• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Impor Gandum Cs dari Ukraina Hancur-hancuran, Indonesia Mesti Cari dari Negara Lain

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 15, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Impor Gandum Cs dari Ukraina Hancur-hancuran, Indonesia Mesti Cari dari Negara Lain

JAKARTA,Cobisnis.com – Badan Pusat Statistik (BPS) tidak bisa memungkiri jika situasi perang di Ukraina berimbas pada aktivitas ekonomi Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah anjloknya pengiriman komoditas biji-bijian (serealia), termasuk gandum, dari Ukraina ke Indonesia.

Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan bahwa jumlah pengiriman produk serealia dari negara Eropa Timur itu pada Januari-Februari 2022 menurun drastis menjadi hanya senilai 15,7 juta dolar AS atau 2,16 persen dari keseluruhan.

Padahal, sumbangsih Ukraina sebagai pemasok gandum cs biasanya mencapai porsi sekitar 20 persen hingga 25 persen dan menempati posisi dua teratas setelah Australia. Situasi ini tak ayal membuat kekhawatiran bagi aktivitas ekonomi di dalam negeri.

Pasalnya, gandum dan komoditas serealia lain umumnya digunakan sebagai bahan baku produk pangan yang memiliki nilai tambah, seperti roti dan mie instan. Untuk itu Margo mendorong pemerintah bisa membuat kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha agar aktivitas ekonomi dan industri pengolahan dapat tetap berlangsung tanpa khawatir kekurangan raw materials.

“Kalau impor serealia dari Ukraina ini terganggu maka kita bisa meningkatkan kuota impor dari negara lain supaya suplai domestik tetap terjaga sehingga ekonomi Indonesia masih bisa terus berjalan,” ujarnya saat menggelar konferensi pers melalui kanal virtual pada Selasa, 15 Maret.

Penurunan pasokan bahan pangan dari Ukraina itu sangat terlihat jelas. Sebab, pada sepanjang 2021 negara pimpinan Volodymyr Zelensky mengirimkan produk serealia senilai 946,5 dolar AS ke pasar domestik RI. Bukuan itu menempatkan Ukraina sebagai negara importir gandum terbesar kedua di Indonesia setelah Australia yang mengambil market nasional sebanyak 36,25 persen.

Secara umum, neraca perdagangan Indonesia dan Ukraina mengalami defisit 6,9 juta dolar AS pada Januari-Februari 2022. Sementara untuk keseluruhan 2021, RI juga mencatatkan defisit senilai 15 juta dolar AS.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: BPScobisnis.comImpor gandumUkraina

Related Posts

Kemhan Buka Suara soal Hijab Kadet Unhan

Kemhan Buka Suara soal Hijab Kadet Unhan

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan bahwa Universitas Pertahanan (Unhan) tidak memiliki aturan yang secara khusus melarang kadet perempuan...

Prabowo Pantau Karhutla di Sumatera, Ini Fokusnya

Prabowo Pantau Karhutla di Sumatera, Ini Fokusnya

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan ke Sumatera untuk melihat secara langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu (23/8). Asap tersebut muncul akibat kebakaran hutan dan...

Karhutla Meluas, Sumber Air untuk Pemadaman Mulai Menyusut

Karhutla Meluas, Sumber Air untuk Pemadaman Mulai Menyusut

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap sejumlah kendala dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam...

Kasus Karhutla Meluas, Polri Telusuri Dugaan Keterlibatan Aparat

Kasus Karhutla Meluas, Polri Telusuri Dugaan Keterlibatan Aparat

by Hidayat Taufik
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bareskrim Polri masih menelusuri kemungkinan keterlibatan aparat atau pejabat dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

Siswa Tojo Una-Una Cerita Perubahan Setelah Dapat MBG

August 23, 2026
Dugaan Larangan Jilbab di Unhan, DPR Desak Klarifikasi

Dugaan Larangan Jilbab di Unhan, DPR Desak Klarifikasi

August 23, 2026
Apple

Apple PHK Ratusan Karyawan, Fokus Beralih ke AI

August 23, 2026
10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

10 Perusahaan Paling Banyak Mempekerjakan Orang di Dunia

August 23, 2026
Kemhan Buka Suara soal Hijab Kadet Unhan

Kemhan Buka Suara soal Hijab Kadet Unhan

August 24, 2026
Prabowo Pantau Karhutla di Sumatera, Ini Fokusnya

Prabowo Pantau Karhutla di Sumatera, Ini Fokusnya

August 24, 2026
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

August 24, 2026
Karhutla Meluas, Sumber Air untuk Pemadaman Mulai Menyusut

Karhutla Meluas, Sumber Air untuk Pemadaman Mulai Menyusut

August 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved