• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Era Keterbukaan Berpikir, Kaum Muda “Speak Up” Lebih Dini Melawan Benih Radikalisme

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
December 28, 2020
in Nasional
0
Era Keterbukaan Berpikir, Kaum Muda “Speak Up” Lebih Dini Melawan Benih Radikalisme

Cobisnis.com – Aktivis sekaligus Direktur Komprehensi, Ahmad Nabil Bintang, mengatakan anak-anak muda dan generasi Milenial harus aktif bersuara (speak up) melakukan kontra narasi melawan maraknya konten-konten yang mendukung paham intoleransi. Menurut dia, jika paham intoleransi dibiarkan, berpotensi menjadi radikalisme karena sifatnya berkembang terus menerus.

“Kami ingin narasi-narasi terbaik berkualitas disebarkan masif untuk melawan penyebaran paham intoleransi yang berujung radikalisme ini,” kata Ahmad Nabil Bintang dalam diskusi Dialog Rakyat: Toleransi Multi Agama Sebagai Payung Anti Radikalisme di Selasar.in Cafe, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (28 Desember 2020).

Upaya kontra narasi ini harus dilaksanakan berkesinambungan. Menurut Ahmad, literasi dan edukasi adalah pekerjaan terus menerus. Jika sempat terhenti, bisa menimbulkan masalah baru.

“Kami ingin mengatakan bahwa kesejahteraan dan keadilan sekarang menjadi fokus kita berbangsa dan bernegara. Soal intoleransi dan radikalisme ini sangat mengganggu,” ujarnya.

Direktur Deradikalisasi BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A sepakat dengan ide speak up kaum muda. Di zaman teknologi informasi, menurut dia, sifat diam atau senyap sangat berbahaya karena anak-anak muda melek informasi sehingga harus terlibat dalam memberitahukan perubahan.

“Jadi anak-anak muda jangan diam. Harus speak up melalui saluran seperti media sosial dan terus memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif,” ujar Prof Irfan.

Direktur Jaringan Moderasi Indonesia, Islah Bahrawi, mengatakan ide speak up bisa diwujudkan dengan aktif melakukan gerakan intelektual melawan pemikiran radikal.

“Jadi saya katakan begini ya, intoleransi adalah bibit radikalisme yang nantinya akan berubah ke ekstrimisme dan terakhir masuk ke terorisme,” tutur Islah.

Saat ini, kata dia, bibit radikalisme dengan mudah terlihat jika seseorang berpikir mendevaluasi dan mendegradasi negara.

“Orang-orang seperti ini biasanya enggak nyaman dengan perbedaan. Dia bersikap menghakimi dan mendevaluasi negara sehingga pemikiran ini bisa terus berkembang, misalnya dipupuk sama hoax dan disinformasi,” jelasnya.

Moderasi Beragama, Moderasi Berpolitik

Direktur Nurcholish Madjid Society, Fachrurozi Majid, mengajak para mahasiswa atau calon-calon akademisi untuk meluruskan narasi-narasi yang salah selama ini. Terutama gelombang informasi di media sosial yang berbahaya karena bisa menyebar pesan-pesan radikal dan berbau teror.

“Narasi agama selalu perdamaian, tetapi ada yang memotong-motong narasi itu menjadi masalah baru,” ujarnya.

Fachrurozi mengatakan media sosial harus menjadi lahan mempertontonkan bagaimana Islam dan agama lainnya bisa menghargai satu sama lain.

“Gelorakan moderasi beragama dan moderasi berpolitik di media sosial. Kita bisa mulai dengan konten-konten edukasi dan mendidik di media sosial sebagai kontra narasi karena pikiran intoleransi ini jangan dianggap perkara sederhana,” ujarnya.

Mantan napi terorisme (napiter) Iqbal Husaini melihat salah satu kunci melawan radikalisme adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Memberikan pemahaman kepada anak-anak muda agar terhindar dari konten dan paparan radikalisme bukan perkara mudah di era keterbukaan informasi.

“Sederhananya begini, ketika ada seseorang menganggap negaranya bersalah dan salah, itu bisa jadi bibit radikalisme. Di Papua itu ada masalah separatisme dan itu enggak bisa disebut radikalisme. Papua itu Puncak Jaya saja konflik, lainnya seperti Sorong, Merauke, semua aman. Sementara ada pihak-pihak yang menyebut di Papua itu radikalisme, ini kan pembelokan,” ujar Iqbal.

Sultan Rivandi dari Presma UIN Jakarta 2019-2020 sepakat dengan ide moderasi pemikiran, terutama di dua hal yakni moderasi berpolitik dan moderasi beragama.

“Saya sepakat dengan moderasi beragama, tapi kita perlu juga moderasi berpolitik. Bagaimana negara mendistribusikan sebuah keadilan, maka keterbukaan pikiran dalam hal ini sangat penting,” ujarnya.

“Kemarin kita sempat terpecah karena cebong dan kampret, tetapi akhirnya cebong dan kampret itu hilang setelah 02 (Prabowo-Sandiaga) masuk ke 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin) menjalankan (pemerintahan) negara ini bersama-sama,” jelasnya.

Selain itu, Sultan juga menekankan betapa pentingnya menyeimbangkan doktrin agama (samawi) dan doktrin demokrasi (politik/duniawi).

“Kita pelajari dan pahami apa itu ekstrimisme, apa itu fundamentalisme, apa itu radikalisme, dan lain-lain. Mari kita tonjolkan nalar kritis sebagai mahasiswa dan bangsa yang beradab,” kata Sultan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course

Related Posts

Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Ramadan dan Idulfitri 2026, Telkomsel Perkuat Layanan dan Jaringan Lewat Program Siaga RAFI

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menyambut momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, Telkomsel kembali menghadirkan program Telkomsel Siaga sebagai wujud komitmen “Melayani...

Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menyambut bulan suci Ramadan sekaligus rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-56 yang jatuh pada 1 Juli 2026,...

Peluncuran Aplikasi Sahabat AI

Peluncuran Aplikasi Sahabat AI

by Rizki Meirino
February 25, 2026
0

(ki-ka) Vikram Sinha President Director & CEO Indosat, Meutya Hafid Menteri Komdigi RI dan Nezar Patria Wakil Menteri...

Ramadan 1447 H, Bank Mandiri Hadirkan Buka Bersama, Santunan dan Sunat Gratis untuk Warga Medan

Ramadan 1447 H, Bank Mandiri Hadirkan Buka Bersama, Santunan dan Sunat Gratis untuk Warga Medan

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah, Bank Mandiri menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim...

Persidangan Pengadaan Chromebook: Isu Rp809 Miliar dan Konflik Kepentingan Dibantah di Ruang Sidang

Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI, Platform Kecerdasan Buatan yang Dirancang Khusus untuk Indonesia

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Libur Sekolah Lebaran 2026 Capai Dua Pekan, Ini Jadwal Lengkapnya

Libur Sekolah Lebaran 2026 Capai Dua Pekan, Ini Jadwal Lengkapnya

February 25, 2026
Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Ramadan dan Idulfitri 2026, Telkomsel Perkuat Layanan dan Jaringan Lewat Program Siaga RAFI

February 25, 2026
Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

February 25, 2026
Peluncuran Aplikasi Sahabat AI

Peluncuran Aplikasi Sahabat AI

February 25, 2026
Ramadan 1447 H, Bank Mandiri Hadirkan Buka Bersama, Santunan dan Sunat Gratis untuk Warga Medan

Ramadan 1447 H, Bank Mandiri Hadirkan Buka Bersama, Santunan dan Sunat Gratis untuk Warga Medan

February 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved