• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BEI Ganti Cara Klasifikasi Perusahaan Tercatat, Dari JASICA Menjadi IDX Industrial Classification

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
January 20, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
BEI Ganti Cara Klasifikasi Perusahaan Tercatat, Dari JASICA Menjadi IDX Industrial Classification

Cobisnis.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan transformasi dalam klasifikasi perusahaan tercatat, dari yang sebelumnya disebut Jakarta Stock Industrial Classification (JASICA) menjadi IDX Industrial Classification (IDX-IC). Jika JASICA menggunakan prinsip klasifikasi bidang usaha atas perusahaan tercatat berdasarkan aktivitas ekonomi, maka IDX-IC menggunakan prinsip klasifikasi menggunakan eksposur pasar.

JASICA dan IDC-IX memiliki banyak perbedaan mulai dari prinsip klasifikasi, struktur pengkodean, sumber informasi, evaluasi rutin, perubahan klasifikasi, hingga indeks.

“IDX-IC merupakan solusi atas keterbatasan JASICA,” kata Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi dalam Edukasi Wartawan Pasar Modal Terkait IDX-IC yang digelar secara virtual, Rabu (20 Januari 2021).

JASICA telah digunakan oleh BEI sejak 1996, di mana struktur pengelompokannya terdiri dari 9 sektor dan 56 subsektor. JASICA mengacu kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLUI) yang
dikeluarkan BPS berdasarkan aktivitas ekonomi.

IDX-IC menjawab kebutuhan perkembangan sektor-sektor perekonomian dan jenis perusahaan tercatat baru. Sebut saja perusahaan teknologi dan kesehatan, sehingga BEI perlu menyelaraskan klasifikasi yang common practice digunakan di Bursa Efek lain di dunia.

IDX-IC juga dimaksudkan agar stakeholder mampu membuat perbandingan perusahaan yang konsisten secara global berdasarkan sektor dan industri. IDX-IC juga menyempurnakan penilaian risiko yang lebih baik bagi portofolio investasi sehingga memberikan peluang untuk penciptaan produk baru seperti indeks, Reksa Dana, dan Exchange Traded Funds (ETF) berbasis sektor dan investor.

“Nah, bagi investor IDX-IC ini akan memberikan banyak opsi, membandingkan performa perusahaan tercatat dan sebagainya,” kata Fawzi.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI, Ignatius Denny Wicaksono, mengatakan perkembangan ekonomi global menimbulkan sektor-sektor terlalu luas dan tidak homogen serta tidak
terdefinisi secara spesifik.

Terdapat berbagai jenis usaha baru yang saat ini berkembang namun belum terdapat klasifikasi spesifik di JASICA seperti: Perusahaan Energi Alternatif, Produsen Barang Hobi, Penyedia Jasa Olahraga, Holding/Konglomerasi Keuangan, Perusahaan Perfilman, Perusahaan Teknologi Informasi.

“Ada klub Bola Bali United atau perusahaan film MD Pictures, itu kan enggak ada klasifikasinya di JASICA,” kata Denny.

Kemudian sektor Aneka Industri (Miscellanous Industry) yang berisi subsektor Mesin & Alat Berat, Otomotif & Komponen, Tekstil & Garmen, Alas Kaki, Kabel, Elektronik. Sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi yang mencakup perdagangan, media, kesehatan, perusahaan TI, dan perusahaan investasi.

Ada juga subsektor Others untuk mengakomodir perusahaan yang tidak
dapat dikelompokkan di sub-sektor manapun. Prinsip klasifikasi
berdasarkan aktivitas tidak common practice di Bursa Efek lain di Dunia.

“Sekarang kan ada investasi fasilitas listrik untuk kendaraan listrik. Nah, perusahaan ini tidak masuk ke oil dan gas, tapi masuk ke klasifikasi material konstruksi. Kemudian Gojek masuk di aplikasi dan perangkat lunak. Meskipun core bisnisnya transportasi, tetapi income terbesarnya dari transaksi Gopay. Jadi nanti semuanya jelas di IDX-IC ini,” kata Kepala Unit Pengembangan Produk I, Kautsar Primadi Nurahmad.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
online free course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: BEIBursaIDC-IXJASICA

Related Posts

IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia atau BEI membantah penerapan batas harga minimum saham menjadi Rp1 menjadi penyebab utama pelemahan...

BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bursa Efek Indonesia atau BEI resmi meluncurkan Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation pada...

Jepang Siap Pasok Peralatan Militer ke Kamboja, Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Petinggi Blue Bird Jual 52,56 Juta Saham BIRD, Ada Apa?

by Desti Dwi Natasya
July 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisaris PT Blue Bird Tbk (BIRD), Sri Adriyani Lestari, melakukan penjualan sebanyak 52,56 juta lembar saham perseroan....

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

by Iwan Supriyatna
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri keuangan nasional dinilai masih memiliki fundamental yang kuat di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Namun, perubahan...

OJK Susun POJK Demutualisasi BEI, Kepemilikan Saham Negara Tetap Jaga Independensi Bursa

OJK Susun POJK Demutualisasi BEI, Kepemilikan Saham Negara Tetap Jaga Independensi Bursa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ramai di media sosial unggahan yang mengaitkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan pidato Presiden Prabowo...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

October 7, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
Standard Chartered dan Konservasi Indonesia membahas pembiayaan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendorong investasi ekonomi biru Indonesia di IISF 2026.

Standard Chartered Dorong Investasi Ekonomi Biru

October 7, 2026
Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

October 7, 2026
Prabowo kepada 800 Jenderal: Pertahankan Kepercayaan Rakyat, Utamakan Warga

Prabowo kepada 800 Jenderal: Pertahankan Kepercayaan Rakyat, Utamakan Warga

October 8, 2026
Ke Mandalika untuk Nonton Balapan, Jangan Lewatkan Destinasi Wisata Ini

Ke Mandalika untuk Nonton Balapan, Jangan Lewatkan Destinasi Wisata Ini

October 8, 2026
Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

October 8, 2026
Harga Telur Makin Anjlok, Peternak Terpaksa Kurangi Isi Kandang

Harga Telur Makin Anjlok, Peternak Terpaksa Kurangi Isi Kandang

October 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved