Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Adi Setianto (keempat kiri), Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo (ketiga kiri), Anggota Komite BP Tapera Sonny Loho (kiri), Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid (kedua kiri), Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro (kedua kanan), dan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto kompak membentuk kode atap rumah di acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BP Tapera, Bank BTN, dan Perum Perumnas tentang Proyek Inisiasi Penyaluran Pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat, di Jakarta, Kamis (20/5). Melalui kolaborasi ini, masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah dengan berbagai manfaat dan kemudahan dari fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Tapera. KPR Tapera akan menghadirkan skema cicilan dengan bunga berkisar 5%-7% fixed rate hingga 30 tahun. Dalam Proyek Inisiasi, ditargetkan akan ada 11 ribu unit rumah yang dibiayai melalui KPR Tapera.
Laba Bersih Bank Mandiri Naik 16,7% pada Februari 2026, Transaksi Digital Jadi Pendorong
JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri mencatatkan kinerja positif pada awal tahun 2026 dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 16,7 persen secara tahunan...













