• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, July 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Era Keterbukaan Berpikir, Kaum Muda “Speak Up” Lebih Dini Melawan Benih Radikalisme

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
December 28, 2020
in Nasional
0
Era Keterbukaan Berpikir, Kaum Muda “Speak Up” Lebih Dini Melawan Benih Radikalisme

Cobisnis.com – Aktivis sekaligus Direktur Komprehensi, Ahmad Nabil Bintang, mengatakan anak-anak muda dan generasi Milenial harus aktif bersuara (speak up) melakukan kontra narasi melawan maraknya konten-konten yang mendukung paham intoleransi. Menurut dia, jika paham intoleransi dibiarkan, berpotensi menjadi radikalisme karena sifatnya berkembang terus menerus.

“Kami ingin narasi-narasi terbaik berkualitas disebarkan masif untuk melawan penyebaran paham intoleransi yang berujung radikalisme ini,” kata Ahmad Nabil Bintang dalam diskusi Dialog Rakyat: Toleransi Multi Agama Sebagai Payung Anti Radikalisme di Selasar.in Cafe, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (28 Desember 2020).

Upaya kontra narasi ini harus dilaksanakan berkesinambungan. Menurut Ahmad, literasi dan edukasi adalah pekerjaan terus menerus. Jika sempat terhenti, bisa menimbulkan masalah baru.

“Kami ingin mengatakan bahwa kesejahteraan dan keadilan sekarang menjadi fokus kita berbangsa dan bernegara. Soal intoleransi dan radikalisme ini sangat mengganggu,” ujarnya.

Direktur Deradikalisasi BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A sepakat dengan ide speak up kaum muda. Di zaman teknologi informasi, menurut dia, sifat diam atau senyap sangat berbahaya karena anak-anak muda melek informasi sehingga harus terlibat dalam memberitahukan perubahan.

“Jadi anak-anak muda jangan diam. Harus speak up melalui saluran seperti media sosial dan terus memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif,” ujar Prof Irfan.

Direktur Jaringan Moderasi Indonesia, Islah Bahrawi, mengatakan ide speak up bisa diwujudkan dengan aktif melakukan gerakan intelektual melawan pemikiran radikal.

“Jadi saya katakan begini ya, intoleransi adalah bibit radikalisme yang nantinya akan berubah ke ekstrimisme dan terakhir masuk ke terorisme,” tutur Islah.

Saat ini, kata dia, bibit radikalisme dengan mudah terlihat jika seseorang berpikir mendevaluasi dan mendegradasi negara.

“Orang-orang seperti ini biasanya enggak nyaman dengan perbedaan. Dia bersikap menghakimi dan mendevaluasi negara sehingga pemikiran ini bisa terus berkembang, misalnya dipupuk sama hoax dan disinformasi,” jelasnya.

Moderasi Beragama, Moderasi Berpolitik

Direktur Nurcholish Madjid Society, Fachrurozi Majid, mengajak para mahasiswa atau calon-calon akademisi untuk meluruskan narasi-narasi yang salah selama ini. Terutama gelombang informasi di media sosial yang berbahaya karena bisa menyebar pesan-pesan radikal dan berbau teror.

“Narasi agama selalu perdamaian, tetapi ada yang memotong-motong narasi itu menjadi masalah baru,” ujarnya.

Fachrurozi mengatakan media sosial harus menjadi lahan mempertontonkan bagaimana Islam dan agama lainnya bisa menghargai satu sama lain.

“Gelorakan moderasi beragama dan moderasi berpolitik di media sosial. Kita bisa mulai dengan konten-konten edukasi dan mendidik di media sosial sebagai kontra narasi karena pikiran intoleransi ini jangan dianggap perkara sederhana,” ujarnya.

Mantan napi terorisme (napiter) Iqbal Husaini melihat salah satu kunci melawan radikalisme adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Memberikan pemahaman kepada anak-anak muda agar terhindar dari konten dan paparan radikalisme bukan perkara mudah di era keterbukaan informasi.

“Sederhananya begini, ketika ada seseorang menganggap negaranya bersalah dan salah, itu bisa jadi bibit radikalisme. Di Papua itu ada masalah separatisme dan itu enggak bisa disebut radikalisme. Papua itu Puncak Jaya saja konflik, lainnya seperti Sorong, Merauke, semua aman. Sementara ada pihak-pihak yang menyebut di Papua itu radikalisme, ini kan pembelokan,” ujar Iqbal.

Sultan Rivandi dari Presma UIN Jakarta 2019-2020 sepakat dengan ide moderasi pemikiran, terutama di dua hal yakni moderasi berpolitik dan moderasi beragama.

“Saya sepakat dengan moderasi beragama, tapi kita perlu juga moderasi berpolitik. Bagaimana negara mendistribusikan sebuah keadilan, maka keterbukaan pikiran dalam hal ini sangat penting,” ujarnya.

“Kemarin kita sempat terpecah karena cebong dan kampret, tetapi akhirnya cebong dan kampret itu hilang setelah 02 (Prabowo-Sandiaga) masuk ke 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin) menjalankan (pemerintahan) negara ini bersama-sama,” jelasnya.

Selain itu, Sultan juga menekankan betapa pentingnya menyeimbangkan doktrin agama (samawi) dan doktrin demokrasi (politik/duniawi).

“Kita pelajari dan pahami apa itu ekstrimisme, apa itu fundamentalisme, apa itu radikalisme, dan lain-lain. Mari kita tonjolkan nalar kritis sebagai mahasiswa dan bangsa yang beradab,” kata Sultan.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course

Related Posts

MAKI Ragukan Klaim Uang Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Febrie, Sebut Tak Masuk Akal

MAKI Ragukan Klaim Uang Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Febrie, Sebut Tak Masuk Akal

by Hidayat Taufik
July 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, meragukan pernyataan kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, yang...

Ramai Dijodohkan dengan Ruben Onsu, Catherine Wilson Beberkan Hubungan Sebenarnya

Ramai Dijodohkan dengan Ruben Onsu, Catherine Wilson Beberkan Hubungan Sebenarnya

by Hidayat Taufik
July 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kedekatan presenter Ruben Onsu dan aktris Catherine Wilson menjadi perhatian publik setelah keduanya terlihat menghadiri kajian bersama....

Hebat! Siswa Kelas 6 SD Boyolali Berhasil Ungkap Kerentanan Situs NASA

Hebat! Siswa Kelas 6 SD Boyolali Berhasil Ungkap Kerentanan Situs NASA

by Hidayat Taufik
July 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prestasi membanggakan ditorehkan Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD asal Boyolali, Jawa Tengah, yang berhasil mengidentifikasi...

Andrew dan Tristan Tate Ditangkap di AS, Hadapi Permintaan Ekstradisi Inggris

Ukraina Serang Gudang di Rusia, Delapan Orang Tewas dan Puluhan Terluka

by Zahra Zahwa
July 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya delapan orang di dua gudang logistik di Rusia. Otoritas Rusia menyebut serangan...

Andrew dan Tristan Tate Ditangkap di AS, Hadapi Permintaan Ekstradisi Inggris

Fakta Istana Topkapi, Simbol Kejayaan Kesultanan Ottoman di Jantung Istanbul

by Zahra Zahwa
July 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Istana Topkapi di Istanbul menjadi salah satu peninggalan paling bersejarah dari Kesultanan Ottoman. Selama hampir empat abad,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Mitos atau Fakta? Wortel Ternyata Tak Bisa Sembuhkan Mata Minus

July 18, 2026
Ingin Tidur Nyenyak? Terapkan 5 Rutinitas Ini Sebelum Tidur

Ingin Tidur Nyenyak? Terapkan 5 Rutinitas Ini Sebelum Tidur

July 18, 2026
Purbaya Minta Dana Rp3 Miliar Kopdes Merah Putih Diprioritaskan untuk Operasional

Purbaya Tegaskan Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Dikelola Bersih dan Bebas Korupsi

July 17, 2026
Bolehkah Penderita Diabetes Makan Roti? Simak Penjelasan Ahli Gizi

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Roti? Simak Penjelasan Ahli Gizi

July 19, 2026
MAKI Ragukan Klaim Uang Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Febrie, Sebut Tak Masuk Akal

MAKI Ragukan Klaim Uang Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Febrie, Sebut Tak Masuk Akal

July 19, 2026
Ramai Dijodohkan dengan Ruben Onsu, Catherine Wilson Beberkan Hubungan Sebenarnya

Ramai Dijodohkan dengan Ruben Onsu, Catherine Wilson Beberkan Hubungan Sebenarnya

July 19, 2026
Hebat! Siswa Kelas 6 SD Boyolali Berhasil Ungkap Kerentanan Situs NASA

Hebat! Siswa Kelas 6 SD Boyolali Berhasil Ungkap Kerentanan Situs NASA

July 19, 2026
Andrew dan Tristan Tate Ditangkap di AS, Hadapi Permintaan Ekstradisi Inggris

Ukraina Serang Gudang di Rusia, Delapan Orang Tewas dan Puluhan Terluka

July 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved