• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Mantap! BUMN Len Industri Akan Bangun Industri Radar Nasional

Fathi by Fathi
July 9, 2021
in Industri
0
Mantap! BUMN Len Industri Akan Bangun Industri Radar Nasional

BANDUNG, Cobisnis.com – Audit teknologi industri radar yang dilakukan BPPT pada tahun 2019, merekomendasikan PT Len Industri (Persero) sebagai lead integrator industri radar nasional. PT Len Industri ingin menjadi pemeran utama dalam pengembangan industri radar di Tanah Air.

Direktur Utama PT Len Industri, Bobby Rasyidin menjelaskan, ”Len Industri berencana mulai mengintegrasikan semua ekosistem industri radar nasional pada tahun ini. Suksesnya industri radar ini membutuhkan kerjasama dan kolaborasi antara strategic partners dan kegiatan litbangyasa dalam negeri.”

Pengembangan Pusat Industri Radar Nasional bertujuan untuk menjaga keamanan wilayah NKRI, penguasaan dan kemandirian teknologi, pemenuhan kebutuhan pasar domestik dan regional, hingga dapat menggerakkan perekonomian di Indonesia.

”Pembangunan Industri Radar Nasional dapat meningkatkan GDP (Gross Domestic Product) dan pertumbuhan perekonomian dengan mengurangi impor, menumbuhkan investasi dan orientasi expor ke depannya, dan menciptakan tenaga kerja. Selain itu juga dapat melakukan penghematan devisa melalui kontribusi industri-industri lokal, kontribusi pajak, serta menjadi supply chain pada skala pasar regional. Dan tentunya akan meningkatkan kemandirian teknologinya,” ujar Bobby.

Di bidang radar, Len Industri sudah memiliki kompetensi, pengalaman, kualitas SDM, fasilitas penunjang, serta portofolio berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan, perbaikan, dan integrasi sistem radar pertahanan milik TNI AD, AL, AU hingga integrasi radar cuaca milik BMKG.

Audiensi sudah dilakukan kepada stakeholder terkait seperti Wamen Kementerian BUMN, Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Kementerian Perhubungan, Direktorat-direktorat Kementerian Pertahanan (Pothan, Renhan, Kuathan), Bakamla, yang semuanya sangat mendukung rencana pembangunan industri ini.

Target Pertama: Radar Pertahanan GCI (Ground Control Intercept)

Radar adalah teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Radar dapat diaplikasikan ke banyak bidang, seperti sistem penerbangan, prediksi cuaca, navigasi pelayaran, kepolisian, penelitian, deteksi benda luar angkasa, hingga kemiliteran.

Namun sayangnya, jangkauan radar-radar pengawasan wilayah laut dan udara RI belum menyeluruh. Ditambah pengadaan radar saat ini hampir semuanya masih impor. Penambahan radar pertahanan mutlak dibutuhkan dalam mengantisipasi dinamika dan konflik yang mungkin terjadi seperti di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan .

Kebutuhan domestik dan regional terhadap pembelian dan sparepart radar militer maupun sipil dinilai tinggi. Di pasar domestik saja, potensi pasar diperkirakan mencapai Rp 33,3 triliun meliputi Radar GCI, radar cuaca, radar airborne, radar airport surveillance, hingga naval radar.

Bobby menambahkan, “Penguasaan teknologi radar sangat mungkin dicapai dengan kemampuan Indonesia saat ini. Di dalam negeri, Indonesia telah memiliki Konsorsium Litbangyasa Radar GCI Balitbang Kementerian Pertahanan yang melibatkan PT Len Industri, PT LAPI ITB, dan Infoglobal.”

Pemenuhan kebutuhan sejumlah Radar GCI TNI AU menjadi target pertama pembangunan Pusat Industri Radar Nasional ini. PT Len Industri diharapkan akan menjadi strategic partnersip bersama mitra vendor radar ternama dunia agar dapat mengakselerasi penguasaan dan alih teknologi radar GCI melalui proyek pengadaan radar GCI.

”Pengembangan Radar Nasional merupakan salah satu dari 7 Program Prioritas Nasional. Sesuai visi Presiden Joko Widodo, Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, maka menjaga kedaulatan seluruh perairan dan daratan Indonesia setiap waktu adalah sebuah kewajiban,” pungkasnya.

Pesawat pencegat atau buru sergap membutuhkan peran penuntun radar GCI dalam melakukan penggiringan, pengusiran, atau pemaksaan mendarat, bahkan penghancuran. Radar GCI menjadi salah satu alutsista utama dalam operasi pertahanan udara dengan kemampuan deteksi hingga 450 km.

Radar ini memandu pesawat tempur menuju sasaran dengan memperhitungkan kemungkinan adanya pesawat-pesawat asing lain yang akan melindungi pergerakan objek musuh.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: bumn len industriCobisnisindustri radar

Related Posts

Kodam XVII/Cenderawasih memperkuat koordinasi penanganan karhutla di Papua setelah kabut asap mengganggu jarak pandang dan aktivitas penerbangan.

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kodam Cenderawasih Siaga

by Desti Dwi Natasya
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kodam XVII/Cenderawasih memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua menyusul munculnya sejumlah titik api...

Didimax Luncurkan AI Trading Assistant Gratis Tanpa Token

Didimax Luncurkan AI Trading Assistant Gratis Tanpa Token

by Rizki Meirino
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin membawa perubahan besar dalam dunia keuangan dan investasi....

Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp50,63 Triliun Sepanjang 2026

Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp50,63 Triliun Sepanjang 2026

by Rizki Meirino
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri konsisten memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui pembagian dividen dan pembelian kembali saham atau...

Pemerintah Prancis memperpanjang jam malam di sejumlah kota dan menyiapkan pengerahan besar aparat menjelang demonstrasi lanjutan pada 24 Oktober 2026.

Prancis Perpanjang Jam Malam Jelang Demo Lanjutan

by Desti Dwi Natasya
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aksi unjuk rasa di Prancis masih berlanjut. Pemerintah memperpanjang penerapan jam malam di sejumlah kota untuk menjaga...

NASA mengembangkan rover robotik dan berawak untuk mendukung pangkalan Bulan, termasuk misi pencarian air dan eksplorasi melalui program Artemis.

NASA Kembangkan Rover untuk Pangkalan Bulan Masa Depan

by Desti Dwi Natasya
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mendorong pengembangan wahana penjelajah Bulan atau rover, baik robotik maupun...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

October 22, 2026
Presiden AS Donald Trump

Tidak Bernegosiasi dengan Iran, Trump Sebut Sesuatu Akan Terjadi dalam Waktu Dekat

October 22, 2026
Kodam XVII/Cenderawasih memperkuat koordinasi penanganan karhutla di Papua setelah kabut asap mengganggu jarak pandang dan aktivitas penerbangan.

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kodam Cenderawasih Siaga

October 22, 2026
Tingkatkan Kunjungan Wisman Tiongkok, Kemenpar Sambut Kembalinya Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta

Tingkatkan Kunjungan Wisman Tiongkok, Kemenpar Sambut Kembalinya Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved