil

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved