• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menko Airlangga Bicara Soal Lambannya Pengembangan Blok Masela

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 25, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Menko Airlangga Bicara Soal Lambannya Pengembangan Blok Masela

JAKARTA,Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyinggung lambannya pengembangan Blok Masela, di Maluku. Ditambah lagi, untuk lapangan Abadi Blok Masela, belum ada yang menggarap proyek tersebut.

Seperti diketahui, sejak rencana pengembangan atau plan of development (PoD) disetujui pemerintah pada 16 Juli 2019, hingga kini proyek yang dikelola oleh Inpex Corporation tersebut tidak mengalami kemajuan yang signifikan.

“Kita melihat beberapa project termasuk misalnya project Masela ini kelihatannya juga mengalami keterlambatan,” ujarnya dalam 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG) 2022, di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Kamis, 24 November.

Airlangga pun meminta agar adanya pengkajian soal penyebab lambannya penggarapan Blok Masela tersebut. Jika karena regulasi, Airlangga mendorong supaya ada perbaikan-perbaikan. Begitu pun jika ditemukan masalah di sisi lain.

“Bila dipandang belum cukup mendorong pertumbuhan industri migas tentu, dibuka kemungkinan untuk melihat apakah regulasi-regulasi yang ada cukup efektif untuk menjadi mendorong. Dan bila belum efektif tentu perlu dilakukan revisi-revisi yang ke arah perbaikan,” ucapnya.

Selain itu, Airlangga juga turut menyinggung soal target produksi migas dalam negeri hingga 1 juta barel per hari di 2030 mendatang. Airlangga menilai target tersebut tak kunjung terealisasi.

“Peningkatan produksi migas di dalam negeri merupakan cita-cita kita bersama dan ini sudah dibahas sejak bertahun-tahun target 1 juta barel per day namun saat ini produksinya terus menurun,” ujarnya.

Karena itu, Airlangga pun mendorong perlu adanya langkah-langkah yang harus dilakukan oleh SKK Migas dengan situasi iklim investasi maupun insentifnya.

“Ini bisa lebih baik di samping itu juga mendorong transisi energi yang mengarah pada energi baru dan terbarukan,” jelasnya.

Airlangga menuturkan kalau pembahasan mengenai hal tersebut perlu jadi perhatian serius. Baik soal insentif fiskal maupun non-fiskal. Tujuannya agar bisa memperbaiki kondisi investasi industri hulu migas berjalan kondusif.

China hingga Malaysia Berebut Masuk
Diberitakan sebelumnya, perusahaan minyak dan gas (Migas) asal China, PetroChina Company Ltd. hingga perusahaan Migas asal Malaysia, Petronas berminat masuk Blok Masela yang berada di Kepulauan Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia. Menyusul, hengkangnya Shell yang semula ingin menggarap proyek tersebut.

Ketertarikan perusahaan China hingga Malaysia itu dibenarkan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto.

Dwi mengatakan ada sekitar 4 perusahaan yang sudah ada pembicaraan. Namun, Dwi belum mengungkap rinci siapa saja perusahaan yang berminat masuk. Soal rencana masuknya perusahaan energi ke Blok Masela, Dwi menegaskan kalau itu perlu dikomunikasikan dengan Inpex asal Jepang. Pasalnya, Inpex merupakan operator di Blok Masela.

“Cukup banyak, misalnya etlis kita mengindikasikan ada 3 atau 4 gitu ya, tapi kan masing-masing punya persyaratan sendiri-sendiri yang harus dikolaborasikan dengan inpex itu sendiri,” ujarnya di sela-sela IOG Convention 2022, di Nusa Dua, Bali, Rabu, 23 November.

Teranyar adalah perusahaan asal China, Petrochina yang dikabarkan berminat menggarap Blok Masela. Dwi mengonfirmasi kabar tersebut, termasuk kabar Petronas yang sama-sama berminat.

“(Petrochina) Termasuk. Petronas termasuk,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dwi menargetkan akhir tahun ini sudah ada keputusan final perusahaan yang masuk ke Blok Masela, mengempit 35 persen hak partisipan (participant interest) Shell.

Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Blok Maselacobisnis.comMenko Airlangga

Related Posts

Auto Draft

Saham AI Kembali Anjlok, Investor Mulai Khawatir Soal Keuntungan

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saham perusahaan kecerdasan buatan (AI) kembali tertekan setelah investor mempertanyakan besarnya investasi yang belum menghasilkan keuntungan sesuai...

Auto Draft

Astronom Temukan Asal Partikel Hantu dari Galaksi Shadow Blaster

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Astronom berhasil melacak asal sebuah neutrino berenergi tinggi hingga galaksi pembentuk bintang yang dijuluki Shadow Blaster. Temuan...

Auto Draft

Teknologi AI Ungkap Isi Papirus Kuno Korban Letusan Gunung Vesuvius

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kecerdasan buatan (AI) membantu ilmuwan membuka dan membaca sebagian isi gulungan papirus kuno yang hangus akibat letusan...

Auto Draft

Laga Iran Vs Mesir di Piala Dunia 2026 Picu Kontroversi

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Laga Iran melawan Mesir di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Namun, perhatian publik bukan hanya tertuju pada...

Auto Draft

Pesawat Ringan Diduga Tabrak Gedung Tertinggi Beijing

by Zahra Zahwa
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pesawat ringan diduga menabrak gedung tertinggi di Beijing, China, pada Jumat sore. Insiden itu memicu evakuasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

June 26, 2026
Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

June 26, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

June 26, 2026
Auto Draft

Saham AI Kembali Anjlok, Investor Mulai Khawatir Soal Keuntungan

June 27, 2026
Auto Draft

Astronom Temukan Asal Partikel Hantu dari Galaksi Shadow Blaster

June 27, 2026
Auto Draft

Teknologi AI Ungkap Isi Papirus Kuno Korban Letusan Gunung Vesuvius

June 27, 2026
Auto Draft

Laga Iran Vs Mesir di Piala Dunia 2026 Picu Kontroversi

June 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved